Tulang Bawang Barat – Dalam upaya menjaga profesionalisme, disiplin, dan integritas di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Lampung melaksanakan kegiatan Proses Penelitian Lanjutan (PPL) dan Pemuktahiran Data Catatan Personel (Catpers) terhadap 128 personel dari tiga Polres, yakni Polres Tulang Bawang Barat, Polres Mesuji, dan Polres Tulang Bawang. Kegiatan penting ini berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Mapolres Tulang Bawang Barat pada Selasa siang (07/10/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Bid Propam Polda Lampung dalam memastikan seluruh personel Polri yang akan Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) memiliki catatan kedisiplinan yang bersih dan memenuhi seluruh persyaratan administratif maupun etika profesi.
Tim Bid Propam Turun Langsung ke Polres
Pelaksanaan kegiatan ini dipimpin oleh Kaurlitpers Subbid Paminal Bid Propam Polda Lampung, Kompol Adit Priyanto, S.H., S.I.K., M.M., bersama Iptu Nabila Azizah Adama, S.Tr.K selaku anggota tim, dan sejumlah personel yang tergabung dalam Tim PPL dan Pemuktahiran Data Catpers. Turunnya tim langsung ke lapangan menjadi bagian dari strategi jemput bola yang diinisiasi oleh Kabid Propam Polda Lampung.
“Kami diinstruksikan untuk turun langsung ke jajaran Polres guna memudahkan proses administrasi bagi personel yang akan UKP. Biasanya anggota harus datang ke Polda membawa berkas, tapi sekarang kami yang mendatangi Polres untuk mempercepat proses serta meminimalkan kendala administratif,” jelas Kompol Adit dalam sambutannya.
Menurutnya, sistem baru ini menjadi wujud nyata inovasi pelayanan internal Polri. Selain memberikan efisiensi waktu, pendekatan ini juga meningkatkan transparansi dan kedekatan antara Bid Propam dengan jajaran di daerah.
Kapolres Tubaba Apresiasi Inovasi Bid Propam
Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K. melalui Kabag SDM Polres Tubaba, AKP A. Pancarudin, S.H., M.M. menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Bid Propam Polda Lampung tersebut.
Dalam sambutannya, Kabag SDM mengatakan, “Saya ucapkan selamat datang kepada rombongan tim dari Bid Propam Polda Lampung. Ini merupakan terobosan kreatif yang sangat membantu jajaran di daerah. Biasanya personel yang akan UKP sibuk mengurus administrasi ke Polda, tapi kali ini justru tim Propam yang datang langsung menjemput bola.”
Menurut AKP Pancarudin, hal tersebut menunjukkan bahwa Propam tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator bagi peningkatan kinerja anggota. Langkah proaktif ini diharapkan dapat mempercepat proses UKP tanpa mengabaikan aspek penilaian integritas.
Rincian Jumlah Personel dari Tiga Polres
Kabag SDM menjelaskan, total ada 128 personel yang mengikuti kegiatan PPL dan pemuktahiran data catpers. Adapun rinciannya yaitu:
- Polres Tulang Bawang Barat: 42 personel
- Polres Mesuji: 42 personel
- Polres Tulang Bawang: 44 personel
Seluruh personel tersebut terdiri dari unsur perwira dan bintara yang akan melaksanakan UKP pada tanggal 1 Januari 2026 mendatang. Proses PPL dilakukan untuk memastikan bahwa mereka tidak memiliki catatan pelanggaran dan dinyatakan layak naik pangkat sesuai prosedur.
Makna dan Fungsi PPL serta SKHP
Proses Penelitian Lanjutan (PPL) merupakan tahapan penting dalam penilaian karier anggota Polri. PPL bertujuan untuk menilai kelayakan personel dari sisi integritas, kedisiplinan, serta rekam jejak selama bertugas. Hasil dari proses ini akan dituangkan dalam dokumen resmi bernama Surat Keterangan Hasil Penelitian (SKHP).
“SKHP adalah syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap anggota Polri yang akan UKP. Dokumen ini menjadi bukti bahwa personel bersangkutan tidak sedang terlibat perkara hukum, disiplin, atau pelanggaran kode etik,” jelas AKP A. Pancarudin dalam keterangannya.
Selain itu, SKHP juga menjadi indikator bahwa sistem pembinaan di tubuh Polri berjalan baik. Dengan adanya SKHP, setiap anggota memiliki catatan integritas yang terukur, sehingga proses kenaikan pangkat dapat berlangsung objektif dan bebas dari intervensi.
Komitmen Bid Propam dalam Menjaga Integritas Polri
Kompol Adit Priyanto menegaskan bahwa kegiatan PPL ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga merupakan bentuk implementasi dari pembinaan etika dan moral anggota Polri. Propam memiliki peran penting dalam memastikan setiap anggota menjalankan tugas dengan disiplin dan berpedoman pada nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya.
“Kami tidak hanya memeriksa berkas, tetapi juga memastikan bahwa anggota yang akan naik pangkat benar-benar layak secara moral dan perilaku. Ini bagian dari komitmen Propam dalam menjaga kehormatan institusi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hasil pemeriksaan terhadap ketiga Polres tersebut menunjukkan seluruh personel yang mengajukan UKP telah memenuhi syarat dan tidak memiliki catatan pelanggaran. “Berdasarkan catatan kami, semua personel clear dan memenuhi kriteria. Ini hal yang patut diapresiasi,” kata Kompol Adit.
Wajib Isi Blanko Catpers
Dalam kegiatan PPL ini, seluruh personel diwajibkan mengisi blanko catpers atau formulir pemuktahiran data pribadi. Blanko tersebut berisi informasi lengkap tentang riwayat jabatan, penilaian kinerja, penghargaan, hukuman disiplin (jika ada), serta riwayat pendidikan dan pelatihan.
“Setiap personel wajib mengisi blanko yang telah disiapkan oleh tim Bid Propam. Ini untuk memastikan data yang kami pegang selalu diperbarui dan akurat,” terang Kompol Adit.
Data tersebut nantinya akan menjadi bagian dari basis data kepegawaian Polri yang terintegrasi, sehingga mempermudah proses mutasi, promosi, maupun penilaian kinerja di masa mendatang.
Suasana Kegiatan Berlangsung Lancar dan Humanis
Pelaksanaan kegiatan PPL dan pemuktahiran data di Mapolres Tulang Bawang Barat berjalan dengan tertib dan lancar. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan. Tim dari Bid Propam juga memberikan arahan dan pelayanan dengan pendekatan humanis namun tetap profesional.
Dalam kesempatan tersebut, tim Propam juga memberikan sosialisasi singkat mengenai pentingnya menjaga citra Polri di mata masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pendekatan edukatif ini diharapkan dapat memperkuat semangat integritas di setiap jajaran.
Apresiasi dari Peserta
Sejumlah personel yang mengikuti kegiatan ini menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung tim Propam ke Polres. “Biasanya kami harus ke Polda membawa berkas banyak, antre lama, dan itu cukup melelahkan. Sekarang lebih mudah karena dilakukan di tempat kami sendiri,” ujar Bripka Dedi, salah satu peserta dari Polres Tulang Bawang Barat.
Hal senada juga disampaikan oleh Briptu Lia dari Polres Mesuji. Ia menilai kegiatan ini membantu mempercepat proses administrasi dan meminimalisir kesalahan berkas. “Selain cepat, kami juga mendapat penjelasan langsung dari tim Propam tentang pentingnya pembaruan data pribadi,” katanya.
Bid Propam Bertransformasi: Dari Reaktif Menjadi Proaktif
Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa Bid Propam terus bertransformasi menjadi satuan kerja yang proaktif dan adaptif terhadap kebutuhan organisasi. Polri saat ini tengah mengedepankan prinsip PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) dalam setiap kebijakan dan tindakan. Langkah proaktif Propam Polda Lampung selaras dengan visi besar tersebut.
Dengan mendatangi langsung satuan wilayah, Bid Propam mampu mendeteksi lebih dini potensi permasalahan serta memberikan pembinaan langsung kepada anggota. Pendekatan preventif ini terbukti lebih efektif dalam menekan angka pelanggaran disiplin.
Pembinaan Internal dan Evaluasi Etika
Selain pemutakhiran data, kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan etika dan moral anggota Polri. Dalam sesi akhir kegiatan, Kompol Adit mengingatkan seluruh peserta untuk selalu menjaga nama baik institusi. “Disiplin adalah pondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Sekali integritas hilang, sulit untuk mengembalikannya,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar seluruh personel memanfaatkan momen UKP sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Naik pangkat bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk pengakuan atas prestasi dan dedikasi. Jadi jangan sia-siakan kesempatan ini,” tambahnya.
Dukungan dari Polda Lampung
Kabid Propam Polda Lampung melalui pesan tertulis yang dibacakan oleh Ketua Tim menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh jajaran. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Propam dan fungsi SDM di setiap satuan wilayah untuk memastikan pembinaan berjalan efektif.
“Kami ingin seluruh personel memahami bahwa Propam bukan semata-mata penegak disiplin, tapi juga rekan dalam pembinaan karier. Kami hadir untuk memastikan sistem kepegawaian berjalan bersih dan transparan,” tulisnya dalam pesan tersebut.
Penutup: Refleksi dan Harapan
Kegiatan PPL dan Pemuktahiran Data Catpers yang dilakukan oleh Bid Propam Polda Lampung di Polres Tulang Bawang Barat bersama Polres Mesuji dan Polres Tulang Bawang bukan hanya kegiatan administratif semata, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari reformasi birokrasi di tubuh Polri. Melalui kegiatan seperti ini, Polri menunjukkan keseriusan dalam membangun sistem pembinaan yang profesional dan berkeadilan.
Upaya menjaga integritas dan kredibilitas anggota harus terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya tantangan tugas Polri di era modern. Dengan basis data personel yang akurat dan sistem pengawasan yang transparan, Polri akan semakin dipercaya masyarakat sebagai institusi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional.
Seperti yang ditegaskan Kompol Adit di akhir kegiatan, “Kami berharap seluruh anggota Polri, khususnya di jajaran Polda Lampung, terus berkomitmen untuk menjadi pribadi yang berintegritas dan menjaga marwah institusi. PPL ini hanyalah salah satu langkah kecil menuju Polri yang semakin kuat dan dipercaya rakyat.”
(Sumber Humas_Tubaba)
Editor Redaksi Gnotif. Com


0 Komentar