Pemerintah Kabupaten Lampung Utara secara resmi melepas keberangkatan 22 kafilah terbaiknya untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Aula Tapis Setdakab Lampung Utara pada Senin, 8 Desember 2025, dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para pelatih, tokoh agama, serta keluarga peserta.
Ke-22 kafilah tersebut terdiri dari 14 peserta laki-laki dan 8 peserta perempuan yang akan berlaga pada berbagai cabang lomba MTQ, mulai dari Tilawah, Tahfidz, Tafsir, Syarhil Qur’an, hingga Khattil Qur’an. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi dan pembinaan yang panjang di tingkat kabupaten, sehingga mereka dipandang layak untuk mewakili Lampung Utara di tingkat provinsi.
Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H, hadir langsung untuk memimpin pelepasan kafilah. Beliau didampingi oleh Asisten I, Drs. Mat Soleh, M.Pd, serta Ketua I LPTQ Kabupaten Lampung Utara, Drs. H. Totong Sunardi, M.M. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberangkatan kafilah bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sebuah langkah strategis dalam upaya memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Lampung Utara serta meningkatkan prestasi daerah pada ajang keagamaan tingkat provinsi.
Komitmen Pemerintah Daerah untuk Pengembangan Potensi Qori dan Qoriah
Wakil Bupati Romli menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat dalam memajukan SDM di bidang keagamaan, termasuk di dalamnya pembinaan qori dan qoriah. Ia menilai bahwa MTQ bukan hanya perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan wadah pengembangan karakter, moral, dan akhlak generasi muda.
Menurutnya, banyak generasi muda Lampung Utara yang memiliki bakat luar biasa dalam seni baca Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman lainnya. Karena itu, pemerintah merasa berkewajiban menyediakan ruang dan kesempatan seluas mungkin untuk mengasah potensi tersebut. Keikutsertaan pada MTQ tingkat provinsi menjadi salah satu ruang strategis untuk mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan selama ini.
Romli juga menambahkan bahwa Lampung Utara memiliki sejarah prestasi cukup baik dalam ajang MTQ provinsi. Pada beberapa tahun sebelumnya, kafilah Lampung Utara berhasil meraih sejumlah juara pada berbagai cabang, meski persaingan tiap tahun semakin ketat. Oleh karena itu, pemerintah berharap agar tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan prestasi dengan menargetkan posisi yang lebih baik.
Pembinaan Terstruktur oleh LPTQ Kabupaten Lampung Utara
Dalam kesempatan tersebut, Ketua I LPTQ Lampung Utara, Drs. H. Totong Sunardi, M.M menyampaikan laporan mengenai proses persiapan kafilah. Ia menjelaskan bahwa LPTQ telah menyusun tahapan pembinaan yang lebih komprehensif dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari pemantapan bacaan, pelatihan teknik vokal, penguasaan makharijul huruf, pendalaman tajwid, hingga pelatihan mental dan karakter.
Setiap peserta dibimbing oleh pelatih dan ustadz yang berpengalaman di bidangnya. Bahkan beberapa cabang tertentu mendapatkan pendampingan dari pelatih tingkat provinsi. Hal ini dilakukan agar kafilah Lampung Utara mampu tampil optimal, baik dari segi teknis maupun mental bertanding.
Selain itu, LPTQ juga menggelar beberapa kali simulasi perlombaan untuk melatih kesiapan peserta menghadapi tekanan kompetisi. Melalui metode latihan berjenjang tersebut, Totong Sunardi optimistis bahwa kafilah Lampung Utara mampu memberikan hasil yang lebih baik pada MTQ Ke-52 nanti.
Harapan Wakil Bupati: Tampil Percaya Diri Membawa Nama Daerah
Dalam pesannya kepada seluruh kafilah, Wakil Bupati Romli meminta agar para peserta menjaga sikap tawadhu, disiplin, dan selalu mengedepankan niat ibadah dalam mengikuti ajang MTQ. Ia berharap setiap peserta tampil percaya diri tanpa beban, sekaligus menjaga kekompakan sebagai satu tim yang mengemban nama baik Lampung Utara.
Romli menegaskan bahwa apa pun hasil yang diraih nanti, pemerintah tetap mengapresiasi usaha terbaik para peserta. Menurutnya, esensi terpenting dari MTQ adalah bagaimana Al-Qur’an mampu membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, bukan hanya sekadar mengincar juara.
Meski demikian, pemerintah tetap memberikan dukungan maksimal agar seluruh kafilah memiliki motivasi tinggi untuk meraih prestasi. Dukungan tersebut berupa fasilitas keberangkatan, akomodasi, pendampingan intensif, serta perhatian terhadap kesehatan dan kebutuhan para peserta selama berlangsungnya perlombaan di tingkat provinsi.
MTQ Sebagai Momentum Penguatan Syiar Islam di Lampung Utara
Ajang MTQ tingkat provinsi bukan hanya bersifat kompetitif, tetapi juga menjadi sarana memperluas syiar Islam khususnya di Lampung Utara. Pemerintah daerah memandang bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam membentuk masyarakat yang religius, damai, dan berbudaya Al-Qur’an.
Wakil Bupati menilai bahwa dengan menumbuhkan budaya membaca dan memahami Al-Qur’an sejak usia dini, maka Lampung Utara dapat membentuk generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Nilai-nilai Qur’ani diyakini dapat memperkuat kualitas moral generasi muda yang pada akhirnya memberi dampak positif bagi kemajuan daerah.
Hal ini sejalan dengan visi pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi di berbagai bidang. Melalui MTQ, pemerintah berharap dapat terus mendorong munculnya qori dan qoriah muda yang kelak menjadi kebanggaan daerah.
Peran Penting Pendamping dalam Mendukung Kesuksesan Kafilah
Dalam sambutannya, Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pendamping dan pelatih yang telah bekerja keras mempersiapkan para peserta selama beberapa bulan terakhir. Menurutnya, kesuksesan kafilah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu peserta, tetapi juga oleh dukungan penuh dari para pelatih dan ustadz pembimbing.
Pendamping memiliki peran krusial dalam menjaga kedisiplinan peserta, mengatur waktu latihan, memastikan pemenuhan kebutuhan makanan dan kesehatan, serta memberikan dukungan moral selama berlangsungnya lomba. Karena itu, pemerintah meminta agar seluruh pendamping tetap terus mengawal peserta hingga selesai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MTQ.
Tingginya Antusias Masyarakat dalam Mendukung Kafilah
Melepas keberangkatan kafilah MTQ selalu menjadi momen membanggakan bagi masyarakat Lampung Utara. Hal ini terlihat dari besarnya antusiasme orang tua, santri, pengurus pondok pesantren, serta berbagai tokoh masyarakat yang turut hadir dalam acara pelepasan.
Masyarakat memandang bahwa keikutsertaan putra-putri daerah dalam ajang MTQ sebagai bentuk prestasi dan kehormatan tersendiri. Banyak di antara mereka berharap agar para peserta dapat mengharumkan nama Lampung Utara di tingkat provinsi, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mencintai Al-Qur’an.
Tidak sedikit masyarakat yang juga memberikan doa restu dan memberikan dukungan moral kepada para peserta sebelum keberangkatan. Mereka menyampaikan harapan agar seluruh kafilah diberikan kelancaran, kesehatan, fokus, serta kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan.
MTQ Ke-52 Provinsi Lampung Diharapkan Hadirkan Persaingan Lebih Berkualitas
MTQ Ke-52 Provinsi Lampung Tahun 2025 diperkirakan akan berlangsung dengan persaingan yang semakin ketat. Setiap daerah kabupaten/kota telah mempersiapkan kafilah terbaiknya dalam upaya meraih prestasi tertinggi pada ajang tahunan ini.
Meski demikian, Wakil Bupati Romli menegaskan bahwa Lampung Utara siap menghadapi persaingan tersebut. Dengan persiapan matang, pembinaan terstruktur, serta dukungan dari berbagai pihak, pemerintah optimistis bahwa Lampung Utara dapat meraih posisi membanggakan pada tahun ini.
Selain itu, MTQ Provinsi Lampung juga menjadi ajang silahturahmi antar daerah, pertukaran ilmu, serta peningkatan kualitas seni baca Al-Qur’an di seluruh wilayah Lampung. Kegiatan ini diyakini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan syiar Islam di provinsi tersebut.
Penutup: Momentum Memperkuat Generasi Qur’ani Lampung Utara
Acara pelepasan kafilah yang berlangsung di Aula Tapis Setdakab Lampung Utara tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama. Doa dipanjatkan agar seluruh peserta diberi keselamatan, kemudahan, kekuatan, serta kemampuan terbaik dalam menghadapi perlombaan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap bahwa keberangkatan kafilah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat barisan generasi Qur’ani di daerah. Dengan semangat, disiplin, dan tekad kuat, para peserta diharapkan mampu membawa nama baik Lampung Utara dan memberikan yang terbaik pada ajang MTQ Ke-52 Provinsi Lampung Tahun 2025.
Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ menjadi ruang pembentukan karakter, sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan wahana memperluas syiar Islam. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, LPTQ, masyarakat, dan para peserta, Lampung Utara optimistis dapat terus menjadi salah satu daerah yang unggul dalam pembinaan nilai-nilai Qur’ani.
(Redaksi GNOTIF)



0 Komentar