Kotabumi, Gnotif. Com – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keselamatan dan kualitas pendidikan dengan melakukan langkah cepat terhadap sekolah yang mengalami kerusakan berat. Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., turun langsung meninjau kondisi bangunan sekolah yang mengalami rusak berat hingga ambruk di SD Negeri Banjar Ratu, Kecamatan Muara Sungkai, Selasa (6/1/2026).
Kunjungan langsung kepala daerah ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Lampung Utara tidak tinggal diam terhadap persoalan infrastruktur pendidikan. Sekolah sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya generasi penerus bangsa harus berada dalam kondisi aman, layak, dan mendukung proses belajar mengajar. Oleh karena itu, ketika laporan kerusakan berat diterima, pemerintah daerah langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan peninjauan di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Hamartoni Ahadis didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, Sukatno, S.H., beserta sejumlah pejabat teknis terkait. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini sekaligus menjadi wujud empati dan kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dan tenaga pendidik di wilayah pedesaan.
Respons Cepat Pemerintah Daerah
Bupati Lampung Utara menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam memastikan keselamatan siswa dan guru, serta menjamin kelangsungan proses belajar mengajar. Menurutnya, bangunan sekolah yang rusak berat tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena dapat mengancam keselamatan dan mengganggu hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
“Begitu kami menerima laporan, kami langsung turun ke lapangan. Kami ingin melihat langsung kondisi sebenarnya dan memastikan bahwa langkah penanganan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Bupati Hamartoni Ahadis di sela-sela peninjauan.
Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, segala bentuk kendala yang berpotensi menghambat proses pendidikan harus segera diatasi dengan cepat dan tepat.
Kondisi Bangunan Sekolah yang Memprihatinkan
Saat melakukan peninjauan, Bupati melihat secara langsung kondisi bangunan ruang kelas yang roboh. Struktur bangunan tampak rapuh, dengan dinding yang retak, atap yang runtuh, serta rangka bangunan yang sudah tidak layak digunakan. Kerusakan tersebut diduga kuat disebabkan oleh usia bangunan yang sudah tua dan termakan waktu, serta faktor cuaca yang turut memperparah kondisi fisik bangunan.
Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat gedung sekolah tersebut sebelumnya masih digunakan untuk aktivitas belajar mengajar. Beruntung, kejadian ambruknya bangunan tidak menimbulkan korban jiwa. Namun demikian, potensi bahaya yang ditimbulkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Bupati menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap penggunaan bangunan sekolah yang berisiko membahayakan keselamatan. Ia meminta pihak sekolah untuk segera mengosongkan ruang-ruang yang dinilai tidak aman dan mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke tempat yang lebih layak.
Keselamatan Peserta Didik dan Guru Jadi Prioritas
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamartoni Ahadis kembali menekankan bahwa keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Ia tidak ingin ada kejadian yang tidak diinginkan hanya karena keterlambatan dalam penanganan infrastruktur sekolah.
“Keselamatan anak-anak dan para guru adalah hal yang tidak bisa ditawar. Aktivitas belajar mengajar di lokasi terdampak harus dihentikan sementara dan dialihkan ke tempat yang lebih aman,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjut Bupati, akan memastikan bahwa proses pembelajaran tetap berjalan meskipun dengan keterbatasan fasilitas. Hal ini dilakukan agar hak siswa untuk mendapatkan pendidikan tidak terabaikan.
Peran Dinas Pendidikan dan Perangkat Daerah
Untuk menindaklanjuti kondisi tersebut, Bupati Lampung Utara menginstruksikan Dinas Pendidikan bersama perangkat daerah terkait agar segera melakukan langkah teknis pendataan dan perencanaan penanganan lanjutan. Pendataan ini mencakup tingkat kerusakan bangunan, kebutuhan anggaran, serta skema penanganan yang paling efektif.
Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara, Sukatno, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan kajian teknis secara menyeluruh. Kajian tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan, baik jangka pendek maupun jangka menengah.
“Kami akan bergerak cepat. Pendataan teknis akan segera dilakukan, dan hasilnya akan kami laporkan kepada pimpinan daerah untuk ditindaklanjuti,” kata Sukatno.
Solusi Jangka Pendek untuk Kelangsungan Pembelajaran
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyadari bahwa proses belajar mengajar tidak boleh terhenti meskipun bangunan sekolah mengalami kerusakan berat. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan menyiapkan sejumlah solusi jangka pendek agar kegiatan pembelajaran tetap berjalan.
Solusi tersebut antara lain dengan memanfaatkan ruang kelas darurat, menggunakan fasilitas umum yang aman, atau menerapkan sistem pembelajaran bergilir. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan meskipun dalam kondisi terbatas.
Bupati juga meminta pihak sekolah untuk terus berkoordinasi dengan orang tua siswa agar semua pihak memahami kondisi yang ada dan mendukung langkah-langkah sementara yang diambil pemerintah.
Langkah Jangka Menengah: Percepatan Perbaikan Sekolah
Selain solusi jangka pendek, Pemkab Lampung Utara juga menyiapkan langkah jangka menengah berupa percepatan perbaikan atau pembangunan kembali bangunan sekolah yang rusak berat. Perencanaan ini akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dan skala prioritas pembangunan.
Pemerintah daerah juga akan menjajaki kemungkinan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat untuk mempercepat proses perbaikan. Dengan sinergi antarlevel pemerintahan, diharapkan permasalahan infrastruktur pendidikan dapat ditangani secara lebih optimal.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar perbaikan bisa segera dilakukan. Anak-anak membutuhkan sekolah yang aman dan layak untuk belajar,” ujar Bupati.
Komitmen Pemerintah Daerah terhadap Dunia Pendidikan
Kunjungan Bupati Lampung Utara ke SDN Banjar Ratu mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperhatikan dunia pendidikan. Pemkab Lampung Utara menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah, sejalan dengan upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan pembangunan sarana pendidikan secara bertahap. Namun, luasnya wilayah dan banyaknya sekolah yang membutuhkan perhatian menjadi tantangan tersendiri.
Meski demikian, Bupati Hamartoni Ahadis menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berhenti berupaya. Evaluasi dan pendataan kondisi sekolah akan terus dilakukan secara berkala agar potensi kerusakan dapat ditangani sejak dini.
Dukungan dan Harapan Masyarakat
Masyarakat dan para wali murid di SDN Banjar Ratu menyambut baik langkah cepat yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Mereka berharap perbaikan sekolah dapat segera direalisasikan agar anak-anak dapat belajar dengan aman dan nyaman.
Salah seorang wali murid mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, kondisi bangunan sekolah sudah lama dikhawatirkan oleh para orang tua.
“Kami bersyukur Bupati dan jajaran langsung turun ke lapangan. Semoga sekolah ini segera diperbaiki demi masa depan anak-anak kami,” ujarnya.
Menuju Pendidikan yang Aman dan Berkualitas
Penanganan sekolah rusak berat di SDN Banjar Ratu menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan pendidikan yang aman dan berkualitas. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pemeliharaan dan perawatan sarana pendidikan secara berkelanjutan.
Bupati Hamartoni Ahadis berharap, ke depan tidak ada lagi sekolah yang mengalami kerusakan parah hingga membahayakan keselamatan. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan mendukung dunia pendidikan.
“Anak-anak adalah aset masa depan daerah. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memastikan mereka belajar di lingkungan yang aman dan layak,” pungkasnya.
Dengan langkah cepat dan terukur yang dilakukan pemerintah daerah, diharapkan proses perbaikan SDN Banjar Ratu dapat segera terealisasi. Sehingga, siswa-siswi di Kecamatan Muara Sungkai dapat kembali menjalani kegiatan belajar mengajar dengan rasa aman, nyaman, dan penuh semangat demi meraih cita-cita mereka.
(Editor Redaksi Gnotif. Com)




0 Komentar