Berita

Breaking News

DPC AWPI Lampung Selatan Dukung Pembangunan Lampung Selatan melalui City Branding Management

Ketua AWPI Lamsel Nyatakan Dukungan Penuh terhadap Program Strategis Pemkab Lampung Selatan dalam Pengembangan City Branding Management

Lampung Selatan, (Gnotif. Com) — Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC AWPI) Kabupaten Lampung Selatan, Fery Yansyah, menyatakan dukungan penuh terhadap program Pembangunan City Branding Management yang tengah digagas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Menurutnya, langkah ini merupakan strategi penting dan visioner dalam mengangkat citra daerah serta memperkuat identitas Kabupaten Lampung Selatan sebagai gerbang selatan Pulau Sumatera.

Dalam pernyataannya kepada media, Fery Yansyah menegaskan bahwa dukungan penuh dari insan pers, khususnya yang tergabung dalam AWPI Lampung Selatan, menjadi bagian dari sinergi positif antara media dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat tercapainya visi besar pembangunan daerah, yakni Lampung Selatan sebagai wilayah yang maju, berdaya saing, dan berkarakter.

City Branding sebagai Pilar Strategis Pembangunan

Menurut Fery, konsep City Branding Management bukan sekadar pembangunan infrastruktur atau pembuatan logo kota, melainkan bagian dari strategi menyeluruh yang mencakup identitas budaya, sosial, dan ekonomi. Ia menilai bahwa penguatan branding suatu kota atau kabupaten dapat memberikan dampak besar terhadap investasi, pariwisata, hingga kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya sendiri.

“Program ini sangat strategis. City branding bukan hanya tentang membangun gedung, taman, atau alun-alun, tetapi tentang membangun jati diri Lampung Selatan di mata masyarakat dan dunia luar. Dengan branding yang kuat, Lampung Selatan akan dikenal sebagai daerah yang memiliki karakter, potensi, dan keunggulan tersendiri,” ujar Fery dengan penuh semangat.

Dalam diskusi ringan yang berlangsung di Kota Kalianda, Fery juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Ia menekankan bahwa pembangunan yang baik tidak akan berarti jika tidak melibatkan masyarakat sebagai subjek utama. Oleh karena itu, AWPI Lampung Selatan siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan serta mendorong partisipasi publik secara aktif.

Kalianda sebagai Pusat Identitas dan Simbol Kemajuan

Lebih lanjut, Ketua DPC AWPI Lampung Selatan itu menyampaikan harapan agar Kota Kalianda dapat menjadi pusat identitas serta simbol kemajuan Lampung Selatan. Ia menyebutkan bahwa keberadaan alun-alun ibu kota bukan hanya sekadar fasilitas publik, tetapi juga ikon kebanggaan daerah.

“Kami berharap Kalianda memiliki identitas dan otentisitas yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat. Alun-alun kota jangan hanya dijadikan tempat rekreasi semata, tetapi juga menjadi ruang publik yang edukatif, inklusif, dan representatif bagi seluruh warga Lampung Selatan,” katanya.

Menurut Fery, keberhasilan program City Branding Management akan memperkuat posisi Lampung Selatan sebagai wilayah yang mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional. Ia juga mengapresiasi langkah progresif yang diambil Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dalam mengarahkan pembangunan yang berorientasi pada keunggulan lokal dan identitas daerah.

“Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang muda, energik, serta berorientasi pada kemajuan patut diapresiasi. Mereka berani membawa Lampung Selatan ke arah baru dengan visi yang jelas dan modern. Kami dari AWPI akan selalu mendukung program-program yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Peran Media dalam Mendorong City Branding

Dalam konteks pembangunan daerah, media massa memiliki peran sentral dalam membentuk persepsi publik. Melalui pemberitaan yang konstruktif dan edukatif, media dapat membantu membangun citra positif daerah. Fery menegaskan bahwa AWPI Lampung Selatan siap menjadi garda terdepan dalam mengawal komunikasi publik yang sehat, transparan, dan inspiratif.

“Media bukan hanya pelapor, tapi juga penggerak opini publik. Kami ingin menjadi bagian dari solusi dengan terus menyuarakan semangat perubahan dan kemajuan Lampung Selatan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa organisasi wartawan seperti AWPI memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga profesionalisme, independensi, dan etika dalam menyampaikan informasi. Dengan demikian, masyarakat akan mendapatkan berita yang akurat dan bermanfaat, sementara pemerintah mendapatkan dukungan komunikasi publik yang kuat dalam melaksanakan pembangunan.

Dampak Ekonomi dan Sosial dari City Branding

Sementara itu, Sekretaris DPC AWPI Lampung Selatan Hydatur Ridwan menilai bahwa pembangunan City Branding Management tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga berpotensi besar mendorong pertumbuhan ekonomi baru. Ia menyebutkan bahwa proyek pembangunan alun-alun ibu kota Kalianda akan menjadi motor penggerak bagi peningkatan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

“Pembangunan alun-alun dan penataan wajah kota akan menjadi magnet baru bagi investor, pelaku UMKM, dan wisatawan. Hal ini tentunya berdampak langsung pada peningkatan ekonomi lokal. Kita akan melihat munculnya lapangan kerja baru, usaha kuliner, serta kegiatan ekonomi kreatif lainnya,” jelas Ridwan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. Dengan adanya program yang mengedepankan identitas dan potensi daerah, masyarakat akan memiliki rasa bangga dan keterikatan emosional yang tinggi terhadap kotanya sendiri.

“Kita harus bersama-sama menyiapkan diri untuk menyambut berbagai peluang baru yang akan muncul dari program ini. Tidak hanya pemerintah, tetapi seluruh lapisan masyarakat harus turut mendukung dan berkontribusi,” ujar Ridwan menambahkan.

Dukungan Penuh dari Seluruh Elemen

Ridwan juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat, baik dari kalangan pelaku usaha, tokoh masyarakat, komunitas pemuda, hingga insan pendidikan, dapat bersama-sama mendukung visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Ia menilai bahwa program ini merupakan proyek besar yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun mentalitas dan kebanggaan daerah.

“Program ini luar biasa. Jika seluruh pihak mendukung dan bekerja bersama, saya yakin Lampung Selatan akan menjadi contoh bagi kabupaten lain dalam hal pengelolaan pembangunan yang terintegrasi dan berbasis identitas daerah,” pungkasnya.

Transformasi Menuju Lampung Selatan yang Modern dan Berdaya Saing

Secara lebih luas, program City Branding Management juga dinilai sejalan dengan visi pembangunan nasional dan provinsi Lampung, yaitu menciptakan daerah yang inklusif, produktif, dan inovatif. Dalam konteks ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan berbagai aspek pembangunan mulai dari tata kota, ekonomi kreatif, pendidikan, hingga pariwisata.

Kota Kalianda, sebagai ibu kota kabupaten, diharapkan menjadi wajah dari seluruh dinamika kemajuan Lampung Selatan. Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, media, dan masyarakat, Kota Kalianda bisa menjelma menjadi pusat pertumbuhan baru di wilayah selatan Lampung.

Program ini juga memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan dengan mengedepankan konsep pembangunan hijau dan ramah lingkungan. Ruang publik yang dibangun dirancang agar mampu menciptakan keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.

Harapan ke Depan

Dengan dukungan penuh dari AWPI Lampung Selatan, diharapkan program City Branding Management akan menjadi model bagi kabupaten lain di Provinsi Lampung dalam mengembangkan identitas daerahnya masing-masing. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki di kalangan masyarakat, meningkatkan partisipasi publik, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Lampung Selatan yang lebih maju.

“Kita berharap Lampung Selatan akan dikenal tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena karakter dan identitas warganya yang kreatif, terbuka, dan bersemangat membangun daerah,” tutup Fery dengan optimis.

Sumber: DPC AWPI Lampung Selatan| Editor: Redaksi Gnotif Lampung

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif