Berita

Breaking News

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Lampung Utara Bersama TNI Gelar Razia

Lampung Utara – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif, Polres Lampung Utara bersama unsur TNI melaksanakan kegiatan razia gabungan atau Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di sejumlah titik strategis wilayah hukumnya, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan razia ini merupakan langkah konkret aparat keamanan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti peredaran senjata tajam, senjata api ilegal, narkoba, serta tindakan kriminalitas lainnya yang kerap meningkat menjelang akhir tahun. Razia dilakukan dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Lampung Utara dan Koramil Abung Barat, menunjukkan sinergitas kuat antara TNI dan Polri di lapangan.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, memimpin langsung jalannya kegiatan. Dalam keterangannya kepada media, beliau menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan bagian dari strategi preventif Polri dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, sekaligus menekan angka kejahatan konvensional yang berpotensi muncul di wilayah hukum Polres Lampung Utara.

“Kegiatan ini merupakan langkah pencegahan dini terhadap berbagai bentuk gangguan kamtibmas. Sasaran kami jelas, yaitu pemeriksaan kendaraan, barang bawaan, hingga identitas pengendara. Kami juga fokus terhadap potensi kepemilikan senjata tajam, senjata api, bahan peledak, narkoba, dan barang berbahaya lainnya,” ujar AKBP Deddy.

Sinergitas TNI-Polri, Pilar Keamanan di Lampung Utara

Pelaksanaan razia dilakukan secara terpadu antara aparat kepolisian dan TNI. Sebanyak puluhan personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, dengan pembagian tugas yang terstruktur — sebagian bertugas melakukan pemeriksaan kendaraan di lapangan, sementara yang lain melakukan patroli mobile di area sekitar guna mengantisipasi pelaku kejahatan yang mencoba menghindari razia.

Perwira pengendali dari pihak TNI, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa kolaborasi antara TNI dan Polri di Lampung Utara telah terjalin dengan baik selama ini. “Kami selalu siap mendukung setiap langkah Polri dalam menjaga keamanan wilayah. Sinergitas ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan stabilitas keamanan, khususnya di daerah perlintasan seperti Lampung Utara yang menjadi jalur utama lintas Sumatra,” ujar perwakilan Koramil Abung Barat.

Selain itu, Kapolres Deddy juga menegaskan bahwa kerja sama TNI-Polri bukan hanya sebatas simbolik, melainkan wujud nyata komitmen kedua institusi dalam melindungi masyarakat. Keduanya memiliki satu tujuan yang sama, yakni menciptakan situasi yang aman, damai, dan tertib.

Hasil Razia dan Langkah Lanjutan

Dari hasil pelaksanaan kegiatan, petugas berhasil mengamankan satu orang yang kedapatan membawa senjata tajam tanpa izin. Selain itu, ditemukan empat unit sepeda motor dan satu unit mobil tanpa dokumen resmi yang sah. Kendaraan tersebut langsung diamankan ke Mapolres Lampung Utara guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim.

“Barang bukti yang kami amankan akan kami lakukan verifikasi dan pendalaman. Bagi kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat, kami akan berkoordinasi dengan Satlantas untuk proses klarifikasi kepemilikan,” jelas Kapolres. “Sedangkan untuk tersangka yang membawa senjata tajam, saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif dan keperluannya.”

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan pesan tegas kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi hukum dan tidak membawa senjata tajam tanpa alasan yang sah. “Kami tidak akan mentolerir setiap tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat,” tambahnya.

Peningkatan KRYD Menjelang Akhir Tahun

Menjelang akhir tahun, Polres Lampung Utara telah menyiapkan sejumlah langkah strategis dalam rangka pengamanan wilayah, termasuk intensifikasi razia kendaraan, patroli malam hari, serta operasi gabungan lintas instansi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat serta potensi tindak kriminal yang seringkali meningkat pada momentum-momentum tertentu seperti libur panjang, perayaan hari besar, maupun kegiatan politik.

“KRYD akan terus kita laksanakan secara berkelanjutan. Tujuannya bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat tahu bahwa aparat hadir di lapangan dan siap melindungi mereka,” terang AKBP Deddy.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Menurutnya, peran serta masyarakat merupakan bagian vital dalam menjaga keamanan, karena kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari warga.

Respons Positif Masyarakat

Razia gabungan yang dilakukan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat pengguna jalan yang melintas di lokasi kegiatan. Salah satu pengendara, Ahmad Fauzi, warga Kecamatan Abung Tengah, mengaku senang dengan adanya kegiatan semacam ini. “Kami sebagai masyarakat jadi merasa lebih aman. Kadang kalau malam jalan sepi, suka ada saja kejadian begal atau pencurian. Dengan ada razia seperti ini, pelaku jadi takut,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh tokoh masyarakat setempat, yang menilai kegiatan sinergi TNI-Polri merupakan bentuk nyata dari kepedulian pemerintah terhadap keamanan warganya. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan rutin, tidak hanya sesekali. Keamanan itu kebutuhan dasar, dan masyarakat akan tenang kalau tahu aparat selalu hadir di lapangan,” ucapnya.

Razia sebagai Upaya Pencegahan Dini

Razia bukan sekadar kegiatan pemeriksaan kendaraan semata, tetapi juga memiliki tujuan edukatif. Melalui kegiatan ini, masyarakat diingatkan agar selalu tertib berlalu lintas, melengkapi surat kendaraan, serta menjauhi aktivitas yang dapat menimbulkan gangguan keamanan. Dengan demikian, razia dapat menjadi wadah sosialisasi hukum sekaligus deteksi dini terhadap potensi kejahatan.

Kapolres menambahkan, Polres Lampung Utara terus berkomitmen mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan di lapangan. “Kami tidak hanya menindak, tetapi juga memberikan edukasi. Jika ditemukan pelanggaran ringan, kami arahkan dengan cara yang persuasif. Prinsip kami adalah melayani dan melindungi, bukan menakuti,” tegas AKBP Deddy.

Peran Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas

Dalam konteks menjaga keamanan, Kapolres juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat melalui program Polisi RW, Bhabinkamtibmas, dan kegiatan gotong royong menjaga lingkungan. Polri tidak dapat bekerja sendirian tanpa peran aktif warga. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda, untuk ikut menjaga situasi kondusif.

“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab polisi. Ketika masyarakat ikut peduli, situasi akan jauh lebih stabil. Kami selalu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat melalui forum-forum dialog, maupun koordinasi langsung di lapangan,” ujarnya.

Melalui sinergi antara masyarakat, TNI, dan Polri, diharapkan segala bentuk potensi gangguan keamanan dapat ditekan sedini mungkin. Kolaborasi ini menjadi bagian dari semangat bersama mewujudkan Lampung Utara yang aman, tertib, dan sejahtera.

Komitmen Polres Lampung Utara ke Depan

Polres Lampung Utara terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain kegiatan razia, kepolisian juga aktif dalam program sosial seperti bakti kesehatan, bantuan sosial, serta edukasi hukum di sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian integral dari strategi Polri dalam menjaga kepercayaan publik.

“Kami ingin membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kepercayaan adalah modal utama kami dalam menjaga keamanan. Karena itu, kami akan terus hadir, baik dalam penegakan hukum maupun kegiatan sosial yang bermanfaat,” tutup Kapolres AKBP Deddy Kurniawan.

Penutup

Kegiatan razia gabungan Polres Lampung Utara bersama TNI ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarinstansi merupakan kunci dalam mewujudkan rasa aman di tengah masyarakat. Dengan sinergitas yang terus diperkuat, diharapkan wilayah Lampung Utara tetap berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif.

Lebih dari sekadar operasi keamanan, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keutuhan sosial. Ke depan, Polres Lampung Utara berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa secara rutin, disertai pendekatan yang lebih humanis dan partisipatif, agar masyarakat semakin percaya dan merasa terlindungi oleh kehadiran negara.

(Humas Polres Lampung Utara / Bidhumas Polda Lampung)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif