Berita

Breaking News

Polres Tulang Bawang Barat Gelar Apel Launching Pamapta, Wujud Transformasi Pelayanan Kepolisian yang Lebih Profesional dan Responsif

Tulang Bawang Barat, (Gnotif. Com) — Kepolisian Resor Tulang Bawang Barat (Polres Tubaba) menggelar Apel Launching Pamapta sebagai bentuk implementasi nyata dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang semakin modern, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel Mapolres Tubaba ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tulang Bawang Barat Polda Lampung AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K.

Apel tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H., para pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, perwira, serta seluruh personel Polres Tubaba. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat, menandai tonggak baru dalam transformasi pelayanan kepolisian di wilayah Tulang Bawang Barat.

Latar Belakang dan Tujuan Pembentukan Pamapta

Kegiatan launching ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: Kep/1438/IX/2025 tentang penyesuaian nomenklatur jabatan Kepala Unit menjadi Perwira Samapta (Pamapta) pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di tingkat Kepolisian Resor. Keputusan tersebut dikeluarkan sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi Polri untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan profesionalisme pelayanan kepada masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan semangat transformasi Polri menuju institusi yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama di era digitalisasi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. Polri melalui Korlantas dan seluruh satuan kerja di bawahnya terus melakukan inovasi di berbagai bidang, termasuk di sektor pelayanan kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Pembentukan jabatan Pamapta ini bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan representasi dari semangat baru Polri dalam menghadirkan pelayanan yang cepat tanggap, humanis, dan berbasis pada prinsip presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan).

Simbolisasi dan Proses Launching

Dalam rangkaian apel, dilakukan pemasangan ban lengan Pamapta secara simbolis oleh Kapolres Tubaba kepada Pamapta I, II, dan III. Seremoni ini menjadi tanda resmi dimulainya fungsi dan peran baru dari para Pamapta yang akan bertugas secara bergiliran di SPKT. Pemasangan ban lengan tersebut bukan hanya simbol jabatan, tetapi juga lambang tanggung jawab moral dalam menjalankan pelayanan publik secara optimal.

Kapolres Tubaba, dalam amanatnya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Polres atas dedikasi dan kesiapan dalam menyongsong perubahan struktural ini. Menurutnya, Pamapta memiliki peran vital sebagai ujung tombak pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Dengan adanya Pamapta I, II, dan III yang bertugas secara bergantian, pelayanan kepolisian kepada masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih maksimal, cepat, dan responsif terhadap setiap laporan,” ujar Kapolres.

Beliau juga menambahkan bahwa perubahan struktur ini diharapkan dapat memperkuat fungsi koordinasi antarbidang, serta meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan bantuan dan pertolongan dengan lebih cepat dan terarah.

Makna dan Filosofi Transformasi Pelayanan

Transformasi menuju struktur Pamapta tidak hanya sekadar restrukturisasi administratif, namun juga merupakan bentuk reorientasi budaya kerja dalam tubuh Polri. SPKT, sebagai gerbang utama masyarakat dalam melapor, membutuhkan personel yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga empati sosial yang tinggi.

Kapolres menegaskan bahwa melalui Pamapta, Polres Tulang Bawang Barat ingin menghadirkan pelayanan yang lebih manusiawi dan responsif. “Setiap anggota Pamapta harus mampu menjadi figur representatif Polri yang melayani dengan hati, memahami kebutuhan masyarakat, dan hadir di setiap momentum ketika masyarakat membutuhkan kehadiran aparat penegak hukum,” tegas AKBP Sendi Antoni.

Dengan semangat ini, Pamapta diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih kuat antara kepolisian dan masyarakat. Polri ingin memastikan bahwa setiap laporan, keluhan, atau permintaan bantuan yang masuk ke SPKT dapat ditindaklanjuti dengan cepat, profesional, dan transparan.

Fungsi Strategis Pamapta

Unit Pamapta memiliki sejumlah fungsi strategis yang sangat penting dalam penyelenggaraan pelayanan kepolisian terpadu. Beberapa di antaranya mencakup:

  • Pelayanan Publik Terpadu: Menyediakan layanan kepolisian satu pintu yang cepat dan mudah diakses oleh masyarakat.
  • Koordinasi Bantuan dan Pertolongan: Mengatur dan mengoordinasikan respon cepat terhadap situasi darurat atau kejadian yang membutuhkan intervensi kepolisian.
  • Pengelolaan Komunikasi Publik: Menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan Polres Tubaba, baik melalui media sosial, call center, maupun kontak langsung.
  • Registrasi dan Dokumentasi: Mencatat setiap laporan masyarakat dengan sistem pelaporan digital yang terintegrasi untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.
  • Monitoring dan Evaluasi Layanan: Melakukan pengawasan terhadap proses pelayanan agar standar pelayanan tetap terjaga dan meningkat.

Dengan struktur ini, Polres Tubaba berupaya memastikan bahwa tidak ada laporan masyarakat yang terabaikan. Setiap keluhan akan ditindaklanjuti secara sistematis, dan hasil penanganannya dapat dilacak dengan mudah oleh masyarakat.

Peningkatan Profesionalisme dan Sense of Crisis

Kapolres Tubaba menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan sense of crisis dalam diri setiap anggota Pamapta. Menurutnya, anggota Pamapta harus mampu merespons cepat setiap situasi darurat, memahami konteks permasalahan di lapangan, serta memberikan solusi yang tepat dan terukur.

“Transformasi ini bukan hanya tentang struktur, tetapi juga tentang mentalitas. Kita ingin setiap anggota memahami bahwa pelayanan cepat dan tepat adalah bagian dari profesionalisme, sementara empati dan kepedulian adalah bagian dari integritas moral seorang anggota Polri,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa transformasi pelayanan publik ini merupakan bagian dari agenda besar Polri dalam membangun kembali kepercayaan publik. Kecepatan dalam merespons laporan masyarakat serta transparansi dalam proses penyelesaian perkara menjadi faktor penting dalam memperkuat legitimasi institusi di mata publik.

Komitmen Polres Tubaba untuk Pelayanan Prima

Selain itu, Polres Tulang Bawang Barat juga telah menyiapkan sejumlah langkah pendukung dalam rangka optimalisasi kinerja Pamapta. Beberapa langkah strategis tersebut antara lain:

  1. Penguatan kapasitas personel melalui pelatihan teknis dan nonteknis secara berkala.
  2. Digitalisasi sistem pelayanan agar masyarakat dapat memantau laporan secara real-time.
  3. Peningkatan fasilitas SPKT, termasuk ruang tunggu yang nyaman, sistem antrean digital, dan mekanisme pengaduan online.
  4. Evaluasi kinerja secara periodik melalui survei kepuasan masyarakat.
  5. Pemberian penghargaan bagi personel Pamapta yang berprestasi dalam pelayanan publik.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Tubaba berkomitmen untuk menjadikan pelayanan publik sebagai indikator utama keberhasilan institusi. Ia berharap seluruh jajaran mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, ramah, dan transparan.

Sinergi dengan Masyarakat dan Pemerintah Daerah

Dalam konteks yang lebih luas, kehadiran Pamapta juga diharapkan memperkuat sinergi antara Polres Tubaba dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolres menjelaskan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kerja sama lintas sektor dalam menghadapi tantangan keamanan dan pelayanan publik. “Kehadiran Pamapta adalah bagian dari ekosistem pelayanan yang lebih luas. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan Polri bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga,” ucapnya.

Dengan sinergi ini, setiap permasalahan sosial dapat direspons lebih cepat dan tepat sasaran. Selain itu, Polri juga berupaya membangun sistem komunikasi dua arah dengan masyarakat agar kehadiran kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya.

Harapan dan Penutup

Menutup amanatnya, Kapolres Tubaba menyampaikan pesan motivatif kepada seluruh jajarannya. Ia menegaskan bahwa transformasi yang sedang dilakukan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari perjalanan panjang Polri menuju organisasi modern yang dicintai rakyat.

“Saya yakin, dengan semangat dan niat tulus kita semua, Polri akan semakin maju dan dicintai masyarakat. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik tolak perubahan yang membawa Polres Tulang Bawang Barat menjadi institusi yang benar-benar melayani, melindungi, dan mengayomi,” pungkasnya.

Acara apel launching Pamapta diakhiri dengan sesi foto bersama dan doa bersama agar seluruh personel diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas. Seluruh peserta apel menunjukkan antusiasme tinggi terhadap inovasi ini, yang diyakini akan membawa perubahan positif bagi sistem pelayanan kepolisian di wilayah Tulang Bawang Barat.

*(humas_tubaba)*

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif