Bandar Lampung, Gnotif. Com – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan pelayanan publik, khususnya di bidang pelayanan keagamaan. Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima audiensi jajaran Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota, Lantai 3 Gedung Semergou, Jumat (9/1/2026).
Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, serta sarat dengan semangat sinergi antarinstansi. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan Kementerian Haji dan Umrah yang baru terbentuk secara nasional.
Turut mendampingi Wali Kota Bandar Lampung dalam audiensi tersebut antara lain Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bandar Lampung.
Audiensi Sebagai Wujud Silaturahmi dan Sinergi
Dalam sambutannya, Wali Kota Hj. Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung. Ia menegaskan bahwa audiensi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk menyamakan persepsi dan menyusun langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Bandar Lampung selalu terbuka untuk berkolaborasi dan mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam hal pelayanan ibadah haji dan umrah,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, ibadah haji dan umrah merupakan kebutuhan spiritual masyarakat yang harus didukung dengan pelayanan yang prima, terintegrasi, dan berorientasi pada kenyamanan serta keselamatan jamaah.
Kementerian Haji dan Umrah Masih Tahap Perintisan
Rombongan Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung dipimpin langsung oleh Kepala Kantor, H. Musal Badri Kesuma, S.Ag., M.Pd.. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah merupakan lembaga baru yang secara nasional dilantik pada 28 November 2025.
Seiring dengan usia kelembagaan yang masih sangat muda, kementerian tersebut saat ini masih berada pada tahap perintisan, baik dari sisi kelembagaan, sumber daya manusia, maupun sarana dan prasarana pendukung.
“Kami menyadari bahwa dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan ibadah haji dan umrah, masih terdapat berbagai keterbatasan, khususnya terkait fasilitas pendukung operasional,” ungkap H. Musal Badri Kesuma.
Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar pelayanan kepada jamaah dapat berjalan optimal, efektif, dan efisien.
Harapan Dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung menyampaikan sejumlah harapan kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung. Dukungan yang dimaksud meliputi penyediaan sarana prasarana seperti gedung operasional, kendaraan dinas, serta dukungan dalam proses pemberangkatan dan pemulangan jamaah.
“Kami berharap adanya sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung, terutama dalam pemenuhan sarana pendukung agar pelayanan kepada jamaah dapat berlangsung dengan maksimal,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pelayanan ibadah haji dan umrah merupakan pelayanan publik yang sangat sensitif, karena berkaitan langsung dengan aspek ibadah, kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan jamaah.
Komitmen Wali Kota dalam Pelayanan Ibadah Haji dan Umrah
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Hj. Eva Dwiana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen penuh untuk mendukung peningkatan pelayanan ibadah haji dan umrah.
Ia menilai bahwa keberadaan Kementerian Haji dan Umrah merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat tata kelola penyelenggaraan ibadah haji dan umrah secara profesional dan terfokus.
“Pelayanan haji dan umrah menyangkut kebutuhan rohani masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk turut mendukung agar pelaksanaannya berjalan lancar,” tegas Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan dinas terkait, untuk memastikan kesiapan pelayanan dari berbagai aspek, mulai dari administrasi, kesehatan, hingga logistik.
Bantuan Kendaraan Operasional
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wali Kota Bandar Lampung secara simbolis menyerahkan bantuan dua unit kendaraan operasional kepada Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kelancaran aktivitas operasional kementerian, khususnya dalam mendukung mobilitas petugas serta pelayanan kepada jamaah.
“Ini merupakan langkah awal. Ke depan, kami akan terus mengkaji bentuk dukungan lain yang dapat diberikan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah,” ujar Hj. Eva Dwiana.
Pelayanan Jamaah Menjadi Prioritas
Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa pelayanan jamaah haji dan umrah harus menjadi prioritas utama. Hal ini mencakup pelayanan sejak tahap pendaftaran, pembinaan manasik, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberangkatan dan pemulangan jamaah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dalam kesempatan tersebut menyampaikan kesiapan jajarannya untuk terus mendukung pemeriksaan dan pemantauan kesehatan jamaah agar ibadah dapat dilaksanakan dengan kondisi fisik yang prima.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat menambahkan bahwa koordinasi dengan instansi vertikal dan lembaga keagamaan akan terus diperkuat.
Sinergi Berkelanjutan Pemerintah Daerah dan Kementerian
Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Kementerian Haji dan Umrah. Kedua belah pihak sepakat untuk terus melakukan komunikasi dan koordinasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan ibadah.
Dengan dukungan pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah diharapkan dapat berkembang menjadi lembaga yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan jamaah.
“Kami berharap ke depan pelayanan ibadah haji dan umrah di Kota Bandar Lampung dapat menjadi contoh pelayanan publik yang humanis, transparan, dan akuntabel,” pungkas Wali Kota Hj. Eva Dwiana.
Penutup
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah pusat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dukungan terhadap Kementerian Haji dan Umrah merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam melayani kebutuhan spiritual masyarakat.
Dengan sinergi yang solid dan berkelanjutan, diharapkan pelayanan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Kota Bandar Lampung dapat terus meningkat, memberikan rasa aman, nyaman, dan khusyuk bagi setiap jamaah dalam menunaikan ibadah.
Editor Redaksi Gnotif. Com



0 Komentar