Tulang Bawang Barat, Gnotif. Com — Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Tahun 2026 Masehi, Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang Barat bersama seluruh Polsek jajaran melaksanakan kegiatan keagamaan secara serentak. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Al Ikhlas Polres Tubaba serta masjid-masjid Polsek jajaran, Kamis (15/01/2026) pagi, dengan suasana yang berlangsung khidmat, penuh kekhusyukan, serta sarat dengan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini mengusung tema “Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial”. Tema tersebut mencerminkan tekad Polres Tulang Bawang Barat untuk menjadikan momentum keagamaan sebagai sarana pembinaan rohani dan mental, penguatan moral, serta peningkatan kepedulian sosial seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Peringatan Isra Mi’raj Dilaksanakan Serentak
Peringatan Isra Mi’raj dilaksanakan secara serentak di Polres Tulang Bawang Barat dan seluruh Polsek jajaran, yakni Polsek Tulang Bawang Tengah, Polsek Tumijajar, Polsek Lambu Kibang, serta Polsek Gunung Agung. Seluruh personel Polri di masing-masing satuan kerja turut mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk kesadaran bersama akan pentingnya penguatan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.
Pelaksanaan kegiatan secara serentak ini menunjukkan soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan jajaran Polres Tulang Bawang Barat. Selain sebagai agenda keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi internal yang mempererat hubungan antarpersonel, baik di tingkat Polres maupun Polsek.
Makna Isra Mi’raj dalam Kehidupan dan Tugas Polri
Isra Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra), kemudian dilanjutkan naik ke Sidratul Muntaha (Mi’raj) untuk menerima perintah shalat lima waktu langsung dari Allah SWT. Peristiwa ini mengandung makna yang sangat mendalam, terutama terkait pentingnya shalat sebagai fondasi utama dalam membentuk keimanan, ketakwaan, dan kedisiplinan umat Islam.
Bagi personel Polri, nilai-nilai Isra Mi’raj menjadi pedoman moral dan spiritual dalam menjalankan tugas. Keimanan yang kuat diyakini mampu membentengi diri dari perbuatan menyimpang, meningkatkan integritas, serta membentuk sikap profesional, jujur, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Sambutan Kapolres Tubaba
Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, serta integritas seluruh personel Polri.
“Peringatan Isra Mi’raj ini tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana introspeksi diri bagi seluruh personel Polri. Nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan kedisiplinan, khususnya melalui pelaksanaan shalat lima waktu, harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar AKBP Sendi Antoni.
Kapolres menekankan bahwa shalat memiliki peran strategis dalam membentuk karakter personel Polri yang disiplin dan berakhlak mulia. Dengan shalat yang baik dan benar, diharapkan setiap personel mampu menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan tanggung jawab spiritual.
Polri yang Profesional dan Berakhlak Mulia
Lebih lanjut, Kapolres Tubaba menyampaikan bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks, sehingga menuntut kesiapan personel tidak hanya dari sisi fisik dan kemampuan teknis, tetapi juga dari sisi mental dan spiritual.
“Polri harus kuat secara fisik, profesional dalam bertugas, dan juga kokoh secara moral serta spiritual. Dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, diharapkan pelayanan kepolisian dapat semakin humanis, responsif, dan berkeadilan,” tegas Kapolres.
Menurutnya, pelayanan yang humanis dan berkeadilan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Kepercayaan publik merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah hukum Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Tausiyah dan Penguatan Nilai Spiritual
Rangkaian kegiatan Isra Mi’raj di Polres Tubaba dan Polsek jajaran diisi dengan tausiyah atau ceramah agama yang disampaikan oleh para ustadz. Dalam tausiyahnya, para penceramah mengajak seluruh personel Polri untuk menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, khususnya shalat, serta memperbaiki akhlak dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Para ustadz juga menekankan bahwa tugas kepolisian merupakan amanah besar yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan niat ibadah. Dengan niat yang lurus dan landasan iman yang kuat, setiap tugas diyakini akan membawa manfaat dan keberkahan, baik bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat.
Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial
Sejalan dengan tema yang diusung, peringatan Isra Mi’raj juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Kegiatan sosial ini menjadi bukti bahwa nilai keimanan dan ketakwaan tidak hanya diwujudkan dalam ibadah ritual, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.
Kepedulian sosial menjadi salah satu indikator penting dalam membangun citra Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Polres Tulang Bawang Barat terus berupaya menanamkan nilai empati dan solidaritas sosial kepada seluruh personelnya, agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Apresiasi Kapolres kepada Jajaran
Kapolres Tulang Bawang Barat juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polsek yang telah melaksanakan peringatan Isra Mi’raj dengan tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan. Menurutnya, partisipasi aktif seluruh personel mencerminkan tingginya kesadaran spiritual dan komitmen untuk terus memperbaiki diri.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik. Semoga hikmah Isra Mi’raj dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas ibadah, sikap, dan kinerja dalam pengabdian kepada masyarakat,” tutur AKBP Sendi Antoni.
Mewujudkan Polri yang Dicintai Masyarakat
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polres Tulang Bawang Barat. Dengan iman dan takwa yang kuat, personel Polri diharapkan mampu menjalankan tugas dengan lebih profesional, humanis, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Polres Tulang Bawang Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan rohani dan mental secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang Presisi, modern, dan terpercaya. Kegiatan keagamaan seperti peringatan Isra Mi’raj menjadi salah satu sarana strategis dalam membangun karakter personel yang berintegritas dan berakhlak mulia.
Penutup
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dilaksanakan oleh Polres Tulang Bawang Barat bersama Polsek jajaran bukan hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat iman, ketakwaan, serta kepedulian sosial seluruh personel Polri. Dengan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan moral dan spiritual, Polres Tulang Bawang Barat optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Tubaba mampu mengimplementasikan hikmah Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai institusi yang humanis, berintegritas, dan dicintai masyarakat. (humas_tubaba)
Editor Redaksi Gnotif. Com




0 Komentar