Tulang Bawang Barat, Gnotif. Com — Meski Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025 secara resmi telah berakhir, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung menegaskan bahwa komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak berhenti bersamaan dengan berakhirnya operasi tersebut. Polres Tubaba tetap menyiagakan personel dan menggelar Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026 guna memastikan situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif pascalibur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Langkah ini diambil menyusul masih tingginya aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Sejumlah objek wisata lokal masih dipadati pengunjung, sementara arus balik masyarakat menuju Pulau Jawa juga masih berlangsung. Kondisi tersebut memerlukan kehadiran aparat kepolisian secara aktif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, serta risiko kecelakaan.
Pada Minggu (04/01/2026), Polres Tubaba kembali menurunkan sebanyak 76 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi untuk melaksanakan pengamanan lanjutan. Personel tersebut disiagakan secara bergantian selama 12 jam penuh, dengan pola pengamanan yang terencana dan terukur.
76 Personel Gabungan Disiagakan Pasca Operasi Lilin
Pengerahan 76 personel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polres Tulang Bawang Barat dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan rasa aman. Personel yang dilibatkan berasal dari berbagai satuan, di antaranya Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas, Satuan Reserse Kriminal, Satuan Intelkam, serta satuan pendukung lainnya.
Dengan melibatkan lintas satuan, patroli KRYD dapat dilaksanakan secara menyeluruh dan terintegrasi. Setiap personel memiliki peran dan tugas masing-masing sesuai dengan fungsi dan kompetensinya, sehingga pelaksanaan patroli berjalan efektif dan optimal.
Penempatan personel dilakukan di berbagai titik strategis, meliputi objek wisata, pusat perbelanjaan, kawasan permukiman, jalur rawan kriminalitas, serta objek vital yang memiliki peran penting dalam aktivitas masyarakat. Selain itu, jalur utama yang menjadi lintasan arus balik juga mendapat perhatian khusus.
Antisipasi Aktivitas Wisata dan Arus Balik
Meskipun masa libur Natal dan Tahun Baru telah memasuki fase akhir, aktivitas masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat masih terpantau cukup tinggi. Beberapa destinasi wisata lokal tetap ramai dikunjungi warga yang memanfaatkan sisa waktu liburan.
Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan utama Polres Tubaba untuk tetap menggelar patroli KRYD. Kehadiran polisi di lokasi wisata bertujuan memberikan rasa aman kepada para pengunjung, sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas seperti pencurian, copet, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Selain itu, arus balik masyarakat menuju Pulau Jawa juga menjadi fokus pengamanan. Polres Tubaba menyadari bahwa meningkatnya volume kendaraan pada jalur tertentu berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Pernyataan Resmi Kapolres Tubaba
Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kabag Ops Polres Tubaba, AKP Sainudin, menyampaikan bahwa pengerahan personel pasca Operasi Lilin merupakan langkah strategis Polri untuk memastikan kesinambungan pengamanan.
“Kami menurunkan sekitar 76 personel untuk melanjutkan pengamanan hingga 5 Januari 2026. Pengamanan dilakukan melalui penjagaan di pos-pos pelayanan, pengaturan lalu lintas, serta patroli rutin yang ditingkatkan (KRYD) di jalur rawan dan kawasan wisata,” ujar AKP Sainudin.
Menurutnya, meskipun Operasi Lilin telah berakhir, tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa henti.
Patroli KRYD dengan Pendekatan Preventif dan Humanis
Dalam pelaksanaan patroli KRYD, Polres Tulang Bawang Barat mengedepankan pendekatan preventif dan humanis. Personel tidak hanya melakukan pengawasan secara statis, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat.
Petugas patroli menyambangi warga, menyapa pengguna jalan, berdialog dengan pedagang, serta memberikan imbauan kamtibmas secara langsung. Pendekatan ini dinilai efektif untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.
“Personel kami melakukan patroli secara berkala, menyapa masyarakat, membantu pengguna jalan, serta memberikan imbauan keselamatan. Pendekatan humanis ini kami kedepankan agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” lanjut AKP Sainudin.
Melalui dialog langsung di lapangan, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan, masukan, maupun informasi terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.
Pengamanan Lalu Lintas di Titik Rawan
Selain patroli keamanan, Polres Tubaba juga memperkuat pengamanan di sektor lalu lintas. Personel Satuan Lalu Lintas ditempatkan di titik-titik rawan kepadatan kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk.
Pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara aktif untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang. Petugas juga memberikan arahan kepada pengendara agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya di jalur arus balik yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi.
Menjaga Stabilitas Kamtibmas Pascaperayaan Tahun Baru
Polres Tulang Bawang Barat menilai bahwa periode pascalibur panjang merupakan fase yang tidak kalah penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Pada masa ini, potensi gangguan keamanan masih dapat terjadi apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Patroli KRYD menjadi instrumen utama Polres Tubaba dalam menjaga stabilitas tersebut. Dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat, diharapkan potensi kejahatan dapat ditekan dan masyarakat merasa terlindungi.
Kegiatan patroli ini juga menjadi sarana evaluasi situasi keamanan wilayah secara langsung, sehingga setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons dengan cepat dan tepat.
Imbauan dan Layanan Call Center 110
Dalam kesempatan tersebut, Polres Tulang Bawang Barat turut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat agar dapat menghubungi Call Center 110 apabila terjadi gangguan keamanan atau membutuhkan layanan kepolisian. Layanan ini tersedia selama 24 jam,” jelas AKP Sainudin.
Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Penutup
Keberlanjutan pengamanan yang dilakukan Polres Tulang Bawang Barat pasca Operasi Lilin 2025 menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui patroli KRYD, pengaturan lalu lintas, serta pendekatan humanis, Polres Tubaba berupaya memastikan seluruh aktivitas masyarakat pascalibur Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan aman dan tertib.
“Kami Polres Tubaba berkomitmen memberikan pengamanan maksimal agar seluruh rangkaian aktivitas masyarakat pascalibur Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkas AKP Sainudin.
(humas_tubaba)
Editor Redaksi Gnotif. Com




0 Komentar