Lampung Utara- Desa Rejomulyo Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, Baru Saja Merayakan Hari Jadinya Yang Ke-26 Tahun, Dengan Semarak. Puncak Acara Perayaan Adalah, Pertunjukan Wayang Kulit Semalam Suntuk, Dengan Lakon Tumuruning Sekar Tunjung Biru. Pagelaran Wayang Kulit Ini, Di Pimpin Langsung Oleh, Ki Dalang Budi Sutrisno, Sama Ki Dalang Sigit Budi Sukoco. Mereka Berdua Berhasil Memukau Warga Desa, Dan Sekitarnya.
Wayang Kulit Meriahkan Hari Jadi Desa Rejomulyo Ke-26 Tahun, 2024.
Suasana Meriah Menyelimuti Desa Rejomulyo, Dalam Rangka Perayaan Hari Jadinya Yang Ke-26 Tahun. Salah Satu Acara Puncak Yang Paling Dinantikan, Adalah Pertunjukan Wayang Kulit Semalam Suntuk, Dengan Lakon Tumuruning Sekar Tunjung Biru, Hari Sabtu 31/8/2024.
Pertunjukan Ini, Berhasil Menyedot Perhatian Tidak Hanya Warga Desa, Tetapi Juga Masyarakat Dari Desa-Desa Tetangga. Dalang Handal Dengan Suara Merdunya, Berhasil Membawakan Cerita Klasik Ini, Dengan Apik, Membuat Penonton Terpukau, Dan Larut Dalam Alur Cerita.
Saat Di Wawancarai Oleh Awak Media Kepala Desa Rejomulyo Agus Epriyadi Menyampaikan, Bahwa Hari Ini, Kita Menyelenggarakan Ruwatbumi Desa Rejomulyo, Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Desa Rejomulyo Ke-26, Dengan Mengadakan Berbagai Kegiatan, Selain Wayang Kulit, Berbagai Kegiatan Menarik Lainnya, Juga Digelar. Guna Untuk Memeriahkan Hari Jadi Desa Rejomulyo Ke-26, Dan Sekaligus Bertepatan Di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79, Mulai Dari Konser Artis Pantura, Lomba Tradisional, Baik Dari Anak-Anak, Ibu-Ibu, Serta Perlombaan Sepak Bola, Sunatan Massal, Di Lanjutkan Hari Minggu Pengajian Akbar Dengan Bersholawat, hingga penampilan kesenian, dari berbagai sanggar.
Melalui Wayang Kulit, Desa Rejomulyo Lestarikan Budaya Lokal
Dalam Rangka Memperingati Hari Jadinya Yang Ke-26, Desa Rejomulyo Kembali Menunjukkan Komitmennya, Dalam Melestarikan Budaya Lokal. Salah Satu Buktinya, Adalah Penyelenggaraan Pertunjukan Wayang Kulit Semalam Suntuk, Dengan Lakon Tumuruning Sekar Tunjung Biru.
Pertunjukan Ini, Tidak Hanya Menjadi Hiburan Semata, Tetapi Juga Menjadi Sarana Untuk Memperkenalkan Warisan Budaya Indonesia, Serta Menjadi Ajang Silaturahmi Antar Sesama, Khususnya, Memperkenalkan Wayang Kulit Kepada Generasi Muda. Melalui Cerita-Cerita Dalam Wayang Kulit, Nilai-Nilai Luhur Seperti Kesabaran, Kejujuran Dan Gotong Royong, Diharapkan Dapat Terus Tertanam Dalam Hati Masyarakat, Pungkasnya.
Warga Masyarakat Setempat Atas Nama Ngatiman, Saat Diwawancarai Oleh Awak Media Mengatakan, Bahwa Saya Sangat Senang Dengan Kegiatan Ruwatbumi Ini, Saya Selalu Menyaksikan Setiap Setahunnya, Hari Jadi Desa Rejomulyo Selalu Diperingati. Untuk Bertujuan Meminta Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Selalu Memberikan Ketentraman Dan Keselamatan, Kesehatan Serta Kemakmuran Desa Rejomulyo, Tuturnya.
# Pariyo Saputra #







0 Komentar