Press Release Nomor: 883/ XII / HUM.6.1.1./2025/Bidhumas
Hari/Tanggal: Rabu, 31 Desember 2025.
Lampung Selatan, Gnotif. Com – Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali menorehkan duka mendalam di penghujung tahun 2025. Dua unit truk fuso terlibat kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di sekitar pintu masuk kawasan wisata Pantai Sebalang, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (31/12/2025). Insiden tragis tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sekaligus menambah daftar panjang kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan berat di jalur vital Pulau Sumatera.
Kecelakaan ini tidak hanya menyisakan kepedihan bagi keluarga korban, tetapi juga kembali menjadi alarm keras bagi seluruh pengguna jalan tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi pengemudi kendaraan besar yang memiliki risiko tinggi jika mengalami gangguan teknis.
Jalinsum sendiri dikenal sebagai salah satu jalur terpadat di Provinsi Lampung. Jalur ini menjadi nadi utama pergerakan logistik dan mobilitas masyarakat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Bandar Lampung dan daerah-daerah lain di Pulau Sumatera. Setiap hari, ribuan kendaraan berat melintas, sehingga potensi kecelakaan pun menjadi lebih tinggi apabila aspek keselamatan diabaikan.
Kronologi Awal Terjadinya Kecelakaan
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika sebuah truk fuso bermuatan melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung. Saat memasuki kawasan dekat pintu masuk Pantai Sebalang, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan serius pada sistem pengereman.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Ia menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya dugaan kerusakan teknis pada kendaraan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, diduga kendaraan truk fuso mengalami kerusakan pada rem sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari.
Dalam kondisi laju kendaraan yang tidak terkendali, truk fuso tersebut kemudian menabrak satu unit truk fuso lainnya yang saat itu sedang berada di pinggir jalan. Diduga, truk yang ditabrak tengah berhenti atau melambat, sehingga benturan keras pun tidak dapat dihindari.
Benturan antar dua kendaraan bertonase besar itu terjadi dengan sangat kuat. Bagian depan kendaraan mengalami kerusakan parah, bahkan beberapa bagian bodi terlihat ringsek dan hancur. Suara tabrakan yang keras membuat warga sekitar dan pengguna jalan lainnya terkejut serta segera mendekati lokasi kejadian.
Tiga Nyawa Melayang dalam Insiden Tragis
Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang yang berada di kendaraan dinyatakan meninggal dunia. Para korban diduga mengalami luka berat akibat benturan keras yang terjadi dalam insiden tersebut.
“Dalam kejadian ini terdapat tiga korban meninggal dunia dan telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat,” jelas Kombes Pol Yuni Iswandari kepada awak media.
Petugas kepolisian bersama tim medis segera melakukan evakuasi korban dari dalam kendaraan. Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi kendaraan yang rusak parah serta potensi bahaya lain di lokasi kejadian.
Jenazah para korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi dan administrasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti lokasi kejadian, terutama bagi rekan-rekan sesama sopir yang melintas dan menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Polisi Bergerak Cepat Amankan Lokasi
Usai menerima laporan kecelakaan, personel kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Selatan bersama jajaran Polda Lampung langsung turun ke lokasi kejadian. Langkah cepat ini dilakukan guna meminimalisir dampak lanjutan, seperti kemacetan panjang dan potensi kecelakaan susulan.
Petugas segera melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Arus lalu lintas di Jalinsum sempat mengalami kemacetan karena sebagian badan jalan tertutup oleh kendaraan yang ringsek.
Dengan menerapkan sistem buka tutup jalan dan pengalihan arus secara situasional, petugas berupaya memastikan arus lalu lintas tetap berjalan meski dengan kecepatan terbatas. Proses evakuasi kendaraan melibatkan alat berat guna memindahkan truk-truk yang rusak dari badan jalan.
Penyelidikan Mendalam Masih Dilakukan
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian telah dimintai keterangan oleh petugas.
Selain memeriksa saksi, kepolisian juga mengumpulkan barang bukti, termasuk kondisi fisik kendaraan, sistem pengereman, serta jejak rem di permukaan jalan. Tidak menutup kemungkinan, penyelidikan juga akan melibatkan pemeriksaan dokumen kendaraan dan kondisi pengemudi.
“Kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut,” terang Kombes Pol Yuni.
Imbauan Tegas Polda Lampung untuk Pengemudi
Menanggapi peristiwa kecelakaan maut ini, Polda Lampung kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan sebelum dan selama berkendara.
Kombes Pol Yuni Iswandari menegaskan pentingnya pengecekan kendaraan secara berkala, terutama pada komponen vital seperti sistem pengereman, ban, dan mesin.
“Kami mengimbau para pengemudi untuk selalu melakukan pengecekan kendaraan, terutama sistem pengereman, serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Imbauan ini sejalan dengan upaya kepolisian dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di jalur-jalur rawan seperti Jalan Lintas Sumatera.
Jalinsum dan Tantangan Keselamatan Lalu Lintas
Jalan Lintas Sumatera memiliki peran strategis sebagai jalur utama distribusi barang dan mobilitas masyarakat. Namun, tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas juga menjadikan jalur ini rawan kecelakaan, terutama jika pengemudi mengabaikan faktor keselamatan.
Faktor teknis kendaraan, kelelahan pengemudi, serta kondisi jalan dan cuaca sering kali menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh pihak untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
Keselamatan Jalan Raya adalah Tanggung Jawab Bersama
Tragedi kecelakaan dua truk fuso di Lampung Selatan ini menjadi pengingat pahit bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.
Kepolisian terus berupaya melakukan edukasi, sosialisasi, dan penegakan hukum guna meningkatkan disiplin berlalu lintas. Namun, tanpa kesadaran dan kepatuhan dari para pengemudi, upaya tersebut tidak akan berjalan maksimal.
Diharapkan, kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Penutup
Kecelakaan maut yang melibatkan dua truk fuso di Jalinsum Lampung Selatan dan menewaskan tiga orang menjadi catatan kelam di akhir tahun 2025. Di balik tragedi tersebut, tersimpan pesan penting tentang urgensi keselamatan berlalu lintas dan pentingnya memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Polda Lampung berharap, melalui imbauan dan langkah preventif yang terus digencarkan, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sehingga jalan raya menjadi ruang yang aman bagi seluruh masyarakat.
Editor Redaksi Gnotif. Com

0 Komentar