Lampung Utara, Gnotif. Com – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian seni, budaya, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah. Hal tersebut ditandai dengan dikukuhkannya kepengurusan Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara oleh Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Dra. Dina Prawitarini, MM. Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Pusiban Kotabumi, Rabu (14/1/2025), dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, organisasi kewanitaan, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Pengukuhan Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara ini menjadi momentum penting dalam upaya menjaga identitas budaya lokal sekaligus mempererat persaudaraan masyarakat di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Kabupaten Lampung Utara. Kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi tonggak awal bagi organisasi kewanitaan ini untuk berperan aktif dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di sektor seni, budaya, dan pariwisata.
Momentum Penguatan Peran Perempuan dalam Pelestarian Budaya
Dalam konteks pembangunan daerah, peran perempuan semakin diakui sebagai pilar penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai sosial dan budaya. Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara hadir sebagai wadah yang menghimpun perempuan-perempuan Lampung Utara untuk bersama-sama melestarikan seni dan budaya daerah, sekaligus menjadi agen perubahan yang mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, yang selama ini dikenal aktif dalam mendorong peran perempuan dan keluarga dalam pembangunan sosial kemasyarakatan. Selain itu, hadir pula sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, perwakilan Dharma Wanita Persatuan Kodim 0412/LU, Bhayangkari Polres Lampung Utara, Kepala Puskesmas Kemalo Abung, serta berbagai organisasi kewanitaan dan organisasi masyarakat lainnya.
Beberapa organisasi masyarakat yang tampak hadir di antaranya Himpunan Putra Putri Angkatan Darat (Hipakad), Barisan Anak Kolong (Barak) Sehati, serta perwakilan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap eksistensi Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara sebagai organisasi yang mengedepankan nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kearifan lokal.
Makna Filosofis Sekubal dan Ramik Ragem
Dalam sambutannya, Ketua Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara, Hj. Yulyani Sutan Pujian, S.Pd., MM, menyampaikan paparan mendalam mengenai makna filosofis di balik nama organisasi yang dipimpinnya. Menurutnya, nama Sekubal tidak sekadar merujuk pada salah satu kuliner khas Lampung yang dikenal lezat dan memiliki tekstur berlapis-lapis, tetapi juga sarat akan nilai kehidupan.
“Sekubal itu dibuat melalui proses yang panjang dan penuh kesabaran. Setiap lapisan memiliki peran dan saling menguatkan, hingga akhirnya menjadi satu kesatuan yang utuh dan lezat. Filosofi ini kami jadikan landasan dalam membangun organisasi, bahwa segala sesuatu yang baik memerlukan proses, ketekunan, dan kebersamaan,” ujar Yulyani di hadapan para undangan.
Sementara itu, istilah Ramik Ragem menggambarkan keberagaman yang harmonis. Dalam konteks Lampung Utara yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, budaya, dan adat istiadat, Ramik Ragem menjadi simbol persatuan dalam perbedaan. “Ramik Ragem mencerminkan keberagaman kita yang indah dalam satu kesatuan. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dirajut menjadi kekuatan bersama,” lanjutnya.
Perempuan sebagai Tiang Budaya
Lebih lanjut, Yulyani menegaskan bahwa Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara merupakan organisasi kewanitaan yang bergerak di bidang seni dan kebudayaan. Organisasi ini dibentuk dengan kesadaran penuh bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai penjaga dan pewaris budaya.
“Sebagai organisasi kewanitaan yang bergerak di bidang seni dan kebudayaan, kami hadir dengan kesadaran penuh bahwa kaum perempuan adalah tiang budaya. Di tangan ibulah nilai-nilai luhur, etika, dan kekayaan seni pertama kali diwariskan kepada generasi penerus,” paparnya.
Menurutnya, keluarga merupakan ruang pertama dan utama dalam proses pewarisan nilai budaya. Oleh karena itu, perempuan sebagai ibu memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan identitas generasi muda. Melalui Sekubal Ramik Ragem, para perempuan Lampung Utara diharapkan dapat lebih berdaya dan berperan aktif dalam menjaga serta mengembangkan seni dan budaya daerah.
Siap Bersinergi dengan Program Pemerintah Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Yulyani Sutan Pujian juga menyampaikan harapannya kepada Bupati Lampung Utara dan jajaran pemerintah daerah agar dapat memberikan bimbingan dan arahan kepada Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara. Hal ini penting agar program dan kegiatan organisasi dapat berjalan selaras dengan kebijakan dan arah pembangunan daerah.
“Kami berharap organisasi ini dapat berjalan seiring dan sejalan dengan program pemerintah daerah, khususnya dalam memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan di Bumi Ragem Tunas Lampung. Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk mempercantik wajah budaya Lampung Utara,” tutur Yulyani, yang juga dikenal pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara periode 2019–2024.
Ia menambahkan bahwa potensi budaya Lampung Utara sangat besar dan memiliki daya tarik tersendiri. Dengan pengelolaan yang baik dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, sektor kebudayaan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah melalui pengembangan pariwisata berbasis budaya.
Pesan Keikhlasan dan Amanah bagi Pengurus
Menutup sambutannya, Yulyani Sutan Pujian berpesan kepada seluruh pengurus dan anggota Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara yang baru saja dikukuhkan agar senantiasa menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan, saling menghormati, dan bekerja dengan hati.
“Mari kita bekerja seperti makna ‘Sekubal’, matang dengan proses yang baik, dan lengket karena rasa kasih sayang antar sesama anggota. Dengan kebersamaan dan keikhlasan, saya yakin Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara akan tumbuh menjadi organisasi yang kuat dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Sambutan Pj Sekda: Kolaborasi Kunci Keberhasilan Pembangunan
Sementara itu, dalam sambutannya, Pj Sekda Kabupaten Lampung Utara, Dra. Dina Prawitarini, MM, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dan atas nama pribadi, saya mengucapkan selamat atas telah dikukuhkannya Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara. Semoga hadirnya perkumpulan ini dapat berkolaborasi dengan baik bersama pemerintah daerah,” ujar Dina Prawitarini.
Ia menjelaskan bahwa sektor pariwisata dan kebudayaan merupakan salah satu fokus pembangunan daerah yang memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Organisasi seperti Sekubal Ramik Ragem diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengangkat potensi budaya lokal agar lebih dikenal luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Budaya sebagai Aset dan Identitas Daerah
Pj Sekda juga menyoroti pentingnya menjadikan budaya sebagai aset strategis dan identitas daerah. Di tengah arus globalisasi dan modernisasi, pelestarian budaya lokal harus terus dilakukan agar generasi muda tidak kehilangan jati diri.
“Budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga bekal untuk masa depan. Jika dikelola dengan baik, budaya dapat menjadi sumber inspirasi, kebanggaan, sekaligus kekuatan ekonomi bagi daerah,” jelasnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara sangat terbuka untuk bekerja sama dengan organisasi masyarakat dan organisasi kewanitaan dalam mengembangkan program-program kebudayaan yang inovatif dan berkelanjutan.
Harapan ke Depan
Dengan dikukuhkannya Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara, diharapkan organisasi ini dapat segera menyusun program kerja yang konkret dan berorientasi pada pelestarian seni dan budaya daerah. Pemerintah daerah berharap Sekubal Ramik Ragem mampu menjadi ruang kreatif bagi perempuan Lampung Utara untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Selain itu, keberadaan organisasi ini diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk. Melalui pendekatan budaya, berbagai perbedaan dapat dirajut menjadi harmoni yang memperkokoh persaudaraan dan persatuan.
Penutup
Pengukuhan Sekubal Ramik Ragem Lampung Utara oleh Pj Sekda Dina Prawitarini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap peran perempuan dan pelestarian budaya lokal. Dengan semangat Ramik Ragem yang menjunjung keberagaman dalam kesatuan, organisasi ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan kekayaan budaya Lampung Utara.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara optimistis, melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah dan masyarakat, khususnya organisasi kewanitaan seperti Sekubal Ramik Ragem, pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berakar pada kearifan lokal dapat terwujud demi kesejahteraan masyarakat Bumi Ragem Tunas Lampung. (*)
Editor Redaksi Gnotif. Com




0 Komentar