Berita

Breaking News

Kapolda Lampung Monitoring Pengamanan Tahun Baru 2026 dan Laksanakan Vicon dengan Kapolri

Press Release Nomor: 884/ XII / HUM.6.1.1./2025/Bidhumas
Hari/Tanggal: Rabu, 31 Desember 2025.

LAMPUNG, Gnotif. Com – Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf secara langsung melaksanakan monitoring pengamanan malam Tahun Baru 2026 dari Polresta Bandar Lampung, sekaligus mengikuti video conference (vicon) nasional bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kegiatan monitoring yang dilaksanakan pada Rabu (31/12/2025) ini menjadi bagian penting dari rangkaian pengamanan nasional yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia. Melalui vicon tersebut, Kapolri memantau secara langsung kesiapan jajaran Polda di seluruh provinsi, termasuk Provinsi Lampung, dalam mengamankan momentum perayaan malam pergantian tahun.

Dihadiri Forkopimda Lengkap, Sinergi Jadi Kunci Pengamanan

Monitoring dan vicon pengamanan malam Tahun Baru 2026 di Lampung turut dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, Pangdam II/Sriwijaya yang diwakili Pangdam XXI/Radin Inten, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung.

Hadir pula para Pejabat Utama Polda Lampung, unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta stakeholder keamanan lainnya. Kehadiran unsur Forkopimda secara lengkap menegaskan bahwa pengamanan Tahun Baru 2026 tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, melainkan hasil sinergi lintas sektor demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kapolda Lampung dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa kolaborasi dan koordinasi yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat merupakan faktor utama keberhasilan pengamanan perayaan Tahun Baru.

Pantau Situasi Secara Real Time Melalui CCTV

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Kapolda Lampung bersama Forkopimda memantau aktivitas masyarakat secara langsung melalui layar CCTV yang terhubung dengan berbagai titik strategis di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Sejumlah lokasi keramaian, objek vital, pusat perbelanjaan, ruas jalan utama, hingga titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas menjadi fokus pemantauan. Beberapa titik yang menjadi perhatian khusus antara lain kawasan Tugu Adipura, Bundaran Haji Mena, pusat kota Bandar Lampung, kawasan wisata pantai, serta jalur lintas Sumatera.

Pemantauan berbasis teknologi ini memungkinkan pimpinan daerah dan aparat keamanan untuk mengambil langkah cepat dan tepat apabila terjadi potensi gangguan kamtibmas, kemacetan, maupun keadaan darurat lainnya.

Laporan Langsung Kapolda Lampung kepada Kapolri

Dalam video conference bersama Kapolri, Irjen Pol. Helfi Assegaf memaparkan secara langsung kondisi situasi kamtibmas di wilayah Lampung. Ia menyampaikan laporan rinci mengenai kesiapan personel, sarana prasarana pengamanan, serta langkah-langkah antisipatif yang telah disiapkan.

Kapolda Lampung menjelaskan bahwa Polda Lampung telah mengerahkan ribuan personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta relawan. Personel tersebut disebar di berbagai pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang telah didirikan di seluruh kabupaten dan kota.

Selain itu, Kapolda juga melaporkan adanya penebalan personel tambahan sebanyak 455 personel yang secara khusus ditugaskan untuk mengamankan titik-titik rawan dan lokasi strategis selama malam pergantian tahun.

Fokus Pengamanan Tempat Ibadah dan Objek Vital

Dalam laporannya kepada Kapolri, Kapolda Lampung menegaskan bahwa salah satu prioritas utama pengamanan adalah tempat ibadah, khususnya gereja-gereja yang melaksanakan ibadah malam pergantian tahun.

Setiap gereja yang melaksanakan ibadah malam Tahun Baru mendapatkan pengamanan terbuka dan tertutup dari personel kepolisian, didukung unsur TNI dan pengamanan internal gereja. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada umat Kristiani dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Selain tempat ibadah, pengamanan juga difokuskan pada objek vital nasional dan daerah, pusat keramaian, kawasan wisata, hotel, serta lokasi-lokasi yang diprediksi menjadi pusat perayaan masyarakat.

Pernyataan Tegas Kapolda Lampung

Dalam kesempatan vicon tersebut, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menyampaikan komitmen kuat jajarannya dalam menjaga keamanan selama perayaan Tahun Baru 2026.

“Monitoring hari ini kami lakukan untuk memastikan seluruh jajaran telah siap menghadapi puncak pengamanan Tahun Baru 2026. Polda Lampung telah menambah 455 personel penebalan untuk memperkuat pengamanan di tempat-tempat keramaian, ruas jalan utama, tempat ibadah, serta tempat wisata dan objek vital lainnya seperti Tugu Adipura, Bundaran Haji Mena, serta titik-titik vital lainnya,” ujar Kapolda Lampung.

Ia menegaskan bahwa seluruh personel telah diberikan arahan agar menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Humanis, Waspada, dan Responsif

Kapolda Lampung juga mengingatkan seluruh jajarannya agar tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, baik kriminalitas konvensional, gangguan lalu lintas, hingga potensi bencana alam mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kepada seluruh personel untuk terus waspada, mengedepankan pendekatan humanis, dan sigap dalam mengantisipasi setiap potensi gangguan. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen Forkopimda untuk menciptakan pengamanan yang aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.

Pendekatan humanis dinilai penting agar masyarakat merasa dilayani, bukan diawasi secara berlebihan. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk mengedepankan dialog, persuasif, dan menghindari tindakan represif yang tidak perlu.

Imbauan Kapolda kepada Masyarakat

Di akhir penyampaiannya, Kapolda Lampung juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Lampung agar merayakan malam pergantian tahun dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

“Kepada masyarakat, kami mengimbau agar merayakan Tahun Baru dengan tertib, menghindari aktivitas yang membahayakan diri dan orang lain, serta mematuhi setiap arahan petugas. Mari bersama kita ciptakan malam pergantian tahun yang aman, damai, dan penuh kebahagiaan,” tutup Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi liar, penggunaan petasan berlebihan, konsumsi minuman keras, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Pengamanan Berlanjut Hingga Pasca Tahun Baru

Polda Lampung memastikan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada malam pergantian tahun, tetapi akan terus dilaksanakan hingga beberapa hari pasca perayaan Tahun Baru 2026.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, peningkatan aktivitas wisata, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya. Evaluasi situasi akan dilakukan secara berkala, dan langkah-langkah pengamanan akan disesuaikan dengan dinamika di lapangan.

Dengan kesiapan personel, dukungan teknologi, serta sinergi lintas sektor, Polda Lampung optimistis perayaan Tahun Baru 2026 di Provinsi Lampung dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan Tahun Baru 2026 akan terus dipantau hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman dan kondusif, sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bidhumas Polda Lampung 

(Editor Redaksi Gnotif. Com)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif