Camat Abung Tengah Kasim Pimpin Apel Pagi dan Coffee Morning, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Pelayanan Prima

ABUNG TENGAH, (Gnotif.com)– Camat Abung Tengah, Kasim, S.E., M.M., memimpin apel pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan coffee morning bersama seluruh jajaran Kecamatan Abung Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Kantor Kecamatan Abung Tengah pada Senin, 9 Februari 2026. Apel pagi dan coffee morning ini menjadi agenda penting dalam rangka memperkuat disiplin kerja, meningkatkan koordinasi, serta membangun semangat kebersamaan di lingkungan aparatur pemerintah kecamatan.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pegawai kecamatan, para kepala seksi, staf administrasi, serta unsur pendukung lainnya ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Sejak pagi hari, para pegawai telah berkumpul di halaman kantor kecamatan untuk mengikuti apel pagi. Kehadiran lengkap para pegawai mencerminkan komitmen jajaran Kecamatan Abung Tengah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah yang siap melayani masyarakat.

Apel pagi yang dipimpin langsung oleh Camat Kasim ini tidak hanya menjadi sarana pengecekan kehadiran, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menyampaikan arahan, evaluasi, serta penguatan nilai-nilai kedisiplinan dan profesionalisme. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan namun tetap tegas, Camat Kasim menyampaikan berbagai pesan penting yang menjadi pedoman bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Apel Pagi sebagai Sarana Penguatan Disiplin dan Integritas

Dalam arahannya, Camat Kasim menekankan bahwa apel pagi merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan berintegritas. Menurutnya, disiplin tidak hanya berkaitan dengan kehadiran dan ketepatan waktu, tetapi juga mencakup sikap mental, komitmen terhadap pekerjaan, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan.

“Saya selalu menekankan kepada para pegawai kecamatan untuk tetap menjaga disiplin dan tanggung jawab kerja, baik kehadiran, ketepatan waktu, maupun penyelesaian tugas. Disiplin adalah cerminan integritas kita sebagai aparatur pemerintah,” tegas Kasim di hadapan seluruh peserta apel.

Ia menjelaskan bahwa integritas seorang ASN dapat dilihat dari hal-hal sederhana, seperti datang tepat waktu, mematuhi aturan yang berlaku, serta menyelesaikan pekerjaan dengan sungguh-sungguh. Hal-hal tersebut, meskipun terlihat sederhana, memiliki dampak besar terhadap kinerja organisasi dan kepercayaan masyarakat.

Camat Kasim juga mengingatkan bahwa sebagai aparatur pemerintah, setiap pegawai memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan contoh yang baik, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kedisiplinan harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas kerja.

Disiplin sebagai Kunci Peningkatan Kinerja Organisasi

Lebih lanjut, Camat Kasim menyampaikan bahwa disiplin merupakan kunci utama dalam meningkatkan kinerja organisasi. Tanpa disiplin, berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan akan sulit untuk dilaksanakan secara optimal.

Ia menegaskan bahwa kedisiplinan akan berdampak langsung pada efektivitas kerja, efisiensi waktu, serta kualitas hasil pekerjaan. Dengan disiplin yang tinggi, setiap pegawai akan mampu mengatur waktu dengan baik, memprioritaskan pekerjaan, serta menyelesaikan tugas sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Menurutnya, organisasi yang disiplin akan lebih mudah mencapai tujuan dan target kerja. Sebaliknya, jika disiplin diabaikan, maka akan muncul berbagai permasalahan, seperti keterlambatan, penumpukan pekerjaan, serta menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik sebagai Prioritas

Selain menekankan disiplin, Camat Kasim juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa tugas utama aparatur kecamatan adalah melayani masyarakat, sehingga kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan.

Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus didasarkan pada prinsip ramah, cepat, tepat, dan profesional. Aparatur pemerintah harus mampu memberikan pelayanan yang mudah diakses, tidak berbelit-belit, serta memberikan kepastian kepada masyarakat.

“Dengan disiplin, peningkatan kualitas pelayanan publik akan semakin baik. Kita mempunyai tugas melayani masyarakat dengan ramah, cepat, dan profesional. Hindari sikap yang berbelit-belit. Ingat, kita ada untuk melayani, bukan untuk dilayani,” ujar Camat Kasim dengan tegas.

Ia berharap seluruh pegawai kecamatan dapat memahami bahwa masyarakat adalah pihak yang harus dilayani dengan sebaik-baiknya. Setiap interaksi dengan masyarakat harus dilakukan dengan sikap yang sopan, ramah, dan penuh empati.

Peran Kecamatan sebagai Garda Terdepan Pelayanan Pemerintah

Kecamatan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Berbagai urusan administrasi, pelayanan kependudukan, koordinasi pembangunan, serta pembinaan masyarakat dilakukan di tingkat kecamatan.

Oleh karena itu, kualitas pelayanan di tingkat kecamatan sangat menentukan persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan. Camat Kasim menegaskan bahwa Kecamatan Abung Tengah harus mampu menjadi contoh dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa aparatur kecamatan harus memiliki sikap proaktif dalam membantu masyarakat, memberikan informasi yang jelas, serta mempermudah proses pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pentingnya Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Seksi

Dalam arahannya, Camat Kasim juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama lintas seksi di lingkungan Kecamatan Abung Tengah. Menurutnya, setiap program dan kegiatan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya koordinasi yang efektif antarbagian.

Ia mengingatkan agar setiap kegiatan dan program dapat dikoordinasikan dengan baik, sehingga tidak terjadi tumpang tindih tugas dan wewenang. Dengan koordinasi yang baik, setiap unit kerja dapat saling melengkapi dan mendukung satu sama lain.

“Saya berharap koordinasi dan kerja sama lintas seksi terus ditingkatkan. Setiap kegiatan dan program harus dikoordinasikan dengan baik agar tidak terjadi tumpang tindih dan semua target kerja dapat tercapai,” ujar Kasim.

Menurutnya, komunikasi yang efektif antarpegawai dan antarbagian akan mempermudah penyelesaian berbagai permasalahan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja.

Menjaga Etika dan Sikap sebagai Aparatur Sipil Negara

Camat Kasim juga mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga etika dan sikap sebagai ASN. Ia menekankan bahwa tutur kata, sikap, serta penampilan merupakan bagian dari citra aparatur pemerintah di mata masyarakat.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya menilai kinerja dari hasil pekerjaan, tetapi juga dari cara aparatur berinteraksi dan bersikap. Oleh karena itu, setiap pegawai harus mampu menjaga sikap yang sopan, santun, dan profesional.

“Mari kita menjaga etika dan sikap sebagai ASN. Tutur kata, sikap, serta penampilan, baik di kantor maupun di tengah masyarakat, harus kita jaga. Nama baik institusi ada pada diri kita masing-masing,” tutur Camat Kasim.

Ia menambahkan bahwa menjaga etika dan sikap yang baik akan menciptakan suasana kerja yang harmonis, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Coffee Morning sebagai Sarana Membangun Kebersamaan

Usai apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan coffee morning bersama seluruh jajaran Kecamatan Abung Tengah. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, namun tetap dimanfaatkan sebagai sarana untuk berdiskusi dan bertukar pikiran.

Camat Kasim berharap coffee morning tidak hanya menjadi ajang minum kopi bersama, tetapi benar-benar menjadi wadah untuk membangun kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas.

“Saya berharap coffee morning ini bukan hanya sekadar minum kopi bersama, tetapi benar-benar menjadi wadah untuk membangun kebersamaan dan solusi,” ujar Kasim.

Dalam suasana yang lebih informal, para pegawai diharapkan dapat lebih terbuka dalam menyampaikan ide, masukan, maupun kendala yang dihadapi dalam pekerjaan sehari-hari.

Forum Diskusi dan Penyampaian Masukan

Coffee morning juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi internal. Dalam forum ini, para pegawai dapat menyampaikan berbagai masukan terkait pelaksanaan tugas, hambatan di lapangan, serta usulan perbaikan sistem kerja.

Camat Kasim menilai bahwa forum seperti ini sangat penting untuk menciptakan budaya kerja yang terbuka dan partisipatif. Dengan adanya ruang diskusi, setiap pegawai dapat merasa dilibatkan dalam proses perbaikan dan pengambilan keputusan.

Ia menegaskan bahwa keterbukaan dan komunikasi dua arah antara pimpinan dan staf akan memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi, sehingga setiap pegawai akan lebih termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik.

Membangun Budaya Kerja Positif dan Profesional

Kegiatan apel pagi dan coffee morning ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja positif dan profesional di lingkungan Kecamatan Abung Tengah. Budaya kerja yang positif ditandai dengan kedisiplinan, kerja sama, saling menghargai, serta orientasi pada pelayanan masyarakat.

Camat Kasim menegaskan bahwa budaya kerja yang baik harus ditanamkan secara konsisten, sehingga menjadi kebiasaan dan karakter organisasi. Dengan budaya kerja yang kuat, kinerja kecamatan diharapkan semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk saling mendukung, menjaga kekompakan, serta menjadikan kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Penegasan Tanggung Jawab dan Semangat Kebersamaan

Di akhir arahannya, Camat Kasim kembali menegaskan pentingnya melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi merupakan hasil kerja bersama, bukan hanya kerja individu.

Menurutnya, dengan semangat kebersamaan, setiap tantangan akan lebih mudah dihadapi, dan setiap target kerja akan lebih mudah dicapai. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kekompakan dan saling mendukung dalam menjalankan tugas.

“Akhir kata, mari kita laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan,” pungkas Kasim.

Penutup

Kegiatan apel pagi dan coffee morning yang dipimpin oleh Camat Abung Tengah, Kasim, S.E., M.M., menjadi momentum penting dalam memperkuat disiplin, integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kecamatan Abung Tengah.

Melalui penekanan pada disiplin, profesionalisme, etika ASN, koordinasi lintas seksi, serta kebersamaan, diharapkan Kecamatan Abung Tengah dapat terus meningkatkan kinerjanya sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk bekerja secara profesional, Kecamatan Abung Tengah optimistis dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih berkualitas demi kepuasan dan kesejahteraan masyarakat.

(*)

Redaksi Gnotif.com