Lampung Utara, (Gnotif. Com) 1 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat dengan menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng kepada warga yang berhak menerimanya. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Desa Kinciran, Kecamatan Abung Tengah, dan dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian program Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam memperkuat jaring pengaman sosial serta memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat terus bertahan di tengah dinamika ekonomi yang masih belum sepenuhnya stabil. Bantuan berupa beras dan minyak goreng ini merupakan bagian dari program penyaluran bantuan pangan yang telah bergulir sejak Oktober hingga November 2025.
Diikuti Sejumlah Pejabat Forkopimda dan Unsur Terkait
Acara penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, baik dari jajaran Pemerintah Kabupaten maupun instansi vertikal lainnya. Beberapa pejabat yang hadir antara lain:
- Kapolres Lampung Utara yang diwakili oleh Kabag Ren Kompol Tri Handoko
- Dandim 0412/LU diwakili Danramil Kapten Inf Rihantoyo
- Kejaksaan Negeri diwakili oleh Kasubsi Intel Adi Hidayatullah, SH
- Kakimal Lampung diwakili oleh KA SET Kimal Kapten Badra Bag Sana
- Ketua Satgas Pangan Lampung Utara Drs. Ahmad Alamsyah
- Pimpinan Bulog Cabang Lampung Utara Gusdi Prasmanan
- Para pejabat OPD lingkungan Pemkab Lampung Utara
- Camat Abung Tengah Kasim, SE, MM
- Seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Abung Tengah
- Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan para undangan lainnya
Kehadiran para pejabat ini menunjukkan bahwa program bantuan pangan bukan hanya sekadar agenda administratif, tetapi merupakan kegiatan strategis yang memerlukan pengawasan, transparansi, serta sinergi banyak pihak agar dapat berjalan tepat sasaran.
Pemkab dan Bulog Hadir untuk Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Hamartoni menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan ini merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah dan Bulog dalam memastikan masyarakat tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya.
Bupati menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar pembagian beras dan minyak goreng semata, tetapi merupakan langkah konkret Pemerintah dalam mendampingi masyarakat di tengah perubahan kondisi ekonomi yang cepat dan dinamis.
“Pada hari ini Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama Perum Bulog hadir di Desa Kinciran untuk melaksanakan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Bantuan ini bukan sekadar program bagi-bagi, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Hamartoni.
78861 Penerima Bantuan Pangan di Lampung Utara
Pada periode Oktober hingga November 2025, Kabupaten Lampung Utara menerima alokasi bantuan pangan dalam jumlah yang cukup besar dari Pemerintah Pusat melalui Perum Bulog. Total terdapat 78.861 penerima bantuan yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampung Utara.
Bantuan tersebut mencakup:
- 1.577.220 kg beras (1.5 juta kilogram lebih)
- 315.444 liter minyak goreng
Dengan rincian bahwa setiap warga penerima manfaat mendapatkan:
- 20 kg beras
- 4 liter minyak goreng
Pendataan dilakukan secara berlapis, melibatkan perangkat desa, kecamatan, Dinas Sosial, Bulog, serta unsur pengawasan lainnya, guna memastikan ketepatan sasaran.
Mengapa Bantuan ini Sangat Penting?
Bupati Lampung Utara menjelaskan bahwa Pemerintah memiliki sejumlah alasan krusial mengapa program bantuan pangan ini harus terus berjalan dan diperkuat. Beberapa di antaranya adalah:
1. Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga
Ketersediaan makanan pokok yang memadai sangat penting dalam menjaga stabilitas keluarga. Dengan memastikan masyarakat memiliki beras dan minyak goreng, Pemerintah membantu mencegah potensi kerawanan pangan.
2. Meringankan Beban Ekonomi
Situasi ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih mempengaruhi daya beli masyarakat. Bantuan pangan menjadi solusi cepat dalam meringankan beban kebutuhan pokok.
3. Menjaga Stabilitas Sosial Daerah
Ketersediaan pangan sangat erat kaitannya dengan kondisi sosial masyarakat. Bantuan yang tepat waktu dapat membantu meminimalisasi potensi konflik atau kegelisahan di tengah masyarakat.
4. Memberi Stimulus Ekonomi
Dengan masyarakat terbantu dalam kebutuhan pokok, dana yang biasanya dialokasikan untuk belanja pangan dapat digunakan untuk kebutuhan lain, sehingga tetap menggerakkan perekonomian lokal.
5. Bentuk Kehadiran Pemerintah bagi Kelompok Rentan
Kelompok rentan seperti lansia, janda, difabel, dan masyarakat berpenghasilan rendah sangat terbantu dengan program ini. Pemerintah memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam situasi ini.
Penyampaian Pesan Moral dari Bupati
Dalam penutup sambutannya, Bupati Hamartoni menegaskan agar seluruh penerima manfaat dapat menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik mungkin. Ia berharap bantuan ini benar-benar membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.
“Saya berharap masyarakat dapat menggunakan bantuan ini dengan bijak, untuk kebutuhan keluarga sehari-hari. Semoga bantuan ini dapat membantu kelangsungan hidup dan memberikan manfaat yang besar,” tutup beliau.
Dengan simbolis penyerahan bantuan, suasana di Desa Kinciran tampak penuh kehangatan dan keharmonisan. Warga menyambut program tersebut dengan penuh syukur, dan berharap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan.
Dampak Positif terhadap Masyarakat
Program bantuan pangan ini telah memberikan berbagai dampak positif bagi masyarakat Lampung Utara, antara lain:
- Mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pokok.
- Meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat.
- Memperkuat hubungan antara Pemerintah dan warga.
- Mengurangi potensi inflasi di tingkat lokal.
- Menggerakkan semangat gotong royong dan kebersamaan di desa.
Salah satu warga penerima bantuan, ibu rumah tangga bernama Sumiati, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Beras dan minyak ini cukup untuk kebutuhan kami beberapa minggu. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Hal senada juga disampaikan oleh sejumlah warga lainnya yang menyatakan bahwa bantuan ini sangat berarti, terutama di tengah kebutuhan pokok yang semakin mahal.
Sinergi Pemerintah dan Bulog
Bantuan pangan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dengan Perum Bulog sebagai penyedia logistik nasional. Bulog Lampung Utara memastikan bahwa kualitas beras dan minyak goreng yang disalurkan berada dalam kondisi baik dan layak konsumsi.
Pimpinan Bulog Cabang Lampung Utara, Gusdi Prasmanan, mengatakan bahwa Bulog siap mendukung penuh segala program Pemerintah yang berhubungan dengan ketahanan pangan daerah.
“Kami memastikan bahwa suplai beras dan minyak goreng tetap tersedia dan disalurkan secara tepat sasaran. Bulog siap bekerja sama dengan Pemkab untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Penutup
Dengan tersalurkannya bantuan pangan di Desa Kinciran, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menegaskan kembali komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Bantuan ini bukan hanya tentang beras dan minyak goreng, tetapi tentang kepedulian, kebersamaan, serta tanggung jawab moral Pemerintah dalam memastikan kesejahteraan rakyatnya.
Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut dan semakin diperluas, sehingga seluruh masyarakat Lampung Utara dapat merasakan manfaat pembangunan dan perhatian Pemerintah secara adil dan merata.
Editor: Pariyo Saputra / Redaksi Gnotif. Com







0 Komentar