Tulang Bawang Barat, (Sumateranewstv.com) — Dalam upaya memperkuat pengawasan internal serta memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan rumah tahanan, Polres Tubaba, Polda Lampung, terus melakukan langkah preventif dan evaluatif secara berkala. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kegiatan pengecekan langsung ruang tahanan oleh Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni SIK, MIK, Kamis (26/02/2026).
Pengecekan dilakukan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Mapolres Tubaba sebagai langkah antisipatif guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terhadap para tahanan maupun potensi gangguan keamanan internal. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan rutin sekaligus bentuk tanggung jawab pimpinan dalam memastikan seluruh sistem berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Didampingi Unsur Pengawasan Internal
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Kasi Propam Sulistyansyah Putra dan Kasat Tahti IPTU Adi Yuska. Kehadiran kedua pejabat fungsi pengawasan dan pengelolaan tahanan ini menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara komprehensif, mencakup aspek administrasi, teknis pengamanan, hingga pembinaan terhadap para tahanan.
Pengecekan dimulai dengan pemeriksaan buku mutasi tahanan, daftar jumlah penghuni ruang tahanan, serta kesesuaian data antara administrasi dan kondisi riil di lapangan. Kapolres memastikan tidak terdapat selisih jumlah tahanan maupun pelanggaran prosedur dalam pencatatan.
Meninjau Langsung Kondisi Ruang Tahanan
Kapolres meninjau satu per satu ruang tahanan. Ia memeriksa sistem penguncian pintu, kondisi teralis, ventilasi udara, pencahayaan ruangan, hingga kebersihan kamar mandi dan tempat istirahat tahanan. Sarana dan prasarana pendukung seperti tempat tidur, air bersih, serta fasilitas kesehatan juga menjadi perhatian utama.
Pemeriksaan menyeluruh ini bertujuan memastikan bahwa seluruh fasilitas dalam kondisi layak dan tidak terdapat celah yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Kapolres juga memastikan bahwa standar kebersihan tetap terjaga guna mencegah gangguan kesehatan di dalam ruang tahanan.
Selain itu, pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam ruang tahanan. Prosedur pemeriksaan barang bawaan dan kontrol rutin oleh personel jaga menjadi bagian penting dalam sistem pengamanan.
Dialog dan Pembinaan kepada Tahanan
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik bangunan, tetapi juga berdialog langsung dengan para tahanan. Ia menanyakan kondisi kesehatan, kebutuhan sehari-hari, serta memastikan bahwa hak-hak dasar para tahanan tetap terpenuhi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami ingin memastikan seluruh tahanan dalam kondisi sehat dan mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan. Namun demikian, mereka tetap wajib menaati aturan yang berlaku selama berada di ruang tahanan,” ujar Kapolres saat memberikan arahan.
Kapolres menegaskan bahwa meskipun berstatus sebagai tahanan, mereka tetap memiliki hak atas perlakuan yang manusiawi, layanan kesehatan, serta makanan yang layak. Namun di sisi lain, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap tata tertib ruang tahanan wajib dijunjung tinggi.
Pesan Introspeksi dan Perbaikan Diri
AKBP Sendi Antoni juga memberikan pesan moral kepada para tahanan agar memanfaatkan waktu selama menjalani proses hukum untuk introspeksi dan memperbaiki diri. Ia mengingatkan agar masa penahanan dijadikan sebagai momentum untuk merenungkan kesalahan serta berkomitmen tidak mengulanginya di masa depan.
Kapolres menekankan pentingnya menjaga ketertiban, kebersihan, dan keharmonisan antar sesama tahanan. Konflik internal maupun pelanggaran tata tertib hanya akan memperburuk situasi dan merugikan diri sendiri.
Pendekatan pembinaan yang humanis ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para tahanan sehingga kelak dapat kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Penekanan Tegas kepada Personel Jaga
Tak hanya kepada para tahanan, Kapolres juga memberikan penekanan serius kepada personel jaga yang bertugas di Rumah Tahanan Polisi. Ia menegaskan bahwa pengawasan tahanan merupakan tanggung jawab besar yang tidak boleh dianggap sepele.
“Personel jaga harus rutin melakukan kontrol, mencatat setiap perkembangan, serta memastikan tidak ada celah yang dapat menimbulkan gangguan keamanan. Laksanakan tugas sesuai SOP dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Kapolres mengingatkan bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat berpotensi menimbulkan konsekuensi serius, seperti upaya pelarian, gangguan keamanan, maupun risiko keselamatan tahanan. Oleh karena itu, kewaspadaan dan disiplin harus menjadi prioritas utama.
Penguatan Disiplin dan Profesionalisme
Kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari upaya penguatan disiplin internal dan peningkatan profesionalisme di lingkungan Polres Tulang Bawang Barat. Pengawasan yang konsisten menjadi indikator komitmen institusi dalam menjaga integritas serta kepercayaan publik.
Kapolres menegaskan bahwa setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya secara menyeluruh. Pengelolaan tahanan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian krusial dari proses penegakan hukum yang harus dilaksanakan secara profesional.
Dengan adanya kontrol langsung dari pimpinan, diharapkan seluruh jajaran semakin meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
Langkah Preventif Antisipasi Gangguan Keamanan
Pengecekan rutin ruang tahanan juga merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk penyelundupan barang terlarang, gangguan kesehatan, maupun potensi konflik antar tahanan.
Kapolres menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan tahanan adalah tanggung jawab institusi. Oleh sebab itu, setiap prosedur pengamanan harus dijalankan dengan konsisten tanpa kompromi.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Polres Tulang Bawang Barat dalam menciptakan sistem pengelolaan tahanan yang aman, tertib, serta sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia.
Komitmen Berkelanjutan Polres Tubaba
Melalui kegiatan ini, Polres Tulang Bawang Barat menunjukkan keseriusannya dalam menjaga stabilitas keamanan internal sekaligus memastikan pelayanan yang profesional dan humanis. Pengecekan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin maupun insidentil guna memastikan seluruh aspek pengamanan berjalan optimal. Dengan pengawasan ketat, pembinaan berkelanjutan, serta disiplin tinggi dari personel, diharapkan situasi ruang tahanan tetap aman dan kondusif.
Kehadiran langsung Kapolres di ruang tahanan menjadi bukti nyata kepemimpinan yang responsif dan bertanggung jawab. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
(humas_tubaba)
Redaksi Gnotif


0 Komentar