LAMPUNG, Gnotif. Com – Pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2025 yang digelar oleh Polda Lampung bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait telah memasuki hari keenam pada Kamis, 25 Desember 2025. Memasuki puncak arus libur Natal dan menjelang pergantian Tahun Baru, mobilitas masyarakat melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Bakauheni–Merak terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.
Berdasarkan Press Release Nomor: 877/XII/HUM.6.1.1./2025/Bidhumas yang diterbitkan pada Jumat, 26 Desember 2025, data dari Posko Terpadu Operasi Lilin Krakatau 2025 Polda Lampung mencatat total pergerakan arus penumpang dan kendaraan pada Kamis (25/12/2025) mencapai 86.907 penumpang dan 21.284 unit kendaraan yang melintas di lintasan Bakauheni–Merak dan Merak–Bakauheni.
Lonjakan arus ini menjadi indikator bahwa fase utama arus perjalanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah dimulai. Pelabuhan Bakauheni sebagai salah satu simpul transportasi vital nasional kembali memegang peranan strategis dalam menghubungkan Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.
Arus Keberangkatan dari Bakauheni Menuju Merak
Berdasarkan data resmi Posko Terpadu, arus penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada Kamis (25/12/2025) tercatat sebanyak 35.835 penumpang dengan 8.272 unit kendaraan.
Dari jumlah tersebut, kendaraan yang mendominasi adalah kendaraan roda empat (R4) sebanyak 7.494 unit. Sementara itu, kendaraan roda dua (R2) tercatat sebanyak 778 unit. Dominasi kendaraan roda empat menunjukkan bahwa mayoritas penumpang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, baik untuk kepentingan liburan keluarga, mudik Natal, maupun kunjungan antarwilayah.
Pihak pengelola pelabuhan bersama aparat keamanan melakukan pengaturan lalu lintas kendaraan secara intensif untuk menghindari penumpukan di area dermaga dan akses keluar masuk pelabuhan. Sistem buffer zone dan pengaturan antrean diterapkan guna menjaga kelancaran arus kendaraan.
Arus Balik dari Merak Menuju Bakauheni Lebih Tinggi
Sementara itu, arus penyeberangan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni tercatat lebih tinggi dibandingkan arus sebaliknya. Data Posko Terpadu mencatat sebanyak 51.072 penumpang dan 13.012 unit kendaraan bergerak dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera.
Komposisi kendaraan pada lintasan ini juga didominasi oleh kendaraan roda empat. Tercatat sebanyak 10.617 unit kendaraan R4 melintas, sementara 2.395 unit kendaraan roda dua turut menyeberang.
Peningkatan arus dari Merak ke Bakauheni ini dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke wilayah Sumatera untuk merayakan Natal bersama keluarga, menjalankan aktivitas sosial, maupun kepentingan ekonomi dan pekerjaan.
Total Pergerakan Capai Puluhan Ribu Penumpang
Jika digabungkan, total pergerakan arus penumpang dan kendaraan pada Kamis (25/12/2025) mencapai angka yang cukup tinggi, yakni 86.907 penumpang dan 21.284 unit kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya selama pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2025.
Polda Lampung menilai lonjakan ini masih berada dalam batas kendali berkat kesiapsiagaan personel gabungan serta koordinasi lintas sektor yang berjalan optimal. Seluruh rangkaian pengamanan difokuskan untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan masyarakat.
Operasional Kapal Penyeberangan
Tingginya volume penumpang dan kendaraan tersebut didukung oleh operasional kapal penyeberangan yang berlangsung secara intensif selama 24 jam. Dari Bakauheni menuju Merak, tercatat sebanyak 31 unit kapal yang beroperasi dengan total 105 trip.
Sementara itu, lintasan Merak menuju Bakauheni dilayani oleh 45 unit kapal dengan total 127 trip. Penyesuaian jumlah kapal dan trip dilakukan secara dinamis berdasarkan kondisi lapangan, volume kendaraan, serta cuaca.
Pola pengaturan kapal ini merupakan hasil koordinasi antara pihak ASDP, Syahbandar, kepolisian, dan instansi terkait lainnya guna memastikan tidak terjadi antrean panjang dan penumpukan kendaraan di pelabuhan.
Perbandingan dengan Hari Sebelumnya
Berdasarkan analisis perbandingan data dengan hari sebelumnya, Posko Terpadu Operasi Lilin Krakatau 2025 mencatat adanya kenaikan signifikan pada beberapa indikator utama.
Jumlah penumpang mengalami kenaikan sebesar 11 persen. Kendaraan roda dua (R2) meningkat tajam hingga 24,9 persen, sementara kendaraan roda empat (R4) naik sebesar 6,3 persen.
Meskipun jumlah trip kapal mengalami penurunan sebesar 3,4 persen, jumlah kapal yang beroperasi justru mengalami kenaikan sebesar 1,1 persen. Hal ini menunjukkan adanya optimalisasi kapasitas angkut kapal untuk mengakomodasi lonjakan arus penumpang.
Pernyataan Kabid Humas Polda Lampung
Menanggapi perkembangan arus penyeberangan tersebut, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari, menyampaikan bahwa hari keenam Operasi Lilin Krakatau 2025 menunjukkan dinamika arus yang cukup tinggi namun masih dapat dikendalikan.
“Hari ke-6 Operasi Lilin Krakatau 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dari Bakauheni menuju Merak tercatat 35.835 penumpang dan 8.272 kendaraan, sementara arus sebaliknya mencapai 51.072 penumpang dan 13.012 kendaraan. Total pergerakan hari ini mencapai 86.907 penumpang dan 21.284 kendaraan yang melintas,” ujar Kombes Pol. Yuni Iswandari.
Ia menambahkan bahwa peningkatan ini menandakan fase utama arus perjalanan Natal dan Tahun Baru telah dimulai.
“Kami mencatat adanya kenaikan sebesar 11 persen untuk penumpang, 24,9 persen untuk kendaraan roda dua, dan 6,3 persen untuk kendaraan roda empat dibandingkan hari sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa arus perjalanan Natal dan Tahun Baru telah memasuki fasenya,” jelasnya.
Situasi Masih Aman dan Terkendali
Meski terjadi lonjakan arus, Polda Lampung memastikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di Pelabuhan Bakauheni serta jalur penyeberangan secara umum masih dalam keadaan aman dan terkendali.
“Namun sampai saat ini situasi masih aman terkendali. Personel gabungan TNI-Polri dan stakeholder terkait terus berjaga penuh untuk mengatur kelancaran dan keamanan di pelabuhan serta jalur penyeberangan,” tambah Kombes Pol. Yuni Iswandari.
Ribuan personel gabungan dikerahkan selama Operasi Lilin Krakatau 2025 untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, patroli, serta pelayanan kepada masyarakat.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polda Lampung juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan yang berlaku.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, keselamatan, dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum bepergian, karena keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat adalah prioritas Polri,” tutup Kabid Humas.
Komitmen Operasi Lilin Krakatau 2025
Operasi Lilin Krakatau 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan untuk menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi ini melibatkan sinergi lintas sektor antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait.
Dengan meningkatnya arus penumpang dan kendaraan, Polda Lampung berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi pengamanan agar seluruh aktivitas masyarakat selama libur Nataru dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Media Gnotif akan terus memantau perkembangan situasi arus penyeberangan Bakauheni–Merak dan menyajikan informasi terbaru secara akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat.(*)
(Redaksi Gnotif)


0 Komentar