Kamis, 27 November 2025
LAMPUNG, (Gnotif. Com) – Polda Lampung secara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan kegiatan keagamaan berskala besar, yaitu Tabligh Akbar “Indonesia Berdoa 2025” yang akan dilaksanakan di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, pada tanggal 28–30 November 2025. Apel gelar pasukan ini dilakukan pada Kamis (27/11/25) sebagai bentuk komitmen Polri untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Irwasda Polda Lampung, Kombes Pol Yudi Hermawan, yang dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya kesiapan total dari seluruh unsur pengamanan. Mengingat acara Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025 akan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari luar negeri, maka pengamanan harus dilakukan secara maksimal, baik dalam aspek personel, sarana prasarana, hingga kesiapan taktis di lapangan.
Dalam apel tersebut, Polda Lampung mengerahkan 1.088 personel gabungan yang terdiri dari personel Polda Lampung, Polres jajaran, serta sejumlah unit pendukung lainnya. Seluruh personel tersebut ditugaskan dalam berbagai satuan tugas (satgas), seperti Satgas Keamanan, Satgas Pengaturan Lalu Lintas, Satgas Intelijen dan Deteksi Dini, Satgas Humas, Satgas Penanganan Kontinjensi, hingga Satgas Kesehatan.
Personel pengamanan telah ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk jalur-jalur menuju kawasan acara, area parkir, pintu masuk utama, panggung utama, lokasi tenda jamaah, dan sejumlah titik rawan lainnya yang telah dipetakan melalui hasil analisa dan evaluasi lapangan oleh tim gabungan.
“Apel Ini Adalah Langkah Strategis Pengamanan Nasional dan Internasional”
Dalam sambutannya, Kombes Pol Yudi Hermawan menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memastikan seluruh elemen pengamanan telah siap secara optimal.
“Apel gelar pasukan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan optimal seluruh elemen dalam pengamanan acara berskala nasional dan internasional ini. Kami akan melaksanakan pengamanan secara profesional, humanis, dan responsif, dengan mengedepankan tindakan pencegahan dan penangkalan dini,” ujarnya dalam amanat yang disampaikan kepada seluruh peserta apel.
Yudi juga mengingatkan bahwa kehadiran ribuan jamaah tentu berpotensi menimbulkan kerawanan tertentu. Untuk itu, setiap personel diminta meningkatkan kewaspadaan serta kemampuan membaca situasi perkembangan lapangan agar dapat memberikan respons cepat apabila terjadi sesuatu di luar perkiraan.
Pendekatan Humanis dan Kolaboratif Jadi Kunci
Lebih lanjut, Irwasda Polda Lampung menekankan bahwa kunci sukses pengamanan sebuah acara akbar keagamaan bukan hanya terletak pada kekuatan personel, tetapi juga pada pendekatan humanis yang dilakukan kepada seluruh peserta, masyarakat sekitar, dan para tokoh agama.
“Kami telah menyiapkan skenario pengamanan terintegrasi yang melibatkan seluruh stakeholders. Selain sebagai ikhtiar lahiriah, Tabligh Akbar ini adalah ikhtiar batiniah untuk memohon keberkahan dan memperkuat persatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itu, kami mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk bersama-sama menolak hoaks, menjaga etika, dan menjadi agen penyejuk dalam masyarakat,” lanjut Yudi.
Polda Lampung juga memastikan bahwa pendekatan kepada masyarakat akan dilakukan dengan ramah, sopan, dan mengedepankan nilai pelayanan. Seluruh personel diwajibkan memberikan bantuan, informasi, serta pengawalan jika dibutuhkan oleh jamaah yang hadir.
Instruksi Khusus kepada Personel Pengamanan
Selain menekankan sikap humanis, Irwasda Polda Lampung memberikan instruksi khusus kepada seluruh personel terkait standar operasional pengamanan. Dalam arahannya, Yudi menegaskan:
“Kepada seluruh personel, agar dapat melaksanakan tugas secara optimal dengan mendahulukan deteksi dini dan respons cepat. Berikan pelayanan terbaik kepada jamaah, lakukan ketertiban lalu lintas dan alur pergerakan jamaah, serta lakukan koordinasi aktif dengan semua pihak terkait. Yang terpenting, utamakan keselamatan personel dengan mematuhi S.O.P. dan tetap waspada dalam setiap situasi,” tegasnya.
Instruksi ini disampaikan mengingat pengamanan kegiatan berskala besar seperti Tabligh Akbar membutuhkan ketelitian ekstra. Banyaknya peserta yang datang dari berbagai daerah tentunya membuat mobilitas dan pergerakan massa harus diatur secara cermat agar tidak terjadi penumpukan, kemacetan, atau bahkan insiden yang membahayakan.
Selain itu, seluruh satgas diminta berkoordinasi dengan pihak panitia, Pemkab Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, hingga instansi keamanan lainnya seperti TNI. Koordinasi menjadi hal krusial dalam memastikan kegiatan berlangsung aman dari awal hingga selesai.
Perkiraan Ribuan Jamaah Akan Padati Lokasi
Berdasarkan informasi yang diperoleh kepolisian dan panitia penyelenggara, acara Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025 diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan sebagian akan datang dari luar negeri. Kegiatan ini rencananya akan menghadirkan sejumlah ulama nasional dan internasional yang selama ini dikenal aktif berdakwah dalam kegiatan besar serupa.
Dengan mempertimbangkan besarnya jumlah peserta, Polda Lampung telah menyiapkan sejumlah skenario pengamanan mulai dari sebelum acara dimulai, saat acara berlangsung, hingga acara ditutup. Sistem pengamanan juga mencakup pengaturan arus keluar masuk kendaraan, jalur evakuasi, hingga pengamanan terbuka dan tertutup yang akan disiagakan selama 24 jam penuh.
Tidak hanya itu, kepolisian juga menyiapkan tim reaksi cepat (quick response) yang ditempatkan di sejumlah titik untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan seperti kondisi darurat kesehatan, kriminalitas, kepadatan massa, hingga potensi bencana alam.
Skenario Pengamanan Menyeluruh
Skenario pengamanan yang telah disiapkan Polda Lampung mencakup berbagai aspek penting yang menyentuh seluruh titik kerawanan dan kebutuhan masyarakat. Beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam rencana pengamanan tersebut antara lain:
- Pengaturan Lalu Lintas: Pengalihan arus, jalur alternatif, dan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
- Pengamanan Terbuka: Penempatan personel berseragam di titik-titik yang mudah terlihat untuk memberikan rasa aman.
- Pengamanan Tertutup: Penugasan anggota intelijen dan satuan pengamanan khusus untuk memantau situasi secara diam-diam.
- Posko Kesehatan: Disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama kepada jamaah yang mengalami gangguan kesehatan.
- Posko Pengamanan Terpadu: Berfungsi sebagai pusat kendali dan koordinasi seluruh unsur pengamanan.
- Tim Penjinak Bom (Jibom): Melakukan sterilisasi area dan inspeksi keamanan sebelum acara berlangsung.
- Tim SAR dan Evakuasi: Bersiap menangani situasi mendesak seperti insiden massa atau keadaan darurat lainnya.
Selain itu, Polda Lampung juga menempatkan petugas pengatur parkir guna memastikan lalu lintas di area luar lokasi berlangsung tertib. Kendaraan jamaah diarahkan ke lokasi-lokasi parkir yang telah disiapkan agar tidak menghambat jalur utama menuju lokasi acara.
Upaya Mencegah Hoaks dan Informasi Menyesatkan
Seiring dengan semakin mudahnya arus informasi di era digital, Polda Lampung juga mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi terkait acara Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025. Potensi penyebaran hoaks dapat memicu keresahan yang tidak perlu, sehingga langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini.
Dalam amanatnya, Kombes Pol Yudi mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk bersama-sama menjadi pelopor penyampai informasi yang benar. Selain itu, Satgas Humas Polda Lampung telah disiapkan untuk memberikan klarifikasi cepat jika muncul isu-isu yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti kanal-kanal informasi resmi Polda Lampung sebagai sumber utama informasi yang valid.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Untuk menyukseskan kegiatan besar ini, Polda Lampung mendapatkan dukungan penuh dari berbagai elemen, mulai dari Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan.
Kolaborasi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer kegiatan yang aman, tertib, dan penuh dengan kesejukan rohani. Apalagi acara Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025 tidak hanya menjadi ajang religius, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi antarumat dan antarwilayah.
Polri Berkomitmen Hadirkan Pengamanan Terbaik
Dengan serangkaian persiapan yang telah dilakukan, Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengamanan terbaik bagi seluruh jamaah. Seluruh rangkaian kegiatan dipastikan berjalan dengan standar pelayanan dan keamanan yang tinggi, sesuai dengan arahan Kapolri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
Diharapkan melalui pengamanan yang optimal, kegiatan Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025 dapat berlangsung dengan penuh ketenangan, kedamaian, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lampung maupun Indonesia secara umum.
Polda Lampung juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menjaga keamanan dengan mengikuti aturan yang telah ditetapkan, menjaga ketertiban, serta saling menghormati sepanjang kegiatan berlangsung.
Sumber: Humas Polda Lampung
Editor: Pariyo Saputra / Redaksi Sumateranewstv. Com


