Jumat Berkah, Polsek Lambu Kibang Berbagi di Pasar Unit 6 Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

Tulang Bawang Barat, (Gnotif. Com) — Dalam rangka meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat, Polsek Lambu Kibang Polres Tubaba Polda Lampung kembali melaksanakan kegiatan Jumat Berkah, sebuah program berbagi dan turun langsung ke tengah masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di area Pasar Unit 6 (enam) Tiyuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat pada Jumat (05/12/2025). Aksi tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen Polri dalam memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan publik melalui pendekatan humanis dan sarat nilai sosial.

Program Jumat Berkah ini merupakan salah satu agenda penting yang kini terus digalakkan oleh Polsek Lambu Kibang sebagai bagian dari strategi pelayanan publik yang lebih dekat, lebih hangat, dan lebih responsif terhadap kebutuhan warga. Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi makanan, berdialog langsung, dan hadir tanpa jarak di tengah aktivitas masyarakat, Polri berharap kehadiran mereka tidak hanya dipahami dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai lembaga yang peduli terhadap kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan dimulai setelah seluruh personel Polsek Lambu Kibang mengikuti apel pagi di halaman Mapolsek. Dengan penuh antusias dan semangat pelayanan, para anggota kemudian langsung bergerak menuju pusat aktivitas warga di Pasar Unit 6. Pasar tradisional tersebut dikenal sebagai salah satu titik ekonomi rakyat yang setiap harinya ramai oleh pedagang, pembeli, tukang ojek, pekerja bongkar muat, dan masyarakat umum dari berbagai lapisan.

Hadir Menyapa, Hadir Membantu: Wujud Kepedulian Polri

Kegiatan kali ini berfokus pada pembagian nasi kotak kepada masyarakat. Tampak seluruh personel Polsek Lambu Kibang membawa paket makanan yang kemudian dibagikan kepada pedagang kecil, pengemudi becak, tukang ojek, pemulung, pekerja pasar, serta warga lainnya yang dinilai membutuhkan. Pembagian makanan dilakukan dengan ramah, penuh senyuman, dan interaksi hangat antara polisi dan masyarakat.

Menurut keterangan para anggota yang bertugas, kegiatan berbagi makanan ini bukan hanya sekadar memberikan konsumsi kepada warga, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi. Warga merasa lebih nyaman dan mudah menyampaikan aspirasi maupun keluh kesah ketika polisi hadir dengan pendekatan humanis seperti ini.

Salah satu hal penting yang ditekankan dalam kegiatan ini adalah membangun hubungan emosional yang lebih kuat antara polisi dan masyarakat. Kegiatan berbagi menjadi simbol bahwa Polri bukan institusi yang menjaga jarak, tetapi aparat yang siap membantu, mendengarkan, dan menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri.

Arahan Kapolres: Polri Harus Hadir untuk Masyarakat

Kegiatan ini juga merupakan implementasi langsung dari instruksi Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni, S.IK., M.I.K., yang menekankan pentingnya kehadiran Polri secara langsung di tengah masyarakat, tidak hanya melalui tugas formal, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan dan kegiatan sosial.

Kapolsek Lambu Kibang, Iptu Kasiyono, SE, MH, yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menyampaikan pesan Kapolres sekaligus menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang lebih menyentuh sisi kemanusiaan.

“Polri harus hadir di tengah-tengah masyarakat, membantu yang membutuhkan, mendengar keluh kesah mereka, dan menjadi bagian dari solusi. Jumat Berbagi adalah bentuk komitmen kami untuk itu,” tegas Kapolsek.

Dirinya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata aksi pembagian makanan, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat di lapangan. Dengan turun langsung, para anggota Polsek dapat melihat, merasakan, dan memahami situasi masyarakat secara lebih mendalam.

Anggota Turun Langsung: Mendengar Aspirasi, Membangun Kepercayaan

Salah satu aspek penting dalam kegiatan ini adalah interaksi langsung antara anggota Polsek dengan warga. Para anggota tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga meluangkan waktu untuk berdialog, menanyakan kondisi warga, serta menyerap aspirasi terkait keamanan, ketertiban, dan masalah sosial yang terjadi di Pasar Unit 6.

Beberapa pedagang mengaku sangat senang dengan kehadiran polisi yang datang dengan ramah. Mereka mengatakan biasanya polisi datang ketika ada penertiban atau masalah tertentu. Namun, melalui program Jumat Berkah, masyarakat melihat sisi berbeda dari aparat kepolisian—sisi kemanusiaan yang membuat mereka lebih dekat dan lebih nyaman berinteraksi dengan kepolisian.

Salah seorang pedagang buah bernama Reni (38) mengatakan bahwa kegiatan seperti ini membuat masyarakat merasa diperhatikan.

“Kami senang sekali, polisi turun langsung seperti ini. Tidak hanya memberikan bantuan, tapi juga menyapa dan bertanya kabar. Terasa sekali kalau mereka peduli,” ujarnya dengan penuh senyuman.

Senada hal itu, seorang tukang becak bernama Rudi (54) juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian Polsek Lambu Kibang.

“Kami kadang susah mencari penumpang. Tapi polisi datang memberi makanan dan ngobrol. Rasanya ada yang memperhatikan keadaan kami,” ungkapnya.

Keterangan-keterangan seperti ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial Polri punya dampak besar terhadap persepsi dan rasa percaya masyarakat. Kehadiran aparat yang ramah dan dekat dapat meningkatkan rasa aman sekaligus memperkuat kerjasama antara polisi dan masyarakat.

Penguatan Kamtibmas Melalui Pendekatan Humanis

Kapolsek juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini memiliki manfaat ganda. Selain memberikan bantuan kepada masyarakat, hubungan emosional yang terbentuk dapat memperkuat Kamtibmas karena masyarakat akan lebih mudah memberikan informasi kepada aparat ketika mereka merasa dekat dan percaya.

“Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap terbangun rasa saling percaya dan kedekatan yang lebih kuat antara polisi dan masyarakat. Ini bukan hanya tentang memberi bantuan, tapi tentang mempererat ikatan sosial,” ujarnya.

Pendekatan humanis seperti ini menjadi strategi yang efektif dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Masyarakat yang merasa diperhatikan cenderung lebih kooperatif dalam menjaga keamanan lingkungan mereka sendiri. Mereka lebih sigap melaporkan potensi kejahatan, lebih percaya untuk meminta bantuan polisi, dan lebih terbuka untuk menyampaikan masalah yang terjadi.

Sikap saling mendukung antara masyarakat dan aparat kepolisian adalah kunci penting dalam menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan damai. Polsek Lambu Kibang dengan program-program sosialnya telah menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya urusan penegakan hukum, tetapi juga urusan kemanusiaan dan pendekatan sosial.

Dukungan dari Warga dan Harapan untuk Program Berkelanjutan

Warga Pasar Unit 6 menyambut baik kegiatan tersebut. Banyak dari mereka merasa terbantu dan mengapresiasi kehadiran Polsek Lambu Kibang yang turun langsung menyapa dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Salah seorang ibu rumah tangga, Sulastri (46), mengaku bahwa kegiatan seperti ini jarang dilakukan sebelumnya dan ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut.

“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus ada. Tidak hanya memberi bantuan, tapi juga jadi kesempatan kami berdiskusi dengan polisi. Kami jadi lebih dekat,” katanya.

Sementara itu, beberapa pedagang lain berharap agar kegiatan seperti ini bisa melibatkan lebih banyak pihak, baik dari unsur pemerintah desa maupun instansi lainnya, sehingga dampaknya menjadi lebih luas dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat lebih besar.

Komitmen Polsek Lambu Kibang: Hadir, Melayani, dan Mengayomi

Kapolsek Lambu Kibang menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah adalah bagian dari komitmen jangka panjang Polri dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya akan dilaksanakan sesekali, tetapi menjadi bagian dari program berkelanjutan Polsek Lambu Kibang.

Kapolsek berharap kegiatan sosial ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Polsek Lambu Kibang juga membuka diri untuk berkolaborasi dengan pihak desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas pemuda, maupun pihak swasta yang ingin membantu masyarakat melalui kegiatan sosial serupa.

Penutup

Kegiatan Jumat Berkah yang digelar Polsek Lambu Kibang pada Jumat (05/12/2025) di Pasar Unit 6 Tiyuh Kibang Budi Jaya merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Dengan membagikan makanan, menyapa warga, dan mendengarkan aspirasi mereka, Polsek Lambu Kibang telah menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam urusan hukum, tetapi juga dalam aksi sosial dan kemanusiaan.

Warga pun mengapresiasi dengan baik kegiatan tersebut. Banyak dari mereka merasa terbantu serta berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut sebagai upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

“Warga pasar pun menyambut baik kegiatan tersebut, merasa terbantu dan mengapresiasi kehadiran Polsek Lambu Kibang yang turun langsung menyapa dan mendengarkan aspirasi mereka,” tutup Kapolsek.

(humas_tubaba)

Editor: Redaksi Gnotif. Com