Lurah Kotaalam Heri Suherman Tanggap Keluhan Sampah Warga di Jalan Dr Abizar Hasan RT 11 LK 5 B

Kotabumi, Lampung Utara, Gnotif. Com – Kepedulian pemerintah kelurahan terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan warga kembali ditunjukkan oleh Lurah Kotaalam, Heri Suherman. Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait keberadaan sampah di Jalan Dr Abizar Hasan RT 11 Lingkungan 5 B, Kelurahan Kotaalam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Heri Suherman turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan lapangan pada Rabu (14/1/2026).

Langkah cepat tersebut mendapat perhatian masyarakat setempat, mengingat persoalan sampah merupakan isu klasik yang kerap menimbulkan keresahan warga, terutama jika dibiarkan menumpuk tanpa penanganan. Sampah tidak hanya merusak pemandangan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, mengundang binatang pembawa penyakit, serta berdampak pada kesehatan masyarakat.

Keluhan Warga Jadi Dasar Tindakan Cepat

Keluhan warga terkait sampah di kawasan Jalan Dr Abizar Hasan RT 11 LK 5 B disampaikan melalui laporan langsung kepada pihak kelurahan. Warga mengaku resah karena di titik tertentu kerap ditemukan tumpukan sampah rumah tangga yang diduga dibuang sembarangan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Menurut warga, sampah yang menumpuk di lokasi tersebut bukan hanya berasal dari lingkungan sekitar, namun juga diduga berasal dari luar wilayah. Kondisi ini diperparah dengan minimnya pengawasan dan kurangnya kesadaran sebagian masyarakat dalam membuang sampah sesuai aturan.

“Kalau sudah menumpuk, baunya menyengat, apalagi kalau hujan. Kami khawatir bisa jadi sumber penyakit,” ungkap salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Lurah Kotaalam Turun Langsung ke Lapangan

Menanggapi laporan tersebut, Lurah Kotaalam Heri Suherman memilih untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi sebenarnya. Kehadirannya di lokasi menjadi bukti keseriusan pemerintah kelurahan dalam merespons setiap aduan masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Heri Suherman menyusuri area yang dilaporkan menjadi lokasi pembuangan sampah. Ia mengamati kondisi sekitar serta mengecek apakah masih terdapat tumpukan sampah sebagaimana dikeluhkan warga.

Berdasarkan pantauan di lapangan saat itu, tidak ditemukan tumpukan sampah dalam jumlah besar. Namun demikian, masih terlihat Tumpukan sampah, yang menunjukkan bahwa lokasi tersebut memang Ada Tumpukan Sampah, Lokasi itu bukan sebagai tempat pembuangan sampah.

Tidak Didampingi Aparat RT dan LK

Menariknya, dalam kunjungan tersebut Lurah Kotaalam tidak terlihat didampingi oleh aparat lingkungan setempat seperti Ketua RT, Kepala Lingkungan (LK), maupun perwakilan warga. Hal ini menjadi perhatian tersendiri, mengingat biasanya aparat lingkungan turut mendampingi dalam kegiatan peninjauan lapangan.

Ketiadaan pendampingan dari RT dan LK menimbulkan beragam pandangan di kalangan masyarakat. Sebagian menilai hal tersebut sebagai bentuk kurangnya koordinasi internal, sementara yang lain melihatnya sebagai inisiatif pribadi lurah untuk memastikan laporan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat tanpa menunggu proses administratif yang panjang.

Heri Suherman sendiri menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah awal untuk mengecek langsung kondisi di lapangan. Ia memastikan bahwa pihak kelurahan tetap akan melakukan koordinasi lanjutan dengan aparat lingkungan setempat.

Bentuk Kepedulian dan Pelayanan Publik

Lurah Kotaalam Heri Suherman menegaskan bahwa turun langsung ke lapangan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, keluhan sekecil apa pun harus ditanggapi secara serius, terlebih jika berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap laporan warga benar-benar ditindaklanjuti. Sampah bukan persoalan sepele, karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kelurahan tidak ingin hanya menerima laporan di atas meja, tetapi harus melihat langsung kondisi di lapangan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Dampak Sampah Terhadap Lingkungan dan Kesehatan

Permasalahan sampah di lingkungan permukiman memiliki dampak yang luas jika tidak dikelola dengan baik. Selain merusak keindahan lingkungan, sampah yang menumpuk dapat menjadi sarang penyakit, seperti demam berdarah, diare, dan infeksi lainnya.

Selain itu, tumpukan sampah juga berpotensi mencemari tanah dan saluran air, terutama jika sampah plastik dan limbah rumah tangga dibiarkan terlalu lama. Kondisi ini dapat memperburuk kualitas lingkungan dan menurunkan kualitas hidup masyarakat.

Oleh karena itu, penanganan sampah memerlukan perhatian serius dan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat lingkungan, hingga masyarakat.

Peran Aparat Lingkungan Sangat Penting

Aparat lingkungan seperti RT dan LK memiliki peran strategis dalam menjaga kebersihan wilayah. Mereka merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengetahui kondisi lingkungan secara detail.

Koordinasi yang baik antara kelurahan dan aparat lingkungan sangat diperlukan agar setiap permasalahan, termasuk sampah, dapat ditangani dengan cepat dan efektif. Sosialisasi kepada warga terkait jadwal pengangkutan sampah dan lokasi pembuangan resmi juga menjadi tanggung jawab bersama.

Beberapa tokoh masyarakat berharap agar ke depan koordinasi antara kelurahan dan aparat lingkungan dapat ditingkatkan, sehingga kejadian serupa tidak terulang.

Upaya Pencegahan ke Depan

Lurah Kotaalam menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait sistem pengelolaan sampah di wilayahnya. Evaluasi tersebut mencakup jadwal pengangkutan sampah, ketersediaan tempat pembuangan sementara (TPS), serta pengawasan di titik-titik rawan pembuangan sampah liar.

Selain itu, pihak kelurahan juga berencana meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

“Kesadaran masyarakat adalah kunci. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan warga,” tegasnya.

Harapan Masyarakat

Masyarakat Kelurahan Kotaalam berharap agar langkah cepat yang dilakukan lurah dapat menjadi awal dari penanganan sampah yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Warga juga berharap adanya pengawasan rutin agar tidak ada lagi oknum yang membuang sampah sembarangan.

Selain itu, warga menginginkan adanya sanksi tegas bagi pelanggar sebagai bentuk efek jera, sehingga kebersihan lingkungan dapat terjaga dengan baik.

Komitmen Menuju Lingkungan Bersih

Langkah Lurah Kotaalam Heri Suherman yang turun langsung menanggapi keluhan masyarakat menunjukkan komitmen pemerintah kelurahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Meski masih terdapat catatan terkait koordinasi dengan aparat lingkungan, upaya tersebut patut diapresiasi.

Dengan sinergi antara pemerintah kelurahan, aparat lingkungan, dan masyarakat, permasalahan sampah di Kelurahan Kotaalam diharapkan dapat ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Ke depan, kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat demi terciptanya lingkungan yang nyaman, sehat, dan layak huni. 

(Redaksi Gnotif. Com)