GNOTIF.com | Abung Tengah, Lampung Utara – Camat Abung Tengah, Kasim, S.E., M.M., didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kecamatan yang digelar pada Selasa, 03 Februari 2026, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Abung Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur pemerintahan, lembaga, serta stakeholder terkait yang ada di wilayah Kecamatan Abung Tengah.
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis yang sangat penting dalam rangka menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan dan desa. Rakor juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk membangun komitmen bersama dalam menjaga stabilitas wilayah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi risiko bencana.
Kehadiran Lengkap Unsur Pemerintahan dan Stakeholder
Rakor ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Camat Abung Tengah Kasim, S.E., M.M., Kapolsek Abung Tengah AKP Abdul Majid, S.H., Ketua TP-PKK Kecamatan Dahlina, S.E. beserta jajaran pengurus, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan, Pendamping Desa Anita dan Pendamping Lokal Desa (PLD), Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka, para Kamabigus, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Abung Tengah, Ketua TP-PKK Desa se-Kecamatan Abung Tengah, Satgas Bencana, para anggota Linmas, serta peserta rapat lainnya.
Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kelancaran program pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah. Rakor ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penguatan komunikasi antar lembaga, sehingga diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih solid dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
Rakor sebagai Forum Strategis Kecamatan
Dalam sambutannya, Camat Abung Tengah Kasim, S.E., M.M. menegaskan bahwa Rakor tingkat kecamatan merupakan forum yang sangat penting dan strategis. Menurutnya, melalui Rakor, seluruh unsur dapat menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mengevaluasi berbagai program yang telah dan sedang berjalan.
“Rakor ini merupakan forum yang sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan di wilayah kecamatan. Oleh karena itu, saya berharap rapat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, bukan hanya sebagai ajang penyampaian laporan, tetapi juga untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan yang kita hadapi bersama,” ujar Camat Kasim.
Ia menambahkan bahwa tantangan pembangunan di tingkat kecamatan dan desa semakin kompleks. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja sama yang erat, komunikasi yang efektif, serta komitmen bersama agar setiap program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penekanan Pertama: Menjaga Kondusivitas Wilayah
Dalam arahannya, Camat Kasim menyampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian seluruh peserta Rakor. Poin pertama adalah terkait upaya menjaga kondusivitas wilayah.
“Pertama, menjaga kondusivitas wilayah. Saya berharap seluruh pihak turut berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah kecamatan. Deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi permasalahan sosial agar tidak berkembang menjadi konflik,” tegasnya.
Menurut Camat Kasim, peran aktif seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, Linmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga aparat keamanan sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan adanya deteksi dini dan langkah pencegahan sejak awal, potensi konflik sosial dapat diminimalisir.
Ia juga menekankan bahwa wilayah yang aman dan kondusif merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan. Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjaga akan menciptakan rasa aman, meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di tingkat lokal.
Peran Forkopimcam dalam Menjaga Stabilitas
Unsur Forkopimcam, termasuk Kapolsek Abung Tengah AKP Abdul Majid, S.H., turut memberikan dukungan terhadap upaya menjaga kondusivitas wilayah. Kapolsek menegaskan komitmen jajaran kepolisian untuk terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga lingkungan masing-masing, melaporkan potensi gangguan kamtibmas, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Penekanan Kedua: Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana
Poin kedua yang ditekankan Camat Kasim adalah terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Ia menyampaikan bahwa wilayah Kecamatan Abung Tengah memiliki potensi risiko bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta bencana alam lainnya.
“Kedua, saat ini kita menyadari bahwa wilayah kita memiliki potensi risiko bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang maupun bencana lainnya. Oleh karena itu, kesiapsiagaan menjadi kunci utama. Lebih baik kita bersiap sejak dini daripada menyesal di kemudian hari,” jelasnya.
Camat Kasim menekankan pentingnya peran Satgas Bencana, pemerintah desa, serta seluruh unsur terkait dalam meningkatkan kesiapsiagaan. Hal ini meliputi pemetaan wilayah rawan bencana, sosialisasi kepada masyarakat, penyusunan rencana kontinjensi, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung.
Ia juga mengingatkan bahwa penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan kesiapsiagaan yang baik, dampak bencana diharapkan dapat diminimalisir, baik dari sisi korban jiwa maupun kerugian materiil.
Penekanan Ketiga: Penguatan Komunikasi dan Kerja Sama
Poin ketiga yang menjadi perhatian Camat Kasim adalah pentingnya meningkatkan komunikasi dan kerja sama antar unsur pemerintah dan lembaga terkait.
“Ketiga, saya meminta seluruh unsur, baik pemerintah desa maupun UPT terkait, untuk terus meningkatkan komunikasi dan kerja sama. Setiap permasalahan di lapangan harus segera dikoordinasikan agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik akan mempercepat proses penyelesaian masalah. Permasalahan di lapangan, baik yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat, infrastruktur, sosial, maupun keamanan, harus segera dilaporkan dan dikoordinasikan agar tidak berlarut-larut.
Sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, UPT, aparat keamanan, serta unsur masyarakat dinilai sebagai kunci utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Penekanan Keempat: Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Poin keempat yang ditekankan Camat Kasim adalah peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan seluruh aparatur pemerintah, baik di tingkat kecamatan maupun desa, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Keempat, saya mengingatkan agar kita selalu meningkatkan kualitas pelayanan publik. Layani masyarakat dengan sikap ramah, cepat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta apabila membutuhkan pelayanan di hari kerja jangan sampai tidak terlayani karena kita tidak ada di kantor,” tegas Camat Kasim.
Menurutnya, pelayanan publik merupakan wajah pemerintah di mata masyarakat. Oleh karena itu, sikap profesional, disiplin, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan harus terus ditingkatkan. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran aparatur di kantor pada jam kerja, agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak merasa dirugikan.
Pelayanan publik yang prima diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program-program pembangunan.
Peran TP-PKK dan Pembinaan Keluarga
Ketua TP-PKK Kecamatan Dahlina, S.E. beserta jajaran pengurus juga menyatakan komitmen TP-PKK dalam mendukung program-program pemerintah. TP-PKK memiliki peran strategis dalam pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan, serta pembinaan kesehatan dan pendidikan keluarga.
Melalui berbagai program, TP-PKK diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam hal ketahanan keluarga, gizi, kesehatan, dan pendidikan anak.
Peran Pramuka dan Pembinaan Generasi Muda
Peran Kwaran Pramuka dan para Kamabigus juga menjadi perhatian dalam Rakor ini. Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam membina karakter generasi muda, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, gotong royong, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Camat Kasim berharap agar kegiatan Pramuka terus ditingkatkan dan didukung oleh seluruh pihak, sehingga dapat melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.
Evaluasi Program dan Penyampaian Laporan
Rakor ini juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi terhadap pelaksanaan program-program yang telah berjalan di tingkat kecamatan dan desa. Para Kepala UPT dan Kepala Desa diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan, kendala, serta usulan terkait pelaksanaan program di wilayah masing-masing.
Melalui forum ini, diharapkan setiap permasalahan dapat diidentifikasi secara bersama, serta dirumuskan langkah-langkah tindak lanjut yang konkret dan terukur. Evaluasi secara berkala dinilai sangat penting untuk memastikan bahwa program-program pemerintah berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komitmen Bersama untuk Kemajuan Kecamatan
Seluruh peserta Rakor menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama lintas sektor. Rakor ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi benar-benar menjadi forum strategis untuk merumuskan kebijakan, menyelesaikan permasalahan, serta merancang langkah-langkah konkret demi kemajuan Kecamatan Abung Tengah.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan, desa, aparat keamanan, lembaga kemasyarakatan, serta unsur masyarakat, diharapkan Kecamatan Abung Tengah dapat terus berkembang, menjadi wilayah yang aman, kondusif, tangguh terhadap bencana, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Penutup dan Harapan Camat Abung Tengah
Di akhir arahannya, Camat Kasim menyampaikan harapannya agar Rakor ini dapat menghasilkan kesepakatan dan langkah-langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Akhir kata, saya berharap melalui Rakor ini kita dapat menghasilkan kesepakatan dan langkah-langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah kecamatan kita,” tutup Camat Kasim.
Melalui Rakor ini, Pemerintah Kecamatan Abung Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang prima demi kesejahteraan seluruh masyarakat.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Kecamatan Abung Tengah yang lebih maju, aman, sejahtera, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (*)
(Redaksi GNOTIF.com)






0 Komentar