Lampung Utara – Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Utara dalam rangka pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Lampung Utara Tahun 2026. Kehadiran beliau sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk terus menjalin sinergi dengan DPRD dalam memastikan kebijakan pembangunan daerah berjalan sesuai harapan masyarakat.
Rapat Paripurna tersebut digelar pada Selasa, 16 September 2025, di ruang sidang DPRD Kabupaten Lampung Utara. Suasana rapat berlangsung khidmat dan penuh dinamika demokrasi, dengan dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya. Agenda rapat kali ini merupakan kelanjutan dari mekanisme penyusunan anggaran yang sudah diatur secara sistematis, sehingga seluruh tahapan harus dilalui dengan seksama demi tercapainya pembangunan yang tepat sasaran.
Pembahasan Tingkat I: Pandangan Umum Fraksi-Fraksi
Pada kesempatan tersebut, rapat paripurna memasuki Pembahasan Tingkat I, yang berfokus pada penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Lampung Utara terhadap rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026. Masing-masing fraksi menyampaikan pandangan, kritik, serta masukan strategis yang menjadi bahan evaluasi bersama. Pandangan umum dari fraksi-fraksi ini merupakan salah satu mekanisme penting dalam sistem perencanaan anggaran, karena mencerminkan suara politik sekaligus aspirasi masyarakat yang diwakilinya.
Berbagai isu strategis yang menjadi sorotan fraksi antara lain terkait peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Beberapa fraksi juga menekankan pentingnya sinergi antar lembaga, sehingga program-program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung demi terwujudnya visi pembangunan Lampung Utara.
Apresiasi dari Wakil Bupati
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Romli menyampaikan apresiasi yang mendalam atas peran aktif DPRD Lampung Utara. Beliau menilai, pandangan umum yang disampaikan fraksi-fraksi merupakan bentuk nyata dari semangat demokrasi dan kepedulian terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, masukan yang disampaikan DPRD akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara yang telah memberikan pandangan, masukan, serta saran yang konstruktif. Hal ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam membangun daerah. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu memastikan bahwa kebijakan anggaran benar-benar berpihak pada masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di berbagai sektor,” ungkap Wakil Bupati.
Sinergi Pemerintah Daerah dan DPRD
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD adalah kunci utama dalam menciptakan kebijakan yang berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan program-program unggulan yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Beliau juga menekankan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan DPRD, begitu pula sebaliknya, sehingga kebersamaan menjadi modal sosial yang sangat berharga.
Dalam konteks penyusunan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026, pemerintah daerah menekankan perlunya penyelarasan visi pembangunan dengan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD. Proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi politik yang sehat, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar memiliki dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Lampung Utara.
Partisipasi Fraksi-Fraksi DPRD
Dalam rapat tersebut, masing-masing fraksi memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan umum secara bergiliran. Beberapa fraksi memberikan sorotan khusus pada sektor pendidikan, menekankan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kualitas guru, serta akses pendidikan yang merata hingga ke pelosok desa. Hal ini dinilai penting mengingat pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi penerus yang berkualitas.
Fraksi lainnya menyoroti sektor kesehatan, terutama perlunya peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui fasilitas puskesmas yang memadai, ketersediaan tenaga medis yang kompeten, serta pemenuhan kebutuhan obat-obatan. Pandemi yang sempat melanda sebelumnya memberikan pelajaran penting bahwa kesehatan masyarakat adalah modal utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
Selain itu, isu pembangunan infrastruktur juga menjadi salah satu fokus utama. Beberapa fraksi mendorong agar pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah pedesaan. Pembangunan jalan, jembatan, serta sarana transportasi lainnya dianggap sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta akses masyarakat terhadap layanan publik.
Harapan ke Depan
Rapat Paripurna DPRD Lampung Utara kali ini tidak hanya menjadi forum pembahasan teknis anggaran, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat. Wakil Bupati berharap agar hasil pembahasan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026 dapat mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus menjadi instrumen untuk mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang lebih merata dan berkeadilan.
“Kita berharap agar rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026 yang sedang kita bahas ini benar-benar mampu menjawab tantangan pembangunan daerah. Tidak hanya itu, kita juga harus memastikan agar anggaran yang kita susun dapat dikelola dengan baik, transparan, serta memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Lampung Utara,” ujar Wakil Bupati Romli.
Beliau juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan amanah rakyat. Menurutnya, pembangunan Lampung Utara hanya akan berhasil jika didukung dengan semangat gotong royong, keikhlasan, serta kerja keras dari semua pihak.
Penutup
Dengan berakhirnya rapat paripurna ini, proses penyusunan KUA dan PPAS APBD Tahun 2026 akan memasuki tahapan berikutnya. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama DPRD akan terus mengawal proses ini hingga sampai pada penetapan APBD Tahun 2026 secara resmi. Harapannya, seluruh program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rapat paripurna DPRD Lampung Utara kali ini menunjukkan bahwa demokrasi lokal berjalan dengan baik, ditandai dengan keterlibatan aktif berbagai pihak dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk terus membangun daerah dengan prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel.
Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, Lampung Utara optimis mampu menghadapi tantangan ke depan dan mewujudkan pembangunan yang lebih baik, berkelanjutan, serta menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat.
Lampung Utara, 16 September 2025



0 Komentar