Medan — Suasana Lapangan Benteng, Medan, pada Minggu (21/9/2025) pagi tampak berbeda. Ribuan warga berbondong-bondong menghadiri TNI Fair 2025 yang digelar oleh Kodam I/Bukit Barisan dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Gelaran ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pameran alutsista, bakti sosial, bazar murah, hingga UMKM Fair yang memanjakan masyarakat.
Antusiasme Warga Sambut TNI Fair 2025
Sejak pagi hari, masyarakat sudah berdatangan dari berbagai penjuru Kota Medan. Tidak hanya orang dewasa, banyak anak-anak sekolah, mahasiswa, hingga keluarga besar turut hadir. Antusiasme terlihat dari antrean panjang menuju lokasi pameran alutsista. Suasana semakin meriah ketika banyak warga mengabadikan momen dengan ponsel mereka, berfoto bersama prajurit TNI maupun dengan kendaraan tempur yang dipamerkan.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Bagi sebagian warga, TNI Fair bukan hanya hiburan, tetapi juga kesempatan belajar tentang kekuatan pertahanan negara sekaligus merasakan kepedulian nyata prajurit terhadap masyarakat.
Rangkaian Kegiatan Sosial: Dari Donor Darah hingga Pengobatan Gratis
Salah satu daya tarik TNI Fair 2025 adalah rangkaian kegiatan sosial. Panitia menyediakan fasilitas pengobatan gratis yang mencakup pemeriksaan kesehatan umum, cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi medis. Banyak warga memanfaatkan kesempatan ini, terutama mereka yang jarang mendapat akses layanan kesehatan.
Selain itu, kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI juga mendapat sambutan hangat. Ratusan warga ikut mendonorkan darahnya. Kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menunjukkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial.
Yang tak kalah menarik, pembagian lebih dari 3.000 paket sembako menjadi salah satu kegiatan paling ditunggu. Warga dengan tertib mengantre untuk mendapatkan bantuan ini. Paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat.
Magnet Pameran Alutsista
Bagi anak-anak dan pelajar, pameran alutsista adalah bagian paling menegangkan sekaligus membanggakan. Mereka bisa melihat dari dekat berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI, mulai dari tank, panser, kendaraan tempur lapis baja, senjata laras panjang, hingga perlengkapan pertempuran prajurit. Banyak siswa yang bahkan menuliskan pengalaman mereka sebagai catatan sekolah.
Prajurit TNI dengan ramah menjelaskan fungsi dan kegunaan setiap alutsista. Edukasi ini penting agar generasi muda memahami betapa besar peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara. Dengan cara ini, semangat cinta tanah air dan kebanggaan nasional dapat tertanam sejak dini.
UMKM Fair dan Bazar Murah
Sementara itu, area UMKM dan bazar murah juga penuh sesak oleh pengunjung. Produk kebutuhan pokok dengan harga miring, mulai dari beras, minyak, hingga telur, cepat habis diborong masyarakat. Tak hanya itu, produk kuliner khas Sumatera Utara, seperti bika ambon, lemang, hingga aneka sambal, menjadi favorit pengunjung.
“Lumayan bisa belanja sembako lebih murah. Apalagi sekarang harga kebutuhan pokok naik, ini sangat membantu,” ujar Rudi (35), salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya.
UMKM lokal pun mendapat kesempatan untuk memperkenalkan produk mereka, mulai dari kerajinan tangan, batik Medan, hingga produk olahan makanan. Hal ini menunjukkan bahwa TNI Fair tidak hanya fokus pada aspek militer, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pernyataan Pangdam I/Bukit Barisan
“TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat, bersama rakyat, dan mengabdi untuk kesejahteraan rakyat.”
— Mayjen TNI Rio Firdianto, Pangdam I/BB
Pernyataan ini menegaskan bahwa TNI Fair 2025 bukan sekadar acara seremonial, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kekuatan TNI tidak hanya pada persenjataan modern, tetapi juga pada dukungan dan kedekatan dengan masyarakat.
Kehadiran Forkopimda dan Tokoh Masyarakat
Acara ini juga dihadiri Forkopimda Sumatera Utara, pejabat TNI-Polri, mitra Kodam I/BB, serta berbagai organisasi masyarakat. Kehadiran para pejabat menunjukkan dukungan penuh terhadap TNI Fair sebagai momentum memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Suasana Semarak di Lapangan Benteng
Selama acara berlangsung, suasana di Lapangan Benteng begitu semarak. Musik, atraksi prajurit, hingga parade kendaraan tempur menjadi tontonan menarik. Anak-anak kecil berlarian dengan riang, remaja sibuk berfoto, sementara orang tua fokus berburu kebutuhan pokok di bazar murah.
Lapangan Benteng seakan berubah menjadi ruang keluarga besar yang mempertemukan rakyat dan TNI. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menjadikan acara ini lebih dari sekadar perayaan, tetapi juga pesta rakyat.
Dampak Ekonomi dan Sosial
TNI Fair 2025 memberikan dampak nyata, baik secara sosial maupun ekonomi. Dari sisi ekonomi, bazar murah membantu masyarakat mengakses kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah. UMKM juga memperoleh manfaat besar melalui promosi produk dan penjualan langsung ke ribuan pengunjung.
Dari sisi sosial, masyarakat merasa semakin dekat dengan TNI. Mereka tidak hanya melihat TNI sebagai aparat pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Anak-anak pun mendapat inspirasi baru untuk mencintai tanah air dan bahkan bercita-cita menjadi prajurit.
Kesempatan Berkunjung
Acara TNI Fair 2025 masih akan berlangsung hingga Senin (22/9/2025). Bagi masyarakat Medan dan sekitarnya yang belum hadir, kesempatan masih terbuka untuk menikmati pameran alutsista, bazar murah, UMKM fair, pengobatan gratis, donor darah, serta hiburan rakyat lainnya. Kegiatan ini terbuka untuk umum tanpa biaya masuk.
Kesimpulan
TNI Fair 2025 di Medan menjadi bukti bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Pameran alutsista, kegiatan sosial, bazar murah, hingga UMKM fair memperlihatkan wajah humanis TNI sekaligus kepeduliannya terhadap masyarakat. Kegiatan ini memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan cinta tanah air.
Dengan kehadiran ribuan warga, acara ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya kuat dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga kokoh dalam menjalin hubungan dengan rakyat. Sebuah pengingat bahwa kekuatan bangsa Indonesia terletak pada kemanunggalan antara TNI dan rakyat.







0 Komentar