Suator, Papua Selatan, (Gnotif. Com) — Satgas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali (RJW) melalui Pos Suator kembali menunjukkan kepedulian dan komitmen kuatnya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil. Pada Sabtu (29/11/2025), personel Pos Suator melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako dan sarana penggalang (sargal) kepada warga setempat di Distrik Suator, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat, terutama di daerah dengan akses terbatas.
Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Satgas Yonif 123/RJW bukanlah hal baru, namun menjadi bagian integral dari tugas kemanusiaan dan pendekatan teritorial yang rutin dilaksanakan di daerah penugasan. Pembagian sembako dan sargal di wilayah Suator ini merupakan salah satu bentuk dukungan TNI dalam meringankan beban masyarakat serta memperkuat hubungan emosional antara aparat keamanan dan warga di pedalaman Papua.
Latar Belakang Pelaksanaan Kegiatan
Distrik Suator merupakan wilayah yang menghadapi berbagai tantangan infrastruktur dan aksesibilitas. Kondisi geografis yang dipenuhi hutan lebat, rawa-rawa, serta minimnya jalur transportasi memadai menyebabkan harga kebutuhan pokok menjadi tinggi dan distribusi logistik sering kali terhambat. Dalam situasi seperti ini, keberadaan Satgas TNI menjadi sangat vital, tidak hanya untuk menjaga keamanan tetapi juga untuk memberikan dukungan logistik dan sosial bagi masyarakat.
Satgas Yonif 123/RJW sejak awal penugasan telah merencanakan berbagai program pembinaan teritorial, termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan non-formal, pembinaan generasi muda, hingga bantuan sembako. Program-program tersebut dirancang untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah Papua Selatan. Dengan keterbatasan yang dihadapi masyarakat Suator, kegiatan pembagian sembako dan sargal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memenuhi kebutuhan dasar warga.
Detail Pelaksanaan Pembagian Sembako dan Sargal
Dalam kegiatan kali ini, Satgas menyalurkan sejumlah paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula pasir, teh, mie instan, biskuit, dan kebutuhan konsumsi sehari-hari lainnya. Selain sembako, Satgas juga membagikan sargal seperti perlengkapan kebersihan, pakaian layak pakai, sarana ibadah, dan beberapa kebutuhan operasional rumah tangga.
Kegiatan dimulai dengan apel personel di Pos Suator. Setelah pengecekan, bantuan yang telah dipersiapkan diangkut menggunakan kendaraan taktis dan sebagian dipikul langsung oleh prajurit karena kondisi jalan menuju lokasi yang tidak dapat dilalui kendaraan. Medan yang licin dan berliku menjadi tantangan tersendiri, namun para personel tetap melanjutkan perjalanan demi memastikan bantuan tiba tepat waktu.
Setibanya di lokasi, masyarakat Suator telah menanti dengan antusias. Pegiat adat, tokoh masyarakat, dan para mama-mama Papua menyambut kedatangan Satgas dengan ramah. Proses pembagian dilakukan secara teratur dengan memperhatikan pendataan warga agar bantuan tersalurkan secara merata dan tepat sasaran. Suasana penuh kebersamaan tampak jelas antara prajurit TNI dan warga lokal yang saling berinteraksi dengan penuh kehangatan.
Pernyataan Dansatgas Yonif 123/RJW
Komandan Satgas Yonif 123/RJW, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, S.H., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan pembagian sembako dan sargal merupakan bagian dari tanggung jawab moral TNI untuk hadir dan membantu masyarakat di wilayah terpencil. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa TNI tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga tugas sosial dan kemanusiaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Suator dan meningkatkan hubungan baik antara TNI dan masyarakat,” ujar Dansatgas. Ia menekankan bahwa keberadaan Satgas di wilayah Papua harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat, tidak hanya melalui pengamanan tetapi juga melalui kepedulian nyata.
Respon Masyarakat Suator
Kegiatan pembagian sembako ini mendapat respon positif dari warga. Banyak warga yang mengaku sangat terbantu karena kondisi geografis membuat mereka sulit mendapatkan kebutuhan pokok dalam jumlah memadai. Seorang tokoh masyarakat mengatakan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sebagian besar menggantungkan hidup pada hasil kebun dan alam sekitar.
“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu memperhatikan kami. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena sangat membantu warga,” ucap salah satu warga Suator dengan penuh haru.
Ibu-ibu di kampung terlihat gembira menerima bantuan tersebut. Mereka mengatakan bahwa sembako yang diberikan akan digunakan untuk kebutuhan keluarga selama beberapa waktu ke depan. Anak-anak pun tampak antusias ketika para prajurit menyapa dan mengajak mereka berbincang serta bermain ringan.
Tantangan Distribusi di Wilayah Terpencil
Penyaluran bantuan di wilayah pedalaman seperti Suator tidaklah mudah. Satgas harus menghadapi berbagai tantangan seperti cuaca, medan berat, dan kurangnya infrastruktur transportasi. Jalan berlumpur, jembatan alami yang licin, serta curah hujan yang cukup tinggi menjadi hambatan bagi mobilitas personel. Meski demikian, semangat pengabdian prajurit tidak terhalangi oleh rintangan tersebut.
Bagi prajurit Yonif 123/RJW, setiap tantangan merupakan bagian dari tugas mulia dalam membantu warga Papua. Proses perjalanan panjang menuju lokasi pembagian sembako justru menjadi pengalaman yang memperkuat tekad prajurit untuk terus memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat.
Dampak Sosial dari Kegiatan Bakti TNI
Kegiatan ini memberikan dampak besar bagi masyarakat Suator, tidak hanya dari sisi pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dalam membangun rasa kepercayaan antara TNI dan masyarakat. Pendekatan teritorial seperti ini membantu menciptakan hubungan harmonis dan memperkuat stabilitas keamanan wilayah.
TNI melalui Satgas Rajawali bukan hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa negara hadir dan peduli terhadap masyarakat Papua, terutama yang hidup di daerah terpencil. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di wilayah timur Indonesia.
Kegiatan semacam ini juga memberi dampak psikologis positif bagi masyarakat. Mereka merasa diperhatikan, dihargai, dan tidak dibiarkan menghadapi berbagai keterbatasan sendirian. Hal ini dapat meningkatkan rasa persatuan dan semangat bersama dalam membangun kampung dan menjaga keamanan lingkungan.
Rencana Kegiatan Lanjutan Satgas
Satgas Yonif 123/RJW berencana melanjutkan berbagai program sosial lainnya dalam beberapa pekan ke depan. Program-program tersebut meliputi pelayanan kesehatan keliling, pembersihan lingkungan, kegiatan belajar bersama anak-anak, serta karya bakti pembuatan fasilitas umum.
Selain itu, Satgas juga berencana menjalin kolaborasi lebih erat dengan pemerintah daerah setempat untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat yang mendesak, seperti air bersih, penguatan ketahanan pangan, serta pengembangan sektor pendidikan di kampung-kampung kecil yang tersebar di Distrik Suator.
Penutup
Kegiatan pembagian sembako dan sargal oleh Satgas Yonif 123/RJW Pos Suator bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bentuk pengabdian tulus TNI kepada masyarakat Papua Selatan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat membawa harapan baru bagi warga, terutama di daerah-daerah yang secara geografis sulit dijangkau.
Dengan semangat pengabdian, Satgas Rajawali berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperkuat hubungan emosional antara TNI dan warga, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Mappi. Kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan dan kedamaian di tanah Papua.
(Pen Yonif 763/SBA)
Editor: Pariyo Saputra / Redaksi Gnotif. Com






