Lampung Utara, (Gnotif.com) – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Polres Lampung Utara menggelar peletakan batu pertama pembangunan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Jumat (27/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen nyata kepolisian dalam mendukung program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari visi besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Peletakan batu pertama ini dihadiri langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, SH, SIK, MIK, Bupati Lampung Utara, Ketua DPRD Lampung Utara, Kakimal Lampung, serta sejumlah perwakilan instansi terkait lainnya. Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektoral dalam menyukseskan program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Komitmen Nyata Dukung Asta Cita Presiden
Dalam sambutannya, Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan menyampaikan bahwa pembangunan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Yayasan Kemala Bhayangkari merupakan wujud konkret dukungan Polres Lampung Utara terhadap program Asta Cita Presiden RI.
“Hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama sebagai wujud dukungan terhadap program Asta Cita Bapak Presiden. Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia,” ujar Kapolres di hadapan para tamu undangan.
Asta Cita Presiden RI merupakan arah kebijakan strategis nasional yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan nasional, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan kesejahteraan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu pilar penting dalam visi tersebut adalah peningkatan kualitas generasi muda melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal.
Program Makan Bergizi Gratis dan Masa Depan Generasi Bangsa
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program prioritas dalam mewujudkan generasi emas Indonesia. Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang guna mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta daya tahan tubuh.
Kapolres menjelaskan bahwa persoalan gizi masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Oleh karena itu, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar program MBG dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dengan adanya SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, diharapkan proses penyediaan makanan bergizi dapat dilakukan secara profesional, higienis, dan sesuai standar kesehatan. Fasilitas ini akan menjadi pusat pengolahan dan distribusi makanan bergizi untuk anak-anak di wilayah Lampung Utara.
Dampak Sosial dan Ekonomi yang Luas
Menurut Kapolres, Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak sebagai generasi penerus bangsa, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas.
“Selain pembentukan gizi anak, program ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Banyak warga yang akan terlibat dan mendapatkan manfaat secara langsung,” tambahnya.
Pelaksanaan program ini melibatkan tenaga kerja lokal, mulai dari pengelola dapur, tenaga distribusi, hingga penyedia bahan pangan. Petani, peternak, dan pelaku UMKM di sekitar wilayah pelaksanaan juga berpotensi memperoleh peningkatan permintaan produk.
Dengan demikian, SPPG tidak hanya menjadi fasilitas pendukung program gizi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Sinergi Kepolisian dan Pemerintah Daerah
Pembangunan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut serta dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Lampung Utara dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Lampung Utara yang proaktif mendukung kebijakan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian sangat penting dalam memastikan program berjalan optimal.
Ketua DPRD Lampung Utara juga menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan fasilitas tersebut dan berharap adanya pengawasan serta evaluasi berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
SPPG sebagai Model Pelayanan Gizi Terintegrasi
SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari dirancang sebagai fasilitas pelayanan gizi yang terintegrasi dan profesional. Setiap tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan, akan dilakukan dengan standar yang ketat.
Aspek kebersihan dan keamanan pangan menjadi prioritas utama. Pengawasan kualitas makanan akan dilakukan secara berkala untuk memastikan kandungan gizi sesuai kebutuhan anak-anak.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam implementasi program MBG secara efektif dan berkelanjutan.
Kepedulian Sosial: Santunan dan Sembako
Tidak hanya melaksanakan peletakan batu pertama, Kapolres Lampung Utara bersama Forkopimda juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan bantuan sembako kepada warga sekitar lokasi pembangunan.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Momen ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kepedulian dan solidaritas sosial.
Komitmen Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Melalui pembangunan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Polres Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat. Dukungan tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kapolres menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Tanpa kolaborasi yang kuat, program strategis nasional tidak akan berjalan optimal.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, pembangunan SPPG ini diharapkan mampu menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lampung Utara.
Harapan untuk Masa Depan Lampung Utara
Pembangunan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari menjadi simbol optimisme dan harapan baru bagi masyarakat Lampung Utara. Program ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Ke depan, evaluasi dan pengawasan akan terus dilakukan guna memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak nyata. Dukungan semua pihak menjadi faktor penentu keberhasilan.
Dengan langkah ini, Polres Lampung Utara menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Humas Polres Lampung Utara / Gnotif)





0 Komentar