Berita

Breaking News

DESA BANDARPUTIH MENGGELAR RAPAT KOORDINASI PENYAMPAIAN HASIL PELATIHAN DAN MENYUSUN RENCANA TINDAK LANJUT PERKEMBANGAN KOPERASI DESA MERAH PUTIH BANDAR PUTIH

Desa Bandar Putih, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan desa melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Penyampaian Hasil Pelatihan dan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan penting ini berlangsung pada Jumat, 14 November 2025 di Balai Desa Bandar Putih dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan desa, pengurus koperasi, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari seluruh dusun.

Rapat koordinasi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan pelatihan yang sebelumnya telah diikuti oleh aparat desa dan pengurus Koperasi Desa Merah Putih Bandar Putih. Fokus utama rapat ini adalah menyampaikan hasil pelatihan yang diperoleh serta merumuskan strategi bersama dalam mengakselerasi perkembangan koperasi desa sebagai pilar ekonomi di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Hasil Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Desa Mendukung Koperasi

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bandar Putih, Taufan, melalui Sekretaris Desa menyampaikan bahwa perwakilan desa telah mengikuti kegiatan Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam Mendukung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 2025 Angkatan 3 dan 4. Pelatihan tersebut berlangsung selama lima hari, dari Senin 3 November 2025 hingga Jumat 7 November 2025 di Balai Kemendes Lampung dan dihadiri oleh 84 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Delegasi Desa Bandar Putih terdiri dari Kepala Desa, Ketua BPD, serta Sekretaris Desa. Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis terkait penguatan kelembagaan desa, pemahaman tentang regulasi koperasi, manajemen pengelolaan unit usaha, strategi peningkatan partisipasi anggota koperasi, hingga model pengembangan ekonomi produktif berbasis potensi desa.

Menurut Kepala Desa, materi yang didapat dari pelatihan itu sangat relevan untuk diterapkan di Desa Bandar Putih yang saat ini sedang fokus mempercepat perkembangan Koperasi Merah Putih. Ia menegaskan bahwa pengetahuan tersebut sangat penting karena koperasi bukan hanya sebagai lembaga penyimpan dana dan transaksi kebutuhan warga, tetapi juga sebagai organisasi ekonomi yang berfungsi menggerakkan berbagai unit usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

KDKMP Bandar Putih Siap Melaju Setelah Mengikuti Pembekalan

Tidak hanya unsur pemerintahan desa, pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Bandar Putih juga telah mengikuti pembekalan teknis melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Provinsi Lampung. Bimtek ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi Kabupaten Lampung Utara di Aula Lembah Bambu Kuning, Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin 10 November hingga 12 November 2025.

Ketua KDKMP Bandar Putih, Samsi Eka Putra, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek tersebut memberikan banyak wawasan bagi dirinya dan Bendahara Koperasi. Materi yang diperoleh mulai dari sistem pelaporan keuangan, manajemen usaha, penyusunan rencana kerja koperasi, teknik peningkatan keanggotaan, hingga strategi memperkuat aspek legalitas dan tata kelola koperasi.

Dalam rapat koordinasi ini, Ketua KDKMP menyampaikan bahwa koperasi harus menjadi wadah yang mampu memberikan manfaat ekonomi nyata bagi warga. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kedisiplinan pengurus dalam menjalankan tugas masing-masing, mulai dari administrasi, pelayanan anggota, hingga pengelolaan unit-unit usaha koperasi agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Masukan Ketua BPD: Pentingnya Sinergi Pengurus dan Pemerintah Desa

Ketua BPD yang sekaligus menjadi Dewan Pengawas Koperasi, Safril, dalam rapat tersebut memberikan masukan yang sangat konstruktif. Ia mengingatkan agar seluruh pengurus koperasi terus menjaga sinergi dengan Pemerintah Desa Bandar Putih. Kolaborasi yang baik antara pemerintah desa dan koperasi merupakan kunci keberhasilan berbagai program ekonomi masyarakat.

Safril juga menekankan bahwa hasil pembekalan maupun pelatihan yang telah diikuti tidak boleh hanya berhenti pada tataran teori. Semua ilmu dan pemahaman tersebut harus diaplikasikan secara nyata melalui program-program kerja koperasi yang terencana, realistis, dan dapat diukur keberhasilannya. Ia berharap rencana tindak lanjut yang dihasilkan dari rapat ini menjadi pedoman bersama dan benar-benar dilaksanakan secara optimal.

Rapat Koordinasi Dihadiri Perwakilan dari 7 Dusun

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh dusun yang ada di Desa Bandar Putih, yaitu sebanyak tujuh dusun. Hal ini menunjukkan komitmen bahwa pembangunan dan pengembangan koperasi harus melibatkan seluruh elemen desa. Setiap dusun menyampaikan masukan, harapan, dan pandangan terkait peran koperasi ke depan.

Keikutsertaan tiap perwakilan dusun ini menjadi bukti bahwa masyarakat Desa Bandar Putih memiliki rasa memiliki terhadap koperasi. Kehadiran mereka juga menandakan dukungan penuh agar koperasi dapat berkembang menjadi lembaga yang kuat, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh warga.

Hasil Keputusan Rapat: Tiga Poin Strategis Percepatan Program Koperasi

Setelah melalui diskusi panjang, rapat ini menyepakati tiga poin penting sebagai rencana tindak lanjut yang akan segera direalisasikan dalam percepatan kegiatan Koperasi Merah Putih Bandar Putih. Ketiga poin penting tersebut disusun berdasarkan urgensi kebutuhan, kesiapan sumber daya, serta potensi pengembangan koperasi ke depan.

1. Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Kantor dan Gudang Koperasi

Poin pertama yang menjadi prioritas adalah rencana pengadaan tanah untuk pembangunan kantor koperasi serta gudang (grey building) sebagai pusat operasional kegiatan. Lokasi yang diusulkan berada di Dusun 7 Trimulyo, tepatnya di kawasan tanah negara yang saat ini berada dalam penguasaan Dinas Pengairan Way Rarem.

Tanah dengan luas hampir 10.000 m² itu sebenarnya sudah pernah diizinkan pemanfaatannya untuk kebutuhan masyarakat. Sebelumnya, area tersebut sempat dijadikan lapangan sepak bola desa dan pernah pula dimanfaatkan sebagai lahan kebun hidroponik, meskipun kini sudah tidak lagi digunakan.

Pemilihan lokasi ini dianggap sangat strategis karena berada di pinggir jalan utama dan mudah dijangkau dari seluruh wilayah Desa Bandar Putih. Jika pembangunan kantor dan gudang koperasi dapat direalisasikan, fasilitas tersebut akan menjadi pusat kegiatan ekonomi baru yang mampu mendorong munculnya berbagai unit usaha koperasi di masa mendatang.

2. Evaluasi Kinerja Pengurus untuk Peningkatan Profesionalisme

Poin kedua adalah pelaksanaan evaluasi kinerja pengurus koperasi. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pengurus bekerja dengan optimal sesuai tanggung jawab masing-masing. Evaluasi berkala juga diharapkan menjadi proses yang dapat memotivasi pengurus agar semakin disiplin, profesional, dan bersemangat dalam mengembangkan koperasi.

Rapat menekankan pentingnya penguatan etos kerja, transparansi, akuntabilitas pengelolaan keuangan, dan kualitas pelayanan kepada anggota. Sebab, koperasi yang sehat adalah koperasi yang memperhatikan keseimbangan antara kemampuan pengurus, partisipasi anggota, dan keberlanjutan unit usaha yang dikelola.

3. Sosialisasi Program Koperasi kepada Seluruh Warga Desa

Poin ketiga adalah komitmen Pemerintah Desa Bandar Putih untuk mendukung penuh kegiatan sosialisasi Koperasi Merah Putih kepada seluruh warga desa. Pemerintah desa menargetkan agar seluruh RT dan Kepala Dusun ikut terlibat aktif dalam memastikan setiap Kepala Keluarga (KK) di desa segera menjadi anggota koperasi.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk implementasi program pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Semakin banyak anggota yang bergabung, semakin besar pula kapasitas koperasi untuk berkembang. Selain itu, sosialisasi berkelanjutan akan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat koperasi dan bagaimana koperasi dapat berperan dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Koperasi sebagai Pilar Penggerak Ekonomi Desa

Koperasi Desa Merah Putih Bandar Putih menjadi salah satu koperasi yang digarap serius oleh pemerintah desa karena memiliki potensi besar untuk berkembang. Sebagai lembaga ekonomi yang berbasis pada asas gotong royong dan kekeluargaan, koperasi diyakini mampu menjadi solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi masyarakat di desa.

Melalui koperasi, berbagai program dapat dirancang, mulai dari pengadaan kebutuhan pokok warga dengan harga terjangkau, penyediaan fasilitas permodalan, pengembangan unit usaha seperti pertanian, peternakan, dagang, hingga jasa. Dengan dukungan pemerintah desa dan partisipasi aktif warga, koperasi dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Komitmen Mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

Rapat koordinasi ini juga menegaskan komitmen desa dalam mendukung visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya membangun ekonomi masyarakat melalui penguatan koperasi. Asta Cita memberikan perhatian besar kepada pengembangan ekonomi yang berbasis pada kekuatan komunitas dan lembaga masyarakat.

Oleh karena itu, Pemerintah Desa Bandar Putih menargetkan agar program koperasi ini menjadi salah satu yang paling progresif di wilayah Lampung Utara. Tidak hanya sebagai wadah ekonomi, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang dapat menciptakan ketahanan ekonomi desa.

Penutup: Harapan untuk Koperasi yang Lebih Maju dan Berdampak

Rapat koordinasi yang berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme ini diakhiri dengan berbagai harapan positif dari seluruh peserta. Masyarakat Desa Bandar Putih berharap agar Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi lembaga yang mampu memberikan manfaat besar, membuka peluang usaha baru, dan memberikan dukungan ekonomi bagi seluruh warga.

Dengan adanya kesepakatan atas tiga poin penting rencana tindak lanjut yang telah disusun, masyarakat percaya bahwa koperasi akan semakin kuat dan berkembang. Sinergi antara pemerintah desa, pengurus koperasi, dan seluruh masyarakat diharapkan menjadi pondasi kokoh dalam membangun masa depan Desa Bandar Putih yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Sumber: Wanda 

Editor Pariyo Saputra / Redaksi Gnotif. Com


0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif