METRO, Gnotif. Com — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menghadiri secara langsung Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa, sebuah program unggulan Kejaksaan Tinggi Lampung yang dilaksanakan di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Metro. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Waway, Kota Metro, pada Jumat (12/12/2025) tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Lampung.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial peluncuran program, tetapi juga menghadirkan Festival UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan karya pelaku usaha lokal. Festival ini sekaligus menjadi wadah promosi, edukasi, dan kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat luas. Kehadiran Kapolda Lampung dalam acara ini menegaskan komitmen Polri untuk hadir dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif.
Kehadiran Pejabat Nasional dan Daerah Perkuat Makna Kegiatan
Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, baik dari tingkat pusat maupun daerah. Turut hadir Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya, Wakil Gubernur Lampung, Walikota Metro, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, Forkopimda Kota Metro, pimpinan instansi vertikal, akademisi, tokoh masyarakat, serta ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor.
Kehadiran Menteri Ekonomi Kreatif RI memberikan bobot tersendiri terhadap kegiatan ini, sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif merupakan agenda strategis nasional yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak, termasuk aparat penegak hukum. Pemerintah pusat dan daerah dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Program UMKM Mitra Adhyaksa, Inovasi Humanis Kejaksaan
Program UMKM Mitra Adhyaksa merupakan terobosan inovatif Kejaksaan Tinggi Lampung yang dirancang untuk mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan hukum, optimalisasi penegakan hukum, serta memperkuat koordinasi dan sinergi antar-instansi penegak hukum di Provinsi Lampung.
Melalui program ini, Kejaksaan tidak hanya berperan sebagai institusi penuntutan, tetapi juga sebagai mitra pembinaan dan pendampingan hukum bagi pelaku usaha. UMKM diberikan edukasi terkait aspek legalitas usaha, perizinan, perlindungan hukum, hingga pencegahan potensi permasalahan hukum di kemudian hari. Pendekatan preventif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum sekaligus memberikan rasa aman bagi para pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya.
Festival UMKM yang digelar bersamaan dengan launching program menjadi bukti nyata bahwa pendekatan hukum dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan. Berbagai produk UMKM lokal dipamerkan, mulai dari kuliner khas Lampung, produk olahan pangan, kriya dan kerajinan tangan, fesyen, hingga produk ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Kehadiran Kapolda Lampung, Simbol Dukungan Polri
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program-program strategis yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara Polri dan Kejaksaan merupakan elemen penting dalam menciptakan stabilitas hukum dan keamanan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.
Irjen Pol Helfi Assegaf menekankan bahwa Polri memiliki peran strategis tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk sektor ekonomi kreatif dan UMKM. Lingkungan yang aman, tertib, dan berkeadilan menjadi prasyarat utama bagi berkembangnya dunia usaha yang sehat.
“Polri mendukung penuh program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat, termasuk UMKM Mitra Adhyaksa ini. Sinergi antara Polri dan Kejaksaan diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang aman, adil, dan kondusif, sehingga para pelaku UMKM dapat berkembang dan naik kelas,” ujar Kapolda Lampung.
Dukungan Kuat Pemerintah Pusat dan Daerah
Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya dalam sambutannya menyampaikan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Sektor ini terbukti mampu bertahan dalam berbagai situasi krisis dan memiliki kontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja.
Ia mengapresiasi langkah Kejaksaan Tinggi Lampung yang menghadirkan program UMKM Mitra Adhyaksa sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, kepastian hukum dan pendampingan yang berkelanjutan akan meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.
Wakil Gubernur Lampung dan Walikota Metro juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung UMKM melalui kebijakan yang pro-rakyat, pelatihan kewirausahaan, fasilitasi permodalan, serta promosi produk lokal. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan ekonomi daerah.
Pernyataan Resmi Polda Lampung
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder. Menurutnya, program UMKM Mitra Adhyaksa sejalan dengan visi Polri dalam mendukung pembangunan ekonomi kreatif dan menciptakan situasi yang kondusif bagi dunia usaha.
“Acara ini adalah bukti komitmen Polri untuk bersinergi dengan seluruh stakeholder, khususnya Kejaksaan Tinggi Lampung, dalam mendukung program-program strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat. Program UMKM Mitra Adhyaksa ini sangat relevan dengan upaya memajukan ekonomi kreatif dan memberdayakan masyarakat,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari.
Ia menambahkan bahwa sinergi antarpenegak hukum bukan semata-mata terkait penindakan, tetapi juga pencegahan dan pembinaan. Dengan pendekatan tersebut, aparat penegak hukum diharapkan mampu memberikan perlindungan, edukasi, serta pemberdayaan kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
Sinergi Penegak Hukum Berdampak Multisektor
Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Lampung menegaskan bahwa kolaborasi antara Polri dan Kejaksaan akan berdampak luas bagi kehidupan masyarakat. Sinergi ini tidak hanya memperkuat penegakan hukum, tetapi juga menciptakan iklim sosial dan ekonomi yang lebih sehat.
“Kolaborasi antara penegak hukum bukan hanya soal penindakan, tetapi juga pencegahan dan pembinaan. Melalui program seperti ini, kami ingin menciptakan situasi yang melindungi, mendidik, dan memberdayakan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” jelasnya.
Menurutnya, UMKM memiliki peran vital dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Polri akan terus mendukung berbagai inisiatif yang bertujuan memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM.
Festival UMKM sebagai Ruang Promosi dan Edukasi
Festival UMKM Mitra Adhyaksa menjadi ruang strategis bagi para pelaku usaha untuk memamerkan dan memasarkan produk mereka. Stand-stand UMKM menampilkan beragam produk dengan kualitas yang semakin baik, kemasan yang menarik, serta inovasi yang mencerminkan kreativitas pelaku usaha Lampung.
Selain pameran produk, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi hukum bagi pelaku UMKM, diskusi interaktif, serta edukasi terkait pengembangan usaha, pemasaran digital, dan peningkatan kualitas produk. Hal ini menunjukkan bahwa festival tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memberikan nilai tambah nyata bagi peserta.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang hadir. Festival ini menjadi ajang interaksi sosial, pertukaran ide, serta penguatan jejaring antara pelaku UMKM, pemerintah, dan aparat penegak hukum.
Membangun Lampung yang Sejahtera dan Berkeadilan
Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan solusi konkret bagi tantangan pembangunan daerah. Sinergi antara penegak hukum, pemerintah, dan pelaku usaha mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun Lampung yang sejahtera dan berkeadilan.
Dengan dukungan kepastian hukum, rasa aman, dan pendampingan berkelanjutan, para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan skala usahanya, memperluas pasar, serta berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah dan nasional.
Penutup
Kehadiran Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dalam Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung program-program strategis yang berpihak kepada masyarakat. Sinergi antara Polri, Kejaksaan Tinggi Lampung, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Melalui program UMKM Mitra Adhyaksa dan Festival UMKM ini, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa penegakan hukum dan pembangunan ekonomi dapat berjalan beriringan demi terwujudnya Lampung yang maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Editor Pariyo Saputra / Redaksi Gnotif. Com



0 Komentar