Tulang Bawang Barat, (Gnotif.com) — Menyambut dibukanya Penerimaan Anggota Polri Terpadu Tahun Ajaran 2026, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) Polda Lampung melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar tingkat SMA, SMK, dan sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (05/02/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Tubaba dalam memastikan bahwa seluruh putra-putri terbaik daerah memperoleh akses informasi yang utuh, benar, dan transparan terkait proses rekrutmen anggota Polri. Sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap sistem penerimaan Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik percaloan.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara langsung di sekolah-sekolah, salah satunya di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Tubaba, Kompol A. Pancarudin, S.H., M.M., bersama jajaran personel Bag SDM Polres Tubaba. Kehadiran langsung pejabat dan personel kepolisian di lingkungan sekolah mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, para guru, serta para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan penjelasan komprehensif mengenai jalur penerimaan anggota Polri yang meliputi jalur Tamtama, Bintara, dan Akademi Kepolisian (Akpol). Penjelasan mencakup persyaratan administrasi, tahapan seleksi, sistem pendaftaran online, serta aspek-aspek penting yang harus dipersiapkan oleh para calon peserta sejak dini.
Kompol A. Pancarudin dalam paparannya menegaskan bahwa proses rekrutmen anggota Polri bukan sekadar mencari jumlah, tetapi lebih mengedepankan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, sosialisasi menjadi sarana penting untuk menanamkan pemahaman sejak awal mengenai standar, integritas, dan nilai-nilai yang harus dimiliki oleh calon anggota Polri.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pelajar yang berminat mengikuti seleksi penerimaan Polri mendapatkan informasi yang benar, lengkap, dan resmi. Jangan sampai ada yang tertinggal informasi, atau justru terpengaruh oleh isu-isu tidak benar yang beredar di luar,” ujar Kompol A. Pancarudin di hadapan para siswa.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, personel Bag SDM Polres Tubaba menggunakan berbagai metode penyampaian informasi. Selain penyampaian materi secara langsung, para siswa juga diberikan brosur resmi yang berisi informasi lengkap mengenai jalur penerimaan, persyaratan umum dan khusus, serta alur pendaftaran online.
Selain itu, Bag SDM Polres Tubaba juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi, serta melakukan pemasangan baliho dan spanduk di lingkungan sekolah maupun di tempat-tempat umum yang strategis. Langkah ini dilakukan agar informasi penerimaan anggota Polri dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kabag SDM Polres Tubaba Kompol A. Pancarudin, S.H., M.M., menyampaikan bahwa penerimaan anggota Polri baik jalur Tamtama, Bintara, maupun Akpol direncanakan akan dibuka secara online pada bulan Maret 2026, meskipun waktu pastinya masih menunggu pengumuman resmi dari Mabes Polri.
“Penerimaan anggota Polri baik Tamtama, Bintara, dan Akpol akan segera dibuka secara online pada bulan Maret 2026, meskipun tanggal pastinya belum ditentukan. Oleh karena itu, kami terus melakukan sosialisasi agar para pelajar dan masyarakat yang berminat dapat mempersiapkan diri sejak sekarang, serta memahami cara pendaftaran dan persyaratan yang harus dipenuhi,” ujar Kompol A. Pancarudin.
Ia juga menekankan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara gratis dan transparan. Tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun, serta tidak ada jalur khusus di luar mekanisme resmi yang telah ditetapkan oleh Polri.
“Kami tegaskan kembali bahwa penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya. Apabila ada pihak yang mengaku dapat membantu kelulusan dengan meminta imbalan, itu adalah penipuan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan segera melaporkan jika menemukan indikasi praktik percaloan,” tegasnya.
Dalam sesi tanya jawab, para siswa tampak sangat antusias. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari syarat usia, tinggi badan, berat badan ideal, nilai akademik, tahapan seleksi kesehatan, tes psikologi, tes kesamaptaan jasmani, hingga peluang kelulusan pada masing-masing jalur penerimaan.
Antusiasme para siswa menunjukkan tingginya minat generasi muda di Tulang Bawang Barat untuk mengabdikan diri melalui institusi Polri. Hal ini juga menjadi indikator bahwa profesi kepolisian masih menjadi salah satu cita-cita yang diminati oleh pelajar sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Para guru pendamping menilai bahwa kehadiran langsung pihak Polres Tubaba memberikan informasi yang akurat dan terpercaya, sehingga dapat membantu siswa dalam merencanakan masa depan mereka dengan lebih terarah.
Salah satu guru menyampaikan bahwa banyak siswa yang memiliki minat untuk menjadi anggota Polri, namun masih memiliki keterbatasan informasi terkait tahapan dan persyaratan seleksi. Dengan adanya sosialisasi ini, para siswa mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan realistis mengenai proses yang harus dilalui.
Selain memberikan informasi teknis, Bag SDM Polres Tubaba juga memberikan motivasi kepada para siswa agar mulai mempersiapkan diri sejak dini. Persiapan tersebut meliputi menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran fisik, menerapkan pola hidup sehat, meningkatkan kedisiplinan, serta menjaga prestasi akademik.
Kompol A. Pancarudin menekankan bahwa kesiapan mental dan karakter juga menjadi faktor penting dalam proses seleksi. Oleh karena itu, calon peserta diharapkan tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga membangun integritas, kejujuran, dan tanggung jawab.
“Menjadi anggota Polri berarti siap mengemban amanah negara, melayani masyarakat, dan menegakkan hukum dengan adil. Ini membutuhkan kesiapan mental, integritas, serta komitmen yang kuat. Kami berharap para calon peserta benar-benar mempersiapkan diri secara menyeluruh,” jelasnya.
Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia nasional, rekrutmen Polri memiliki peran strategis dalam menyiapkan aparat penegak hukum yang profesional, modern, dan terpercaya. Oleh karena itu, keterlibatan aktif Polres Tubaba dalam kegiatan sosialisasi ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung agenda reformasi birokrasi dan penguatan kelembagaan Polri.
Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Tubaba dalam membangun citra positif Polri di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan pendekatan edukatif dan dialogis, diharapkan terbangun kepercayaan yang kuat antara masyarakat dan institusi Polri.
Lebih lanjut, Kompol A. Pancarudin menyampaikan bahwa Polres Tubaba akan terus melanjutkan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Hal ini dilakukan agar seluruh pelajar memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi terkait penerimaan anggota Polri.
“Kami akan terus melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah lain, baik SMA, SMK, maupun sederajat. Tujuannya agar tidak ada pelajar yang tertinggal informasi, dan semua memiliki kesempatan yang sama untuk mempersiapkan diri,” katanya.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk turut mendukung anak-anak mereka yang berminat mengikuti seleksi penerimaan Polri. Peran keluarga dinilai sangat penting dalam membangun motivasi, kedisiplinan, serta kesiapan mental calon peserta.
“Dukungan orang tua sangat penting. Kami berharap para orang tua dapat memberikan semangat kepada anak-anak, sekaligus mengawasi agar mereka tidak terpengaruh oleh oknum-oknum yang menawarkan jalur tidak resmi,” imbuhnya.
Para siswa yang mengikuti sosialisasi mengaku semakin termotivasi untuk mempersiapkan diri. Beberapa di antaranya menyatakan akan mulai rutin berolahraga, menjaga pola makan, serta meningkatkan fokus belajar sebagai bentuk persiapan menghadapi seleksi di masa mendatang.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi Penerimaan Anggota Polri Terpadu T.A 2026 ini, Polres Tulang Bawang Barat berharap dapat menjaring calon-calon anggota Polri yang berkualitas, memiliki integritas tinggi, serta siap mengabdi untuk kepentingan masyarakat dan negara.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Polri dalam mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), sebagaimana dicanangkan oleh pimpinan Polri di tingkat nasional.
Melalui proses rekrutmen yang terbuka dan sosialisasi yang berkelanjutan, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat. Selain itu, semakin banyak generasi muda Tulang Bawang Barat yang berkesempatan untuk mengabdikan diri melalui jalur kepolisian.
Dengan semangat keterbukaan informasi, Polres Tubaba berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam hal penyediaan informasi rekrutmen yang akurat, mudah diakses, dan bebas dari praktik yang merugikan calon peserta.
Ke depan, kegiatan sosialisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter generasi muda agar siap menjadi bagian dari Polri yang profesional, modern, dan dipercaya oleh masyarakat.
(humas_tubaba)
Redaksi Gnotif.com



