Berita

Breaking News

Razia Malam Minggu Bersama TNI, Polres Lampung Utara Amankan 12 Motor dan 1 Sajam

Lampung Utara, (Gnotif. Com) — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di malam akhir pekan, Polres Lampung Utara bersama unsur TNI melaksanakan razia gabungan di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, pada Minggu dini hari, 19 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif aparat keamanan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Razia gabungan tersebut melibatkan puluhan personel Polres Lampung Utara yang didukung oleh jajaran Polsek Abung Selatan dan Koramil Abung Selatan. Sebelum dimulai, seluruh personel mengikuti apel persiapan di Mako Polsek Abung Selatan yang dipimpin oleh Kabag Ren Polres Lampung Utara AKBP Suharto, selaku Pamendal (Perwira Pengendali) kegiatan.

Dalam apel tersebut, AKBP Suharto menekankan pentingnya profesionalisme dan sikap humanis selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa operasi cipta kondisi ini harus dijalankan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan yang sopan dan persuasif terhadap masyarakat.

Tujuan dan Fokus Razia

Dalam keterangannya, AKBP Suharto menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, menekan angka kriminalitas, serta mencegah peredaran barang terlarang di wilayah hukum Polres Lampung Utara.

“Razia ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, menekan pergerakan pelaku kriminal, dan mencegah peredaran barang-barang terlarang. Pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan bermotor, mobil penumpang, dan kendaraan barang dengan fokus pada kelengkapan surat-surat serta barang bawaan,” ujar AKBP Suharto mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan.

Razia malam minggu seperti ini sudah menjadi kegiatan rutin Polres Lampung Utara, terutama di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya aksi kejahatan jalanan. Selain menjaga keamanan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai upaya preventif agar masyarakat lebih disiplin dalam berkendara dan tidak melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban umum.

Menurut Suharto, jajaran kepolisian berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan daerah melalui operasi-operasi lapangan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat merasakan kehadiran nyata Polri sebagai pelindung dan pengayom di setiap waktu, termasuk pada malam hari yang sering menjadi momen rawan gangguan.

Hasil Razia: 12 Motor dan 1 Sajam Diamankan

Setelah melakukan pemeriksaan di beberapa titik strategis di sepanjang Jalinsum Abung Selatan, petugas berhasil mengamankan 12 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan yang sah. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan seorang pria yang kedapatan membawa 1 bilah senjata tajam (sajam) tanpa izin yang sah.

Senjata tajam tersebut langsung disita, dan pemiliknya diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, kendaraan bermotor tanpa dokumen resmi dibawa ke Mapolres Lampung Utara sebagai barang bukti. Semua langkah dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku dengan tetap memperhatikan asas keadilan dan kemanusiaan.

“Selain kendaraan dan sajam, kami juga mengamankan 11 remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran dan balap liar. Mereka kami berikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ungkap AKBP Suharto.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang mengaku merasa lebih tenang dengan adanya razia malam minggu tersebut. Banyak warga yang menilai bahwa kegiatan seperti ini mampu menekan aktivitas negatif anak muda yang sering kali meresahkan pengguna jalan lain.

Sinergitas TNI-Polri dalam Menjaga Keamanan

Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah soliditas antara TNI dan Polri di tingkat daerah. Kolaborasi antara Koramil Abung Selatan dan Polsek Abung Selatan menunjukkan sinergi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kehadiran TNI di lapangan memberikan dukungan strategis terhadap pelaksanaan kegiatan. Selain meningkatkan efektivitas razia, sinergitas ini juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Warga menilai bahwa kerja sama ini menjadi simbol kuat persatuan antara dua institusi negara yang memiliki peran vital dalam menjaga kedaulatan dan ketertiban nasional.

Seorang warga, Sukiman (48), mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran aparat gabungan di wilayah tersebut.

“Kami sebagai warga merasa aman dengan adanya razia seperti ini. Sekarang banyak anak muda yang suka balapan atau nongkrong sampai larut malam. Kalau polisi dan TNI sering patroli seperti ini, pasti lebih tertib,” ujarnya.

Kerja sama lintas instansi semacam ini tidak hanya memperkuat aspek keamanan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara masyarakat dengan aparat negara. Dengan demikian, tercipta suasana harmonis yang mendukung pembangunan daerah yang aman dan sejahtera.

Razia Humanis, Edukatif, dan Tegas

Meskipun bersifat penegakan hukum, razia malam minggu yang dilakukan Polres Lampung Utara ini mengedepankan pendekatan humanis. Petugas tetap mengutamakan komunikasi yang santun dengan masyarakat. Bagi pengendara yang tidak membawa surat-surat lengkap, petugas memberikan edukasi dan peringatan agar lebih tertib dalam berlalu lintas.

Para remaja yang diamankan karena hendak melakukan balap liar juga diberikan pembinaan di tempat. Polisi memberikan pemahaman tentang bahaya balapan liar yang tidak hanya mengancam keselamatan diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lain. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip Polri Presisi yang mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan keadilan dalam setiap tindakan.

“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga mendidik. Polri ingin masyarakat menjadi mitra dalam menjaga ketertiban, bukan pihak yang ditakuti,” jelas salah satu anggota Polsek Abung Selatan yang turut dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, petugas juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap pencurian kendaraan bermotor, peredaran narkoba, dan potensi konflik sosial di lingkungan sekitar.

Dampak Positif Razia terhadap Masyarakat

Kegiatan razia malam minggu bersama TNI ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Lampung Utara. Banyak warga mengaku merasa lebih tenang dengan meningkatnya patroli dan razia rutin. Tidak hanya mencegah kejahatan jalanan, kegiatan ini juga berhasil menurunkan angka balap liar dan kenakalan remaja yang selama ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Menurut pantauan tim di lapangan, sejak Polres Lampung Utara rutin melakukan kegiatan serupa setiap akhir pekan, situasi kamtibmas di sejumlah titik rawan menjadi jauh lebih kondusif. Aktivitas masyarakat di malam hari pun terlihat lebih tertib. Masyarakat juga semakin patuh terhadap aturan lalu lintas dan sadar akan pentingnya membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Para tokoh masyarakat di Kecamatan Abung Selatan juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan razia seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala agar generasi muda Lampung Utara terhindar dari perilaku negatif dan kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan mereka.

Harapan Kapolres Lampung Utara

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam kegiatan tersebut, baik dari kepolisian maupun TNI. Ia menegaskan bahwa sinergitas antara aparat negara dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Lampung Utara bisa menikmati malam minggu dengan rasa aman. Razia seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin agar kejahatan bisa ditekan dan keamanan tetap terjaga,” ujar AKBP Deddy Kurniawan.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk membangun kesadaran bersama bahwa keamanan adalah tanggung jawab kolektif. Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak segan melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

Selain itu, beliau juga mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak remajanya di luar rumah, terutama saat malam minggu. Menurutnya, pengawasan keluarga sangat penting dalam mencegah perilaku menyimpang yang bisa berujung pada tindak pidana atau kecelakaan lalu lintas.

Kesimpulan

Pelaksanaan Razia Malam Minggu Bersama TNI oleh Polres Lampung Utara merupakan bentuk konkret dari kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan hasil yang cukup signifikan — 12 unit kendaraan tanpa dokumen diamankan, 1 sajam disita, dan 11 remaja dibina — kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang nyata.

Kegiatan ini juga menjadi cerminan dari penerapan prinsip Polri Presisi yang menekankan pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum dan pelayanan humanis. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi objek penertiban, tetapi juga mitra aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dengan semangat kebersamaan, Polres Lampung Utara bersama TNI dan masyarakat berkomitmen untuk terus menciptakan suasana aman, tertib, dan damai di seluruh wilayah Lampung Utara. Razia malam minggu ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan bukan sekadar tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. (Sumber: Humas Polres Lampung Utara)

Penulis: Tim Gnotif Lampung Utara
Editor: Redaksi Gnotif. Com.

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif