LAMPUNG UTARA, Gnotif. Com – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan daerah terus digencarkan oleh berbagai pihak. Sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat kembali ditunjukkan secara nyata di Kabupaten Lampung Utara. Komandan Kodim (Dandim) 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Utara menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung di lahan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Gilih Mandiri, Desa Gilih Suka Negeri, Kecamatan Abung Selatan, Rabu (07/01/2026).
Kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata komitmen Forkopimda dalam mendukung dan menyukseskan program Swasembada Pangan Nasional dan Daerah, khususnya pada komoditas jagung yang memiliki peran strategis sebagai salah satu sumber pangan utama dan bahan baku industri.
Melalui kegiatan panen raya ini, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan benar-benar berjalan hingga ke tingkat desa, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan peran BUMDES.
Panen Raya Jagung Jadi Simbol Keberhasilan Sinergi
Lahan jagung yang dikelola oleh BUMDES Gilih Mandiri tampak menguning dan siap panen. Hamparan tanaman jagung yang subur menjadi simbol keberhasilan kerja keras petani desa yang didukung oleh kebijakan dan pendampingan lintas sektor.
Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman bersama Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hi. Hamartoni Ahadis, M.Si., Kapolres Lampung Utara, serta unsur Forkopimda lainnya turun langsung ke lahan pertanian untuk memetik jagung bersama warga.
Kehadiran para pimpinan daerah tersebut disambut antusias oleh masyarakat Desa Gilih Suka Negeri. Para petani merasa bangga dan termotivasi karena hasil kerja mereka mendapat perhatian langsung dari pemerintah dan aparat negara.
“Ini bukan hanya panen jagung, tetapi panen dari kerja sama dan kebersamaan antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Jagung sebagai Pilar Ketahanan Pangan
Jagung merupakan salah satu komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain sebagai sumber pangan alternatif, jagung juga menjadi bahan baku penting bagi industri pakan ternak dan olahan pangan.
Di Lampung Utara, jagung menjadi salah satu komoditas unggulan yang terus dikembangkan. Pemerintah daerah menilai bahwa penguatan sektor jagung dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan stabilitas ekonomi daerah.
Melalui optimalisasi lahan BUMDES seperti yang dilakukan di Desa Gilih Suka Negeri, diharapkan produksi jagung dapat terus meningkat dan berkelanjutan.
Dandim Tegaskan Peran TNI dalam Ketahanan Pangan
Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman dalam keterangannya menegaskan bahwa TNI memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan adalah pilar stabilitas nasional. TNI melalui Kodim dan Babinsa selalu siap mengawal distribusi bibit, pupuk, hingga alat pertanian, serta melakukan pendampingan langsung kepada petani di lapangan,” tegas Letkol Inf Roni Faturohman.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya sebatas membantu proses tanam dan panen, tetapi juga memastikan program pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dandim juga mengapresiasi peran aktif BUMDES Gilih Mandiri yang mampu mengelola lahan pertanian secara produktif dan berorientasi pada kesejahteraan warga.
Modernisasi Pertanian Melalui Teknologi Pascapanen
Selain memetik jagung, Forkopimda Lampung Utara juga menyaksikan langsung proses penggilingan jagung menggunakan mesin modern. Teknologi pascapanen ini menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut.
Penggunaan mesin penggiling modern diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi kehilangan hasil panen, serta meningkatkan kualitas jagung olahan.
Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hi. Hamartoni Ahadis, M.Si., menyampaikan bahwa modernisasi pertanian merupakan langkah penting untuk meningkatkan daya saing produk pertanian lokal.
“Kita ingin memastikan bahwa petani kita tidak hanya mampu menanam dan panen, tetapi juga didukung oleh sarana dan teknologi pascapanen yang memadai. Dengan begitu, nilai jual hasil pertanian meningkat dan kesejahteraan petani dapat terangkat,” ujar Bupati.
BUMDES Gilih Mandiri sebagai Penggerak Ekonomi Desa
BUMDES Gilih Mandiri dinilai berhasil menjadi motor penggerak ekonomi Desa Gilih Suka Negeri. Melalui pengelolaan lahan pertanian jagung, BUMDES mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan desa, dan memperkuat ketahanan pangan lokal.
Model pengelolaan yang melibatkan masyarakat secara aktif ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun desa mandiri dan berdaya saing.
Dandim 0412/LU menilai bahwa optimalisasi lahan BUMDES merupakan langkah strategis yang harus terus didorong dan dikembangkan di desa-desa lain.
“Jika setiap desa mampu mengelola potensi lokalnya melalui BUMDES, maka kemandirian ekonomi daerah akan semakin kuat,” ujarnya.
Program Multi-Sektoral untuk Kesejahteraan Warga
Menariknya, kegiatan panen raya jagung di Desa Gilih Suka Negeri dirancang sebagai program multi-sektoral. Tidak hanya berfokus pada sektor pertanian, kegiatan ini juga dirangkai dengan berbagai aksi sosial dan promosi ekonomi kreatif.
Promosi Produk UMKM Desa
Beragam produk unggulan UMKM lokal dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari olahan jagung, makanan ringan, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya hasil karya warga desa.
Promosi UMKM ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat desa.
Penguatan Ketahanan Pangan Perairan
Selain sektor pertanian darat, perhatian juga diberikan pada ketahanan pangan perairan. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan bibit ikan kepada kelompok masyarakat.
Bantuan ini bertujuan untuk mendorong diversifikasi sumber pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor perikanan.
Bakti Sosial untuk Masyarakat
Forkopimda Lampung Utara juga melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial dan solidaritas pemerintah serta aparat negara terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Peninjauan Layanan Kesehatan
Rangkaian kegiatan juga mencakup peninjauan ke Puskesmas Mider Abung Selatan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat berjalan optimal.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini berlangsung aman, tertib, dan lancar. Suasana kebersamaan dan gotong royong begitu terasa di Desa Gilih Suka Negeri.
Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan daerah dapat berjalan optimal jika dilandasi semangat kebersamaan.
Harapan dan Langkah Ke Depan
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pendampingan, modernisasi pertanian, dan penguatan kelembagaan ekonomi desa.
Diharapkan, keberhasilan BUMDES Gilih Mandiri dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Lampung Utara dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan.
Dengan sinergi lintas sektoral yang solid, ketahanan pangan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terwujud demi kesejahteraan masyarakat dan kedaulatan bangsa.
Editor Redaksi Gnotif. Com

0 Komentar