Berita

Breaking News

Pangdam Kasuari Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 1.032 Personel Kodam Periode 1 Oktober 2025

Manokwari,(Gnotif. Com) – Ingatlah bahwa semakin tinggi pangkat dan jabatan yang diemban, semakin besar pula tanggung jawab moral yang melekat pada diri. Tugas ke depan tidak akan semakin ringan, melainkan semakin kompleks, namun dengan disiplin, loyalitas dan kebersamaan, saya yakin kita semua mampu melaksanakannya dengan baik.

Pesan moral ini, disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru dalam amanatnya saat memimpin langsung jalannya acara laporan korps kenaikan pangkat 1.032 personel Kodam, periode 1 Oktober 2025. Rinciannya adalah Pamen 38 orang, Pama 245 orang, Bintara 190 orang dan Tamtama 559 orang. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat.

Kenaikan Pangkat Sebagai Penghargaan

Pangdam XVIII/Kasuari menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bagi seorang prajurit bukanlah hadiah atau hak yang datang dengan sendirinya, melainkan merupakan bentuk penghargaan atas prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas. Oleh karena itu, kenaikan pangkat juga memiliki makna mendalam sebagai sebuah bentuk tanggung jawab moral dan profesional.

“Kenaikan pangkat juga mengandung makna adanya tuntutan tanggung jawab yang lebih besar, baik kepada diri sendiri, keluarga maupun kepada satuan, Bangsa dan Negara,” ujar Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru dengan penuh penekanan.

Pesan Pangdam untuk Prajurit

Dalam amanatnya, Pangdam memberikan motivasi bahwa kenaikan pangkat bukan hanya simbol peningkatan karier semata, tetapi harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta memperkuat loyalitas dan dedikasi terhadap TNI AD, bangsa, dan negara.

“Atas nama pribadi dan Pangdam XVIII/Kasuari, saya mengucapkan selamat kepada para Perwira, Bintara dan Tamtama Kodam XVIII/Kasuari yang hari ini resmi mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya. Kenaikan pangkat ini hendaknya dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, profesionalisme serta semangat juang dalam melaksanakan setiap tugas,” kata Pangdam.

Pangdam menekankan bahwa para Perwira yang naik pangkat harus mampu menjadi teladan, motor penggerak, serta inspirasi bagi prajurit di lingkungannya. Keberhasilan mereka bukan hanya untuk pribadi, melainkan juga untuk satuan dan negara.

Rincian Kenaikan Pangkat

Secara keseluruhan, terdapat 1.032 personel Kodam XVIII/Kasuari yang memperoleh kenaikan pangkat. Jumlah tersebut terbagi atas 38 Pamen, 245 Pama, 190 Bintara, dan 559 Tamtama. Angka ini menunjukkan betapa besar apresiasi yang diberikan atas dedikasi prajurit di jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Khusus untuk para Perwira yang melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat di wilayah Makodam XVIII/Kasuari, tercatat sebanyak 98 orang. Rincian tersebut meliputi:

  • Letkol ke Kolonel: 5 orang
  • Mayor ke Letkol: 15 orang
  • Kapten ke Mayor: 18 orang
  • Lettu ke Kapten: 46 orang
  • Letda ke Lettu: 14 orang

Tanggung Jawab Moral dan Profesional

Kenaikan pangkat bukan sekadar formalitas, melainkan simbol kepercayaan dari institusi. Prajurit yang menerima kenaikan pangkat diharapkan semakin berkomitmen menjaga kehormatan diri dan institusi, menegakkan disiplin, serta mengembangkan profesionalisme.

Pangdam juga menekankan bahwa kenaikan pangkat harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) TNI AD, yang siap menghadapi berbagai tantangan, baik di medan tugas operasi maupun dalam pembinaan teritorial.

Makna Strategis Kenaikan Pangkat

Kenaikan pangkat prajurit TNI AD memiliki makna strategis. Pertama, sebagai bentuk penghargaan dari institusi terhadap dedikasi dan loyalitas prajurit. Kedua, sebagai sarana untuk mendorong peningkatan kualitas kepemimpinan dan profesionalisme. Ketiga, sebagai pendorong moral prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kenaikan pangkat juga menjadi simbol adanya proses kaderisasi dan regenerasi di tubuh TNI AD. Dengan naiknya pangkat seorang prajurit, berarti tanggung jawab yang diemban semakin besar dan kompleks.

Harapan ke Depan

Melalui momentum ini, diharapkan para prajurit dapat terus mengembangkan diri, meningkatkan kapasitas dan kapabilitas, serta tetap menjaga semangat juang yang tinggi. Kenaikan pangkat harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, lebih disiplin, dan lebih profesional dalam mengemban setiap amanah.

“Oleh karena itu, setiap prajurit, khususnya para Perwira yang hari ini naik pangkat, harus mampu menjadi teladan dan motor penggerak di lingkungannya masing-masing. Semoga kenaikan pangkat ini membawa kebahagiaan bagi keluarga, sekaligus menjadi pendorong semangat dalam meningkatkan pengabdian terbaik kepada TNI AD, Bangsa dan Negara,” pungkas Pangdam.

Kesimpulan

Kegiatan laporan korps kenaikan pangkat yang dipimpin langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, bukan hanya sebuah seremoni rutin. Melainkan juga momentum penting yang mengingatkan seluruh prajurit bahwa pangkat dan jabatan adalah amanah, bukan hadiah. Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula tanggung jawab moral dan profesional yang diemban.

Dengan kenaikan pangkat 1.032 personel Kodam XVIII/Kasuari pada periode 1 Oktober 2025 ini, diharapkan seluruh prajurit semakin siap menghadapi dinamika tugas yang penuh tantangan, sekaligus terus memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara.

(Pendam XVIII/Ksr)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif