LAMPUNG UTARA, (Gnotif. Com) — Kepolisian Sektor (Polsek) Sungkai Utara kembali menorehkan prestasi dalam penegakan hukum di wilayahnya. Kali ini, personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sungkai Utara berhasil mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di area parkiran sepeda motor Masjid Al Mukaromah, Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 2 Oktober 2025, sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolsek Sungkai Utara IPTU Zaldi, SH mewakili Polres Lampung Utara membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku berinisial SAL yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian sepeda motor milik warga saat ditinggal melaksanakan ibadah.
Pada kesempatan itu, IPTU Zaldi menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan wujud kerja cepat dan responsif Polsek Sungkai Utara dalam menanggapi laporan masyarakat. “Setelah menerima laporan dari korban, kami langsung melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pemeriksaan lokasi, pengumpulan bukti, dan analisis rekaman CCTV. Berkat kerja keras anggota di lapangan, pelaku berhasil kami identifikasi dan kami amankan tanpa perlawanan,” ujar Kapolsek.
Identitas Pelaku dan Kronologi Kejadian
Pelaku diketahui bernama SAL (35 tahun), warga Desa Negara Batin, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara. Pelaku beraksi dengan memanfaatkan kelengahan korban yang memarkirkan sepeda motor di area belakang menara masjid.
Kasus ini terungkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/ B / 117 / XI / 2025 / SPKT SEK SK UTARA / RES LU / POLDA LPG tanggal 24 November 2025. Korban bernama Ahmad Ismail Arsyad, yang pada hari Senin, 24 November 2025, sekitar pukul 18.20 WIB, memarkirkan sepeda motornya di area parkiran belakang Masjid Al Mukaromah sebelum melaksanakan ibadah salat Magrib.
Setelah selesai beribadah, korban terkejut saat mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula. Sejumlah saksi sempat melihat seseorang yang mencurigakan di sekitar lokasi, namun tidak menyangka bahwa orang tersebut sedang melancarkan aksinya. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah).
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungkai Utara, dan laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh anggota Reskrim.
Penyelidikan dan Penangkapan Pelaku
Setelah menerima laporan korban, Tim Reskrim Polsek Sungkai Utara bergerak cepat melakukan pengecekan terhadap lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Salah satu langkah krusial yang dilakukan polisi adalah memeriksa rekaman CCTV masjid dan beberapa kamera milik warga yang berada di sekitar area tersebut.
Dari rekaman itu, polisi mendapatkan bukti visual yang cukup jelas mengenai ciri-ciri pelaku saat melakukan aksinya. Pelaku terlihat mengenakan celana pendek biru dan menggunakan sebo serta topi hitam untuk menutupi wajahnya. Setelah ciri tersebut dicocokkan dengan beberapa data dan informasi yang dikumpulkan dari warga, polisi berhasil memastikan identitas pelaku.
Setelah mendapatkan identitas, tim bergerak menuju kediaman pelaku dan melakukan penangkapan. Pelaku tidak melakukan perlawanan dan langsung digelandang ke Mapolsek Sungkai Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya.
Kapolsek menambahkan bahwa pelaku telah beberapa kali terlibat aksi serupa di wilayah Sungkai Utara. Namun, pada kasus kali ini, bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan sangat kuat, sehingga pelaku tidak dapat mengelak dari perbuatannya.
Barang Bukti yang Diamankan
Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang kuat menghubungkan pelaku dengan tindak kriminal tersebut. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain:
- 1 unit sepeda motor Honda Blade dengan nomor polisi B 6585 UXF milik korban,
- 1 helai celana pendek warna biru yang digunakan pelaku saat beraksi,
- 1 helai sebo yang dipakai pelaku,
- 1 buah topi warna hitam yang digunakan pelaku untuk menyamarkan identitas,
- 1 lembar STNK dan BPKB sepeda motor Honda Blade milik korban.
Barang bukti tersebut menjadi penguat bahwa pelaku benar-benar melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam laporan polisi.
Peran Penting CCTV dalam Pengungkapan Kasus
Dalam kasus ini, keberadaan CCTV menjadi salah satu faktor penting yang mempercepat proses penyelidikan. Rekaman CCTV memberikan gambaran jelas mengenai tindakan pelaku, termasuk waktu dan cara pelaku membawa kabur sepeda motor. Hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran CCTV terutama di tempat-tempat publik seperti masjid, sekolah, toko, dan fasilitas umum lainnya.
Polsek Sungkai Utara berharap masyarakat dapat lebih meningkatkan sistem keamanan lingkungan, baik melalui pemasangan CCTV maupun melakukan ronda malam secara teratur untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Tanggapan dan Himbauan dari Kepolisian
Kapolsek Sungkai Utara IPTU Zaldi, SH mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkirkan kendaraan di tempat umum. Ia menekankan pentingnya menggunakan kunci ganda atau sistem pengaman tambahan sebagai langkah preventif.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman. Jangan lupa mengunci stang dan jika memungkinkan, gunakan kunci tambahan,” ujar Kapolsek.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Laporan cepat dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengambil tindakan cepat dan terukur.
Komitmen Polsek Sungkai Utara dalam Menjaga Keamanan
Pengungkapan kasus pencurian ini menegaskan komitmen Polsek Sungkai Utara dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Polsek Sungkai Utara terus meningkatkan intensitas patroli, terutama di wilayah rawan kejahatan dan tempat umum yang ramai dikunjungi warga.
Pihak kepolisian juga terus menjalin kerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, serta lembaga keamanan desa untuk memastikan wilayah Sungkai Utara tetap kondusif. Koordinasi antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan dapat mencegah munculnya peluang bagi pelaku kriminal untuk bertindak.
Harapan Masyarakat dan Pemerintah Setempat
Kasus ini menimbulkan berbagai respon dari masyarakat sekitar. Banyak warga yang merasa lega karena pelaku berhasil ditangkap dan sepeda motor korban dapat ditemukan kembali. Warga juga mengapresiasi kecepatan dan ketegasan Polsek Sungkai Utara dalam menindaklanjuti laporan tersebut.
Perangkat desa dan pengurus masjid juga berencana untuk memperkuat sistem keamanan di lingkungan masjid, termasuk melakukan penambahan kamera CCTV dan memperketat pengawasan di area parkiran selama pelaksanaan ibadah.
Penutup
Dengan ditangkapnya pelaku pencurian dengan pemberatan di wilayah Sungkai Utara ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku lain dan menurunkan angka kriminalitas di Lampung Utara. Kasus ini juga menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan.
Polsek Sungkai Utara mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
(*) (Gnotif. Com)

