Berita

Breaking News

Tim Itwasda Polda Lampung Gelar Audit Kinerja Tahap II TA. 2025 di Polres Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang Barat, (Gnotif. Com) --- Tim dari Itwasda Polda Lampung melaksanakan Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran (TA) 2025 di Polres Tulang Bawang Barat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Mapolres Tubaba ini digelar pada Senin, 29 September 2025, dengan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres, perwira staf, dan personel terkait.

Audit Kinerja Tahap II TA. 2025 ini meliputi aspek Pelaksanaan dan Pengendalian, dengan sasaran pemeriksaan melibatkan seluruh Bagian, Satuan Fungsi, Seksi, hingga Polsek jajaran Polres Tulang Bawang Barat. Audit ini merupakan agenda rutin tahunan yang dijalankan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Lampung guna memastikan tata kelola organisasi berjalan sesuai aturan serta prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Sambutan Kapolres Tubaba

Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Tim Itwasda Polda Lampung. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada kekurangan dalam penyambutan.

“Audit kinerja merupakan kegiatan rutin yang secara berkala dilaksanakan oleh satuan tingkat atas. Hal ini untuk memberikan petunjuk, arahan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas yang lebih baik,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan bahwa kegiatan audit menjadi momen penting untuk saling berinteraksi dan berkoordinasi antara tim auditor dengan jajaran Polres Tubaba. “Dengan adanya audit ini, kami bisa mendapat masukan, serta memahami apa saja yang perlu diperbaiki. Harapannya, pelaksanaan tugas ke depan akan lebih optimal, sesuai harapan Polri dan masyarakat,” tutur Kapolres.

Paparan Tim Itwasda Polda Lampung

Pengawas Tim B, Kombes Budiman Sulaksono, S.I.K., M.M., CPHR, selaku Auditor Madya Tk.III Itwasda, dalam paparannya menjelaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian dari fungsi pengawasan yang penting untuk mendukung pencapaian target organisasi.

“Audit kinerja ini bukan sekadar penilaian administratif, tetapi juga upaya strategis untuk memperbaiki sistem, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta menjadi fungsi kontrol terhadap satuan kewilayahan agar lebih peka terhadap dinamika lingkungan kerjanya,” ungkap Kombes Budiman.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil audit nantinya dapat menjadi bahan evaluasi bagi satuan kerja, baik dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, maupun pengorganisasian. “Dari audit ini, kami berharap setiap bagian bisa lebih memahami pentingnya tata kelola organisasi yang sesuai standar, sekaligus meningkatkan budaya kerja yang profesional,” imbuhnya.

Peran Ketua Tim Audit

AKBP Vero Aris Radmantyo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Tim B sekaligus Irbid 2 Itwasda, menambahkan bahwa perencanaan yang matang menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan tugas. Menurutnya, setiap program atau kegiatan yang dijalankan oleh Polres maupun Polsek harus berawal dari rencana yang jelas dan terukur.

“Perencanaan yang baik menentukan apakah pelaksanaan tugas ke depan bisa berjalan sesuai target. Oleh karena itu, kegiatan audit ini bukan bertujuan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan dan perencanaan sudah dilakukan. Kalau ada hal-hal yang kurang jelas, mari kita diskusikan bersama. Inilah momen untuk berbagi ilmu dan memperkuat sinergi,” pungkasnya.

Makna Audit bagi Polres Tubaba

Pelaksanaan audit kinerja di Polres Tubaba bukan hanya sekadar formalitas. Lebih dari itu, kegiatan ini membawa makna penting dalam menciptakan tata kelola organisasi yang baik (good governance). Di tengah tuntutan publik terhadap pelayanan kepolisian yang cepat, transparan, dan akuntabel, audit ini hadir sebagai sarana untuk memastikan bahwa setiap satuan kerja benar-benar melaksanakan tugas sesuai aturan.

Audit kinerja juga memperkuat komitmen Polri dalam mewujudkan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan). Hal ini selaras dengan kebijakan Kapolri yang menekankan pelayanan publik berbasis profesionalisme, integritas, dan keterbukaan informasi.

Fokus Audit: Pelaksanaan dan Pengendalian

Pada tahap II TA. 2025 ini, audit berfokus pada pelaksanaan program dan mekanisme pengendaliannya. Artinya, audit tidak hanya melihat sejauh mana rencana sudah dibuat, tetapi juga bagaimana rencana tersebut dijalankan, serta bagaimana satuan kerja mengendalikan jalannya program agar sesuai tujuan.

Aspek pengendalian sangat penting, karena di situlah ditentukan bagaimana satuan kerja mampu mencegah terjadinya penyimpangan, sekaligus menyiapkan langkah perbaikan jika ditemukan kelemahan. Dengan audit ini, setiap bagian di Polres Tubaba diharapkan lebih peka terhadap efisiensi penggunaan anggaran, efektivitas kegiatan, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur.

Dukungan dari Jajaran Polres

Seluruh jajaran Polres Tubaba menyambut kegiatan audit dengan sikap terbuka. Para pejabat utama, perwira, hingga staf yang terlibat menunjukkan komitmen untuk bersikap kooperatif dan siap menerima masukan dari tim audit.

Bagi mereka, audit bukanlah ancaman, melainkan kesempatan emas untuk memperbaiki hal-hal yang belum maksimal. Dengan adanya audit, kelemahan dapat ditemukan lebih cepat, sehingga solusi dapat segera diambil sebelum berdampak lebih besar.

Harapan ke Depan

Dari kegiatan audit ini, muncul harapan besar agar Polres Tulang Bawang Barat semakin profesional dalam menjalankan tugasnya. Audit diharapkan dapat menciptakan budaya kerja yang lebih disiplin, terukur, dan berbasis kinerja. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal.

Masyarakat tentu menginginkan Polri yang transparan, akuntabel, dan selalu hadir untuk memberikan rasa aman. Melalui audit ini, Polres Tubaba berkomitmen untuk menjawab ekspektasi tersebut dengan memperkuat kualitas internal dan meningkatkan pelayanan publik.

Kesimpulan

Audit Kinerja Tahap II TA. 2025 yang dilakukan oleh Tim Itwasda Polda Lampung di Polres Tulang Bawang Barat menjadi langkah penting dalam mewujudkan Polri yang profesional dan berintegritas. Dengan audit ini, setiap bagian bisa dievaluasi, setiap kelemahan diperbaiki, dan setiap kekuatan diperkuat. Kehadiran tim auditor tidak hanya menjadi fungsi kontrol, tetapi juga mitra dalam meningkatkan kualitas organisasi.

Pada akhirnya, audit ini akan membawa manfaat tidak hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi masyarakat yang menjadi penerima layanan. Dengan pengawasan yang baik, transparansi, dan akuntabilitas, Polri semakin siap menjawab tantangan zaman dan menjaga kepercayaan publik.

(Sumber: humas_tubaba)


Redaksi Gnotif. Com.

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif