Berita

Breaking News

Mahasiswa Unila Wakili Polda Lampung Raih Juara 2 Nasional Lomba Video Pendek HUT ke-74 Humas Polri

Press Release Nomor: 758/X/HUM.6.1.1./2025/Bidhumas
Jumat, 31 Oktober 2025.

JAKARTA, (Gnotif. Com) — Dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Humas Polri, Polda Lampung kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Melalui perwakilan mahasiswa Universitas Lampung (Unila) bernama Wahyuda Pratama, Polda Lampung berhasil meraih Juara 2 Nasional dalam Lomba Kreatif Polri kategori “Makan Bergizi Gratis Polri” yang diselenggarakan oleh Divisi Humas Polri di Gedung PTIK Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat kreatifitas dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda, mampu melahirkan karya yang inspiratif dan bernilai sosial tinggi. Video karya Wahyuda yang berjudul “Bhayangkara untuk Negeri: Sepiring Gizi, Sejuta Arti” berhasil menyita perhatian dewan juri karena menampilkan pesan mendalam tentang kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.

Atas prestasi tersebut, Divisi Humas Polri memberikan penghargaan berupa piala dan lensa kamera tele kepada Polda Lampung sebagai simbol apresiasi atas dedikasi dan peran aktif dalam memperkuat citra positif Polri di masyarakat.

Refleksi Mahasiswa Unila: Karya Sebagai Cermin Humanisme Polri

Wahyuda Pratama, mahasiswa aktif Program Studi Hubungan Internasional Universitas Lampung, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian ini. Ia menegaskan bahwa karya yang dihasilkan bukan hanya sekadar video untuk kompetisi, tetapi sebuah refleksi tentang bagaimana Polri terus hadir di tengah masyarakat dengan sisi humanisnya.

“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa meraih juara 2 se-Indonesia dalam kategori Video Pendek Polri Humanis Harapan Masyarakat di HUT DivHumas Polri ke-74 ini. Judul yang saya angkat ‘Bhayangkara untuk Negeri: Sepiring Gizi, Sejuta Arti’, bukan sekadar karya, tapi bentuk refleksi bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli pada kemanusiaan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Wahyuda.

Melalui karyanya, Wahyuda menampilkan narasi visual yang menggambarkan kegiatan anggota Polri yang turun langsung memberikan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Momen-momen sederhana tersebut diolah menjadi pesan kuat tentang pengabdian dan empati, menggambarkan bahwa di balik seragam yang tegas, ada hati yang peduli.

Video berdurasi beberapa menit itu tidak hanya menampilkan gambar indah, tetapi juga mengandung pesan moral yang menggugah — bahwa Polri bukanlah entitas yang jauh dari masyarakat, melainkan bagian integral dari kehidupan sosial yang senantiasa hadir dalam suka dan duka rakyatnya.

Membangun Citra Polri Melalui Karya

Lebih jauh, Wahyuda menjelaskan bahwa lomba video pendek ini menjadi media yang efektif untuk memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat. Ia berharap karya seperti ini dapat memperluas pandangan masyarakat tentang peran Polri yang sesungguhnya.

“Namun di sisi lain, saya juga sadar bahwa masih banyak pandangan sebelah mata terhadap institusi Polri. Karena itu, prestasi ini bukan semata soal piala, tapi tentang bagaimana karya-karya seperti ini bisa menjadi jembatan untuk memperlihatkan sisi humanis Polri yang sesungguhnya — Polri yang dekat, melayani, dan mendengarkan masyarakat,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat penting bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, citra baik tidak dapat dibangun semata lewat kampanye, melainkan harus lahir dari tindakan nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui karya kreatif seperti video pendek, masyarakat dapat melihat sisi positif Polri dari sudut pandang yang lebih dekat dan manusiawi.

Dukungan Humas Polda Lampung dan Sinergi Bersama Mahasiswa

Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari peran aktif Bidang Humas Polda Lampung yang terus berkomitmen mengembangkan komunikasi publik yang terbuka, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam proses pembuatan video, Humas Polda Lampung memberikan dukungan penuh baik dari segi dokumentasi, teknis lapangan, maupun pendampingan ide kreatif.

“Saya sangat berterima kasih kepada Humas Polda Lampung yang telah banyak membantu dalam proses peliputan dan produksi video ini. Di luar kompetisi ini, saya juga melihat bahwa Humas Polda Lampung sudah luar biasa dalam menyampaikan informasi dan membangun komunikasi publik yang transparan dan cepat,” ujar Wahyuda.

Wahyuda juga menyoroti peran strategis Humas Polri dalam membangun citra positif lembaga kepolisian melalui pendekatan komunikasi yang humanis dan berbasis teknologi. Menurutnya, keberhasilan Polda Lampung yang juga meraih penghargaan dalam lomba Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu (SPIT) di ajang yang sama merupakan bukti nyata profesionalisme dan dedikasi personel humas di daerah.

Transformasi Digital dan Humanisasi Polri

Humas Polri kini memegang peran penting dalam era digital, di mana informasi menyebar dengan cepat dan opini publik terbentuk dalam hitungan detik. Oleh karena itu, pendekatan komunikasi Polri harus semakin adaptif, transparan, dan berlandaskan empati. Dalam konteks ini, karya seperti video Wahyuda menjadi bentuk nyata transformasi komunikasi Polri di era modern.

Peringatan HUT ke-74 Humas Polri kali ini mengusung tema “Humas Polri Presisi, Menuju Komunikasi Publik yang Adaptif dan Humanis.” Tema ini menggambarkan semangat Polri dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menjawab tantangan zaman dengan inovasi dan ketulusan dalam pelayanan informasi publik.

Acara puncak di Gedung PTIK Jakarta dihadiri oleh pejabat utama Polri, para Kepala Bidang Humas dari seluruh Polda di Indonesia, insan media, serta perwakilan mahasiswa. Rangkaian kegiatan lomba kreatif seperti video pendek, fotografi, dan sistem informasi menjadi ajang ekspresi ide-ide segar yang memperlihatkan wajah baru Humas Polri — profesional, kreatif, dan berjiwa sosial.

Kolaborasi Polri dan Generasi Muda

Keterlibatan mahasiswa Universitas Lampung dalam ajang nasional ini menjadi simbol kolaborasi positif antara Polri dan dunia akademik. Generasi muda yang kreatif, melek teknologi, dan memiliki semangat sosial tinggi menjadi mitra strategis bagi Polri dalam menyebarkan pesan positif kepada publik.

Menurut sejumlah pengamat, sinergi seperti ini perlu terus diperluas. Dunia pendidikan dapat menjadi ruang lahirnya ide-ide segar tentang komunikasi publik, sementara Polri dapat menyediakan wadah implementasi bagi ide tersebut melalui lomba, pelatihan, dan kolaborasi kreatif lainnya.

Karya Wahyuda menjadi bukti bahwa narasi tentang Polri bisa disampaikan dengan pendekatan artistik dan emosional, tanpa kehilangan esensi profesionalitas lembaga. Inilah bentuk komunikasi publik masa depan — di mana pesan moral, kemanusiaan, dan pelayanan publik bersatu dalam karya kreatif.

Menumbuhkan Kepercayaan Publik

Kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Polri terus berupaya meningkatkan transparansi, keterbukaan informasi, serta memperkuat pendekatan komunikasi dua arah dengan masyarakat.

Melalui platform digital dan media sosial, Humas Polri secara aktif membangun ruang dialog publik, menyampaikan informasi, dan menepis hoaks yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Keikutsertaan generasi muda seperti Wahyuda dalam memperkuat narasi ini menunjukkan bahwa komunikasi Polri kini bukan hanya milik aparat, tetapi juga masyarakat yang peduli terhadap kemajuan bangsa.

Pesan Moral dan Inspirasi dari Karya

Video “Bhayangkara untuk Negeri: Sepiring Gizi, Sejuta Arti” menggambarkan filosofi sederhana tentang makna berbagi dan kepedulian. Program “Makan Bergizi Gratis Polri” yang diangkat dalam video tersebut bukan hanya menunjukkan sisi sosial Polri, tetapi juga membuktikan bahwa keberadaan aparat negara dapat memberi manfaat nyata kepada masyarakat.

Karya ini menampilkan kehangatan interaksi antara polisi dan masyarakat, di mana senyum, tawa, dan rasa syukur menjadi simbol harmonisasi sosial. Hal ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang berfokus pada pelayanan dan kepedulian, bukan hanya pada penegakan hukum semata.

Harapan ke Depan

Menutup pernyataannya, Wahyuda menyampaikan harapan besar agar momentum HUT Divhumas Polri ke-74 menjadi titik balik dalam memperkuat komunikasi yang jujur, terbuka, dan membangun antara Polri dan masyarakat.

“Saya harap, lewat momentum HUT DivHumas Polri ke-74 ini kita semua baik anggota Polri maupun masyarakat bisa terus memperkuat komunikasi yang jujur dan terbuka. Karena citra baik itu tidak dibangun lewat pencitraan, tapi lewat tindakan nyata yang dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.

Harapan tersebut sejalan dengan visi Polri untuk terus memperkuat perannya sebagai institusi yang melayani dengan hati, mendengar dengan empati, dan bertindak dengan keadilan. Generasi muda seperti Wahyuda menjadi mitra penting dalam proses ini, membawa semangat inovasi dan idealisme ke dalam dunia komunikasi publik kepolisian.

Penutup: Sinergi dan Inovasi Menuju Polri yang Lebih Humanis

Pencapaian yang diraih oleh Wahyuda Pratama dan Polda Lampung dalam ajang nasional ini bukan hanya sebuah kemenangan dalam lomba, tetapi juga kemenangan moral bagi citra Polri di mata masyarakat. Kolaborasi antara aparat, mahasiswa, dan insan kreatif membuktikan bahwa komunikasi publik bisa dibangun di atas dasar empati, transparansi, dan profesionalitas.

Melalui ajang seperti ini, Polri menunjukkan bahwa keterbukaan terhadap ide generasi muda dapat memperkuat transformasi budaya organisasi yang lebih modern dan humanis. Sementara itu, keterlibatan mahasiswa membuktikan bahwa anak muda Indonesia siap menjadi mitra Polri dalam menjaga persatuan, keamanan, dan harmoni sosial.

Prestasi ini tidak hanya membanggakan Polda Lampung, tetapi juga menginspirasi seluruh jajaran Humas Polri untuk terus berinovasi dan memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui karya, kreativitas, dan ketulusan. Humas Polri bukan sekadar penyampai informasi, tetapi jembatan kemanusiaan antara negara dan rakyatnya.

Penulis: Tim Redaksi Gnotif
Editor: Pario
Sumber: Bidhumas Polda Lampung & Divhumas Polri

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif