Berita

Breaking News

Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Kunjungi Kantor Kecamatan Abung Selatan, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima

Lampung Utara, (Gnotif. Com) – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat kecamatan dan memastikan pelayanan publik berjalan maksimal, Bupati Lampung Utara, Drs. Hi. Hamartoni Ahadis, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kecamatan Abung Selatan pada Selasa, 7 Oktober 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk menegakkan kedisiplinan aparatur serta meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

Kedatangan Bupati Hamartoni disambut langsung oleh Camat Abung Selatan yang baru, Ahmad Agus Ramamalik, SE, bersama jajaran pegawai kecamatan, kepala seksi, serta para staf pelaksana. Suasana penyambutan berlangsung hangat, menandakan antusiasme seluruh jajaran kecamatan terhadap perhatian yang diberikan oleh pimpinan daerah.

Kunjungan tersebut bukan hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab para pegawai. Dalam kesempatan itu, Bupati Hamartoni meninjau beberapa ruangan kerja, berbincang dengan pegawai, serta melakukan pemeriksaan terhadap buku absensi pegawai. Hal ini dilakukan untuk menilai tingkat kehadiran, kedisiplinan, dan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan pelayanan publik.

Meninjau Buku Absensi dan Mengingatkan Pentingnya Disiplin ASN

Dalam kunjungannya, Bupati Hamartoni terlihat memeriksa buku absensi pegawai secara langsung. Ia menyoroti pentingnya kehadiran dan ketepatan waktu para pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari. Menurutnya, disiplin adalah kunci utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Seorang ASN harus menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat. Disiplin bukan hanya tentang datang dan pulang tepat waktu, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Hamartoni dengan nada tegas namun bersahabat.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak akan mentolerir pegawai yang sering lalai atau tidak hadir tanpa alasan jelas. Setiap ASN harus menyadari bahwa kehadiran mereka di kantor merupakan bentuk pengabdian dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Selain memeriksa kehadiran pegawai, Bupati juga memberikan pengarahan langsung terkait etika pelayanan publik. Ia mengingatkan agar seluruh aparatur tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga benar-benar bekerja dengan hati untuk melayani masyarakat. “Jangan hanya sekadar datang, tapi datanglah untuk bekerja dengan ikhlas dan tuntas. Masyarakat datang ke kantor kecamatan untuk mendapatkan solusi, bukan untuk menunggu berjam-jam tanpa kepastian,” tuturnya.

Dialog dengan Pegawai Paruh Waktu dan Staf Pelayanan

Usai meninjau absensi, Bupati Hamartoni melanjutkan kegiatan dengan berdialog bersama para pegawai paruh waktu dan staf pelayanan. Dalam dialog santai tersebut, Bupati ingin mendengar langsung pengalaman dan tantangan yang dihadapi oleh para pegawai non-ASN yang turut menopang jalannya pelayanan publik di Kecamatan Abung Selatan.

Beberapa pegawai menyampaikan kendala yang mereka hadapi, antara lain keterbatasan fasilitas kerja, minimnya ruang kerja yang nyaman, serta keterbatasan tunjangan kesejahteraan. Bupati mendengarkan dengan seksama setiap keluhan tersebut dan berjanji akan mencari solusi terbaik melalui mekanisme yang sesuai dengan aturan pemerintah pusat.

“Saya paham bahwa tenaga paruh waktu adalah bagian penting dari pemerintahan. Tanpa mereka, banyak pelayanan yang akan tersendat. Karena itu, kami akan terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan memperbaiki sistem kerja agar mereka bisa bekerja lebih baik,” ujar Bupati Hamartoni.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pegawai paruh waktu tetap menjaga loyalitas dan semangat kerja, meskipun dengan segala keterbatasan yang ada. “Kinerja kalian sangat menentukan citra pelayanan kecamatan. Jangan berkecil hati. Teruslah bekerja dengan semangat karena pengabdian kalian tidak akan sia-sia,” tambahnya.

Peran Camat Baru: Ahmad Agus Ramamalik, SE

Dalam sambutannya, Camat Abung Selatan, Ahmad Agus Ramamalik, SE, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan motivasi besar bagi seluruh jajaran pegawai di Kecamatan Abung Selatan untuk terus meningkatkan disiplin dan pelayanan publik.

“Kami merasa terhormat dengan kehadiran Bapak Bupati. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk bekerja lebih disiplin dan profesional. Kami akan menindaklanjuti setiap arahan beliau agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, tepat, dan transparan,” ujar Camat Ahmad Agus.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan internal di lingkungan kecamatan, mulai dari penguatan sistem kerja, peningkatan disiplin pegawai, hingga evaluasi rutin terhadap pelayanan publik. “Kami ingin menjadikan Abung Selatan sebagai contoh kecamatan yang melayani dengan hati, disiplin, dan transparan,” tambahnya.

Menumbuhkan Budaya Disiplin di Lingkungan Pemerintahan

Bupati Hamartoni Ahadis dalam arahannya menekankan pentingnya membangun budaya disiplin di lingkungan pemerintahan. Ia menilai, kedisiplinan bukan hanya soal kehadiran di kantor, tetapi juga tentang konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab, ketaatan terhadap aturan, serta komitmen untuk bekerja demi kepentingan masyarakat.

“Disiplin itu budaya, bukan sekadar kewajiban. Kalau sudah terbiasa disiplin, semuanya akan berjalan lebih baik. Pemerintah daerah tidak akan maju jika pegawainya masih sering abai terhadap tanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan disiplin akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Masyarakat akan merasakan manfaatnya ketika aparatur pemerintahan bekerja dengan tertib dan penuh tanggung jawab. “Pelayanan publik yang baik hanya bisa diwujudkan jika pegawainya memiliki kedisiplinan yang tinggi,” katanya lagi.

Pelayanan Publik Sebagai Wajah Pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamartoni menegaskan bahwa pelayanan publik adalah wajah pemerintah di mata masyarakat. Setiap pegawai, baik ASN maupun tenaga honorer, merupakan representasi dari citra pemerintah daerah. Oleh karena itu, setiap pegawai harus memiliki sikap ramah, sabar, dan solutif dalam menghadapi masyarakat.

“Masyarakat tidak melihat siapa yang membuat kebijakan. Mereka menilai pemerintah dari pelayanan yang mereka terima. Maka dari itu, jadilah pegawai yang mampu memberikan kesan positif,” ucap Bupati Hamartoni.

Ia juga mendorong agar seluruh kecamatan di Lampung Utara terus berinovasi dalam pelayanan. Penggunaan teknologi, sistem antrean digital, hingga pelayanan berbasis online harus mulai diterapkan agar masyarakat semakin mudah dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi.

Transformasi Digital Pelayanan Kecamatan

Dalam penjelasannya, Bupati Hamartoni memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara saat ini tengah menyiapkan program digitalisasi pelayanan kecamatan. Program ini akan menjadi langkah nyata menuju pemerintahan berbasis teknologi yang lebih cepat, akurat, dan efisien.

“Kita ingin seluruh pelayanan publik, termasuk di kecamatan dan desa, bisa dilakukan secara digital. Dengan sistem ini, warga tidak perlu lagi bolak-balik hanya untuk mengurus surat atau dokumen sederhana,” ujarnya.

Menurutnya, digitalisasi pelayanan juga dapat mencegah praktik birokrasi berbelit dan potensi penyimpangan dalam proses administrasi. Semua proses akan tercatat secara otomatis, transparan, dan dapat dipantau secara langsung oleh masyarakat.

Menjalin Sinergi antara Kecamatan dan Desa

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan dan desa. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh hubungan yang solid antara dua tingkatan pemerintahan ini. Kecamatan harus aktif melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap desa, terutama dalam hal penggunaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan.

“Saya minta agar camat tidak hanya menunggu laporan dari desa. Turun langsung ke lapangan, bantu kepala desa dalam menyelesaikan masalah dan pastikan semua program berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Bupati juga meminta kepala desa untuk tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dalam setiap kegiatan pembangunan. Dengan sinergi yang baik, maka program pemerintah dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Menampung Aspirasi Masyarakat Secara Langsung

Saat kunjungan berlangsung, Bupati Hamartoni juga berkesempatan untuk berbincang langsung dengan sejumlah masyarakat yang sedang mengurus administrasi di kantor kecamatan. Warga merasa senang bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Lampung Utara itu. Mereka menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan fasilitas jalan desa, perbaikan infrastruktur, hingga peningkatan pelayanan kependudukan.

Bupati menampung semua aspirasi tersebut dan berjanji akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan tanpa diskriminasi.

“Setiap keluhan warga akan kami tindak lanjuti. Tidak ada masyarakat yang boleh diabaikan. Pemerintah hadir untuk mendengar dan melayani,” tegasnya.

Kepemimpinan yang Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

Gaya kepemimpinan Bupati Hamartoni Ahadis dikenal humanis dan turun langsung ke lapangan. Ia tidak segan berbincang dengan pegawai maupun masyarakat kecil untuk mendengar langsung aspirasi mereka. Menurutnya, seorang pemimpin harus memahami persoalan nyata yang dihadapi rakyatnya.

“Kita tidak bisa hanya duduk di balik meja. Kita harus tahu kondisi lapangan agar keputusan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Kunjungan seperti ini menjadi bukti nyata kepemimpinan yang transparan dan berorientasi pada pelayanan publik. Dalam pandangan Bupati, keberhasilan pemerintah daerah bukan diukur dari banyaknya program, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

Pesan Moral bagi ASN dan Tenaga Honorer

Menutup kunjungan kerja di Kecamatan Abung Selatan, Bupati Hamartoni memberikan pesan moral kepada seluruh pegawai agar menjadikan kedisiplinan dan pelayanan sebagai budaya kerja. Ia menekankan bahwa ASN harus bekerja bukan hanya karena perintah, tetapi karena kesadaran untuk mengabdi kepada negara.

“Kita ini pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Setiap langkah kita harus mencerminkan integritas dan dedikasi. Jangan mencederai kepercayaan rakyat dengan tindakan yang tidak terpuji,” ucap Bupati dengan nada serius.

Ia juga mengingatkan agar seluruh aparatur menjauh dari perilaku negatif seperti pungutan liar, penyalahgunaan wewenang, atau sikap acuh terhadap masyarakat. Menurutnya, birokrasi yang bersih dan disiplin adalah fondasi utama bagi kemajuan daerah.

Harapan untuk Kecamatan Abung Selatan

Kecamatan Abung Selatan memiliki potensi besar baik dari sisi sumber daya manusia maupun sumber daya alam. Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Camat Ahmad Agus Ramamalik dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, wilayah ini diharapkan mampu berkembang menjadi kecamatan yang tertib, produktif, dan inovatif.

Pemerintah daerah juga akan terus melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja kecamatan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai visi dan misi pembangunan daerah. “Saya ingin setiap kecamatan menjadi pusat pelayanan publik yang bisa dibanggakan. Kita harus berani berubah, bekerja lebih cepat, dan berfokus pada hasil,” pungkas Bupati Hamartoni.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan ditutup dengan foto bersama antara Bupati, Camat, serta seluruh jajaran pegawai Kecamatan Abung Selatan. Senyum dan semangat terpancar di wajah para pegawai, menandakan tekad baru untuk bekerja lebih disiplin dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Reporter: Tim Gnotif Lampung
Editor: Redaksi Gnotif. Com

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif