LAMPUNG, Gnotif. Com – Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Lampung menggelar kegiatan yasinan dan syukuran dalam rangka Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 Tahun. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (2/1/2026) sore dan berlangsung khidmat di Masjid Al-Ikhlas Mapolda Lampung. Acara ini dihadiri jajaran pejabat utama Ditintelkam Polda Lampung serta puluhan anak yatim yang diundang khusus sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial.
Peringatan Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 tahun ini menjadi momentum penting bagi jajaran Intelijen Polri, khususnya di wilayah Lampung, untuk mengenang dan merefleksikan perjalanan panjang pengabdian intelijen Polri sejak pertama kali dibentuk pada 2 Januari 1946. Selama delapan dekade, fungsi intelijen Polri telah menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan yasinan dan syukuran ini dipimpin langsung oleh Direktur Intelijen Keamanan Polda Lampung, Kombes Pol Efrizal, S.I.K., M.M. Turut hadir Wakil Direktur Intelkam Polda Lampung, para Kepala Subdirektorat (Kasubdit), Kepala Seksi (Kasi), Kepala Subbagian (Kasubag), serta seluruh personel Ditintelkam Polda Lampung. Selain itu, acara juga dihadiri 20 anak yatim dari Panti Asuhan Mardotillah Kota Bandar Lampung yang menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Makna Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80
Dalam sambutannya, Kombes Pol Efrizal menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi atas perjalanan panjang pengabdian intelijen Polri dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.
“Momentum Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ini patut kita syukuri bersama. Intelijen Polri telah melalui perjalanan panjang dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara. Hari ini kita memperingatinya dengan penuh kesederhanaan namun sarat makna,” ujar Kombes Efrizal di hadapan seluruh peserta kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 2 Januari 1946, fungsi intelijen Polri telah berperan strategis dalam mendeteksi dan mengantisipasi berbagai potensi ancaman terhadap keamanan negara. Peran tersebut terus berkembang seiring dengan dinamika situasi keamanan dan tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menurutnya, keberadaan intelijen Polri menjadi fondasi penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian secara keseluruhan, khususnya dalam menjaga stabilitas kamtibmas, mendukung penegakan hukum, serta mengawal kebijakan pemerintah agar berjalan aman dan kondusif.
Peringatan Sederhana Sarat Kepedulian
Kombes Pol Efrizal menjelaskan bahwa peringatan Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 Tahun di lingkungan Polda Lampung digelar secara sederhana. Hal ini dilakukan sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera yang tengah tertimpa musibah bencana alam.
“Sesuai arahan pimpinan, peringatan ke-80 tahun ini kita laksanakan secara sederhana. Namun kesederhanaan ini tidak mengurangi makna rasa syukur dan kepedulian sosial kita, terlebih di tengah duka yang dirasakan saudara-saudara kita di Sumatera,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kesederhanaan dalam peringatan ini justru menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk selalu mengedepankan empati, kepedulian, dan kepekaan sosial dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, khususnya di bidang intelijen.
Dalam suasana penuh khidmat tersebut, seluruh personel yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan nilai kebersamaan dan kekompakan di lingkungan Ditintelkam Polda Lampung.
Capaian Kinerja Intelijen Polda Lampung
Pada kesempatan yang sama, Kombes Pol Efrizal juga menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian kinerja jajaran Intelijen Polda Lampung sepanjang tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, dedikasi, serta loyalitas seluruh personel dalam menjalankan tugas.
“Alhamdulillah, kinerja fungsi intelijen Polda Lampung mendapat penilaian yang cukup baik dari pimpinan. Ini merupakan buah dari kerja keras dan pengabdian seluruh personel,” tuturnya.
Ia mengungkapkan bahwa tercatat sebanyak lima personel Ditintelkam Polda Lampung berhasil lulus Sekolah Inspektur Polisi (SIP). Selain itu, satu personel Polwan masih menunggu pengumuman kelulusan SIP SUS, sehingga total terdapat enam personel yang mengikuti pendidikan perwira.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri. Kami berharap personel yang mengikuti pendidikan dapat menjadi motor penggerak peningkatan profesionalisme di lingkungan intelijen,” jelas Kombes Efrizal.
Kenaikan Pangkat dan Nikmat Ibadah Umrah
Selain capaian di bidang pendidikan, Kombes Pol Efrizal juga menyampaikan bahwa sebanyak 34 personel Ditintelkam Polda Lampung memperoleh kenaikan pangkat. Menurutnya, kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan kinerja personel yang telah menunjukkan loyalitas dan integritas.
“Sebanyak 34 personel mendapatkan kenaikan pangkat. Ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga dengan meningkatkan kualitas kinerja dan disiplin,” katanya.
Tak hanya itu, lima personel Ditintelkam Polda Lampung juga mendapat kesempatan melaksanakan ibadah umrah. Kesempatan tersebut disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan oleh seluruh jajaran.
“Kesempatan melaksanakan ibadah umrah ini merupakan nikmat yang patut kita syukuri bersama. Semoga membawa keberkahan dan semakin memperkuat keimanan serta integritas dalam pelaksanaan tugas,” tambah Kombes Efrizal.
Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini seluruh personel Ditintelkam Polda Lampung dalam kondisi baik dan tidak ada yang melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik.
Yasinan, Doa Bersama, dan Tausiyah
Rangkaian kegiatan syukuran diisi dengan pembacaan hadroh dan yasin, yang diikuti seluruh peserta dengan penuh kekhusyukan. Suasana religius terasa kental di Masjid Al-Ikhlas Mapolda Lampung, mencerminkan nilai spiritualitas yang menjadi fondasi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama dan doa bersama yang disampaikan oleh penceramah Dr. KH Annas Hidayatullah, M.A., dari UIN Raden Intan Lampung.
Dalam ceramahnya, KH Annas mengajak seluruh personel Ditintelkam Polda Lampung untuk menjadikan momentum hari jadi sebagai sarana memperkuat keimanan, keikhlasan, dan komitmen pengabdian kepada masyarakat.
“Tugas intelijen adalah amanah besar. Keikhlasan dan niat ibadah harus senantiasa menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan tugas, agar apa yang kita lakukan membawa manfaat dan keberkahan,” tutur KH Annas.
Santunan Anak Yatim Wujud Kepedulian Sosial
Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, Ditintelkam Polda Lampung juga menyerahkan bantuan sembako dan tali asih kepada 20 anak yatim dari Panti Asuhan Mardotillah Kota Bandar Lampung.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Direktur Intelkam Polda Lampung Kombes Pol Efrizal di akhir kegiatan. Anak-anak yatim tampak antusias dan bahagia menerima perhatian serta bantuan tersebut.
Kegiatan santunan ini menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Harapan untuk Masa Depan Intelijen Polri
Di akhir sambutannya, Kombes Pol Efrizal berharap agar melalui kegiatan doa bersama dan bakti sosial ini, jajaran Intelijen Polda Lampung ke depan semakin solid, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas.
“Saya mohon doa dan dukungan agar Intelijen Polda Lampung semakin profesional, berintegritas, dan senantiasa mampu menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Lampung,” pungkasnya.
Ia menegaskan bahwa tantangan tugas intelijen ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sinergi, loyalitas, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Penutup
Peringatan Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 Tahun yang digelar Ditintelkam Polda Lampung ini berlangsung dengan khidmat, sederhana, dan penuh makna. Melalui doa bersama, refleksi, serta aksi sosial berupa santunan anak yatim, kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya nilai keimanan, kepedulian, dan profesionalisme dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.
Diharapkan, semangat kebersamaan dan pengabdian yang tercermin dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dan menjadi landasan kuat bagi jajaran Intelijen Polri, khususnya di wilayah Lampung, dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
(Humas Polda Lampung)
Editor: Redaksi Gnotif. Com


0 Komentar