Berita

Breaking News

Kapolda Lampung Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional dan Anugerahkan Satya Lencana Pengabdian kepada 459 Personel

LAMPUNG, Gnotif. Com – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung kembali menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian kepada ratusan personel Polri. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, dan dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolda Lampung, Senin (19/1/2026).

Upacara ini menjadi salah satu momentum penting bagi institusi Polri, khususnya Polda Lampung, dalam meneguhkan kembali komitmen pengabdian, profesionalisme, serta loyalitas kepada bangsa dan negara. Selain sebagai agenda rutin bulanan, Hari Kesadaran Nasional juga dimaknai sebagai sarana refleksi dan evaluasi diri bagi seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kepolisian.

Upacara Khidmat, Diikuti Seluruh Jajaran

Upacara Hari Kesadaran Nasional tersebut diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Polda Lampung, para Kapolres jajaran, perwira menengah dan pertama, bintara, tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri. Seluruh peserta upacara tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin dan kekhidmatan.

Pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Tri Brata dan Catur Prasetya Polri menjadi bagian dari rangkaian upacara yang sarat akan nilai-nilai kebangsaan dan pengabdian.

Dalam suasana pagi yang cerah, Lapangan Apel Mapolda Lampung menjadi saksi atas penghormatan negara kepada personel Polri yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Lampung.

Penganugerahan Satya Lencana kepada 459 Personel

Puncak kegiatan Upacara Hari Kesadaran Nasional kali ini ditandai dengan penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian kepada sebanyak 459 personel Polda Lampung dan Polres jajaran. Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf selaku Inspektur Upacara secara simbolis menyematkan Satya Lencana kepada perwakilan personel penerima.

Adapun Satya Lencana Pengabdian yang dianugerahkan terdiri dari beberapa kategori masa pengabdian, yaitu Satya Lencana Pengabdian 32 Tahun, 24 Tahun, 16 Tahun, dan 8 Tahun. Tanda kehormatan tersebut merupakan bentuk penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia kepada anggota Polri yang telah menunjukkan kesetiaan, dedikasi, serta pengabdian tanpa cacat selama masa dinasnya.

Penganugerahan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi para penerima, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polda Lampung. Satya Lencana Pengabdian mencerminkan perjalanan panjang pengabdian personel Polri yang telah melalui berbagai dinamika tugas, tantangan, serta risiko demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bentuk Apresiasi Negara atas Pengabdian Polri

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung menegaskan bahwa pemberian Satya Lencana Pengabdian merupakan wujud nyata apresiasi negara kepada anggota Polri yang telah menjalankan tugas dengan penuh loyalitas dan integritas.

“Penghargaan ini adalah bentuk penghargaan tertinggi negara kepada personel Polri yang telah mengabdikan dirinya dengan setia, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Satya Lencana bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata saudara-saudara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Lampung,” ujar Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Kapolda juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel penerima Satya Lencana yang selama ini telah bekerja dengan tulus dan ikhlas, serta mampu menjaga nama baik institusi Polri di tengah masyarakat.

Penegasan Transformasi dan Reformasi Polri

Dalam amanatnya, Kapolda Lampung menegaskan pentingnya transformasi dan reformasi Polri yang berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa Polri saat ini berada dalam fase perubahan besar menuju institusi yang semakin modern, profesional, dan dipercaya oleh masyarakat.

“Polisi dalam pemolisiannya harus mampu menunjukkan kualitas kerja yang presisi. Menegakkan hukum bukan sekadar menghukum, tetapi juga membangun peradaban serta menyelesaikan konflik secara beradab dan berkeadilan,” tegas Kapolda.

Menurutnya, tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi, dinamika sosial, serta tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan publik. Oleh karena itu, setiap personel Polri dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan profesionalisme.

Polri Harus Adaptif, Humanis, dan Profesional

Kapolda Lampung juga menyoroti pentingnya perubahan nilai, moral, dan etika dalam tubuh Polri. Transformasi Polri, kata dia, tidak hanya bersifat struktural, tetapi harus menyentuh aspek budaya kerja dan orientasi pelayanan.

“Polri sedang berada dalam era transformasi yang menyeluruh, sebagaimana ditegaskan oleh Kalemdikpol Polri. Transformasi ini bukan hanya perubahan struktural, tetapi perubahan nilai, moral, etika, dan orientasi pelayanan yang berpusat pada masyarakat. Polri harus semakin adaptif, humanis, terbuka, dan profesional dalam menjawab dinamika zaman,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh personel Polda Lampung untuk terus memperkuat sinergi dengan masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.

Pengecekan Kendaraan Operasional

Usai pelaksanaan upacara, Kapolda Lampung bersama Wakapolda dan Pejabat Utama melakukan pengecekan terhadap kesiapan kendaraan dinas operasional roda dua (randis) sebanyak 38 unit. Kendaraan tersebut digunakan oleh personel untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam pelayanan masyarakat dan kegiatan operasional kepolisian.

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung tugas Polri dalam kondisi layak dan siap digunakan. Kapolda menegaskan bahwa kesiapan peralatan operasional merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kinerja personel di lapangan.

Apresiasi atas Kinerja Personel Sepanjang 2025

Dalam amanat penutupnya, Kapolda Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Lampung atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025. Menurutnya, situasi Kamtibmas yang relatif aman dan kondusif di Provinsi Lampung tidak terlepas dari peran aktif seluruh jajaran Polri.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Satya Lencana. Terima kasih atas loyalitas dan kerja keras yang telah membuat Lampung tetap aman dan kondusif sepanjang tahun 2025. Mari terus kita tingkatkan kualitas pengabdian, jaga integritas, dan wujudkan Polri yang melayani dengan hati, hadir untuk keadilan, dan menjadi sandaran bagi masyarakat,” tutup Kapolda.

Momentum Penguatan Komitmen Pengabdian

Kegiatan Upacara Hari Kesadaran Nasional dan penganugerahan Satya Lencana Pengabdian ini menjadi momentum penting bagi Polda Lampung dalam memperkuat komitmen, motivasi, serta semangat pengabdian seluruh personel.

Di tengah agenda transformasi Polri menuju institusi yang lebih modern, akuntabel, dan dicintai masyarakat, penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh anggota Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program transformasi Polri Presisi, dengan mengedepankan pendekatan humanis, profesional, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Dengan semangat Hari Kesadaran Nasional, diharapkan seluruh personel Polda Lampung dapat semakin meningkatkan kualitas kinerja, menjaga soliditas internal, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

(Bidhumas Polda Lampung)

Editor Redaksi Gnotif. Com

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif