Lampung Tengah, (Gnotif.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI yang dipusatkan di Gedung Sesat Nuwo Balak, Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, pada Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan meriah, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri ribuan kader, simpatisan, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, dan perwakilan berbagai elemen strategis di Kabupaten Lampung Tengah.
Musda ke-XI ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah dalam rangka konsolidasi organisasi, evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, serta penentuan arah kebijakan dan strategi politik ke depan. Selain menjadi forum tertinggi di tingkat kabupaten, Musda juga menjadi ajang untuk memperkuat soliditas internal, mempererat silaturahmi antar kader, serta menyatukan visi dan misi Partai Golkar agar semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
Sebelum memasuki agenda utama Musda, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Ir. H. Hanan R Rozak, M.S., bersama jajaran pengurus, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., serta Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Febriyantoni, S.E., M.M., melaksanakan agenda Gerakan Lampung Menanam (GELAM). Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar area Gedung Sesat Nuwo Balak sebagai bentuk komitmen Partai Golkar terhadap pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam kegiatan GELAM tersebut, sejumlah jenis pohon produktif dan tanaman buah ditanam, di antaranya pohon alpukat, durian, jambu, kelengkeng, belimbing, dan mangga. Penanaman pohon ini bukan hanya simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk mendorong ketahanan pangan, penghijauan, serta memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A Rozak, menegaskan bahwa kegiatan menanam pohon merupakan salah satu wujud nyata doktrin karya kekaryaan Partai Golkar. Menurutnya, Partai Golkar tidak hanya hadir dalam momentum politik, tetapi juga harus terlibat langsung dalam kegiatan sosial, lingkungan, dan pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Gerakan Lampung Menanam ini merupakan simbol bahwa Partai Golkar selalu hadir dengan karya nyata. Bukan hanya berbicara, tetapi juga berbuat. Kita ingin keberadaan Partai Golkar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, baik hari ini maupun untuk generasi yang akan datang,” ujar Hanan di sela-sela kegiatan penanaman pohon.
Usai kegiatan GELAM, rombongan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung beserta jajaran disambut dengan prosesi arak-arakan dan tarian adat budaya Lampung. Suasana semakin semarak dengan nuansa kearifan lokal yang kental, menandakan kuatnya sinergi antara Partai Golkar dengan nilai-nilai budaya serta tradisi masyarakat Lampung Tengah.
Hanan A Rozak didampingi Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Riza Mirhardi, S.H., Sekretaris Aprozi Alam, S.E., serta Bendahara H. Tony Eka Candra, yang juga menjabat sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah, bersama para pengurus dan fungsionaris lainnya, kemudian memasuki aula Gedung Sesat Nuwo Balak tempat Musda XI resmi dilaksanakan.
Musda ke-XI Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain Forkopimda Kabupaten Lampung Tengah, Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah Febriyantoni, S.E., M.M., pimpinan partai politik, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, organisasi profesi, serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Lampung Tengah.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Musda ke-XI yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Febriyantoni, S.E., M.M., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Musda. Ia menjelaskan bahwa Musda ke-XI ini dihadiri oleh peserta, peninjau, serta tamu undangan dengan total jumlah kurang lebih 1.600 orang.
“Kegiatan Musda ini bukan hanya sebagai agenda formal organisasi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi, serta penyampaian ide dan gagasan untuk masa depan Partai Golkar di Kabupaten Lampung Tengah. Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Lampung yang telah hadir dan membimbing agenda Musda ini sehingga dapat berjalan dengan baik,” ujar Febriyantoni.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Plt DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah yang dalam waktu singkat, yakni 28 hari, mampu mempersiapkan Musda dengan baik dan lancar. Selain itu, Febriyantoni juga menyampaikan terima kasih kepada Musa Ahmad yang telah memberikan arahan serta memperkuat pondasi organisasi Partai Golkar di Kabupaten Lampung Tengah.
“Semoga Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah bisa menjadi lebih baik ke depan, semakin solid, dan semakin dekat dengan masyarakat. Musda ini kita harapkan menjadi momentum kebangkitan dan penguatan organisasi,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah, H. Tony Eka Candra, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Hanan A Rozak, Sekretaris Aprozi Alam, Ketua Harian Riza Mirhardi, serta seluruh pengurus Partai Golkar Lampung Tengah atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin.
Tony menjelaskan bahwa sejak diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Plt dari DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, selama 28 hari dirinya mengemban amanah dengan tugas utama merencanakan dan melaksanakan Musda ke-XI Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah.
“Alhamdulillah, pada hari ini tugas tersebut dapat saya laksanakan dengan baik. Selama menjadi Plt, saya juga meninjau kondisi keuangan Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah dan Alhamdulillah memiliki saldo yang cukup untuk melaksanakan agenda Musda,” ungkap Tony.
Ia juga mengungkapkan bahwa berkat sumbangsih dari Fraksi Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah, Ketua Partai Golkar Lampung Tengah periode 2020–2025 Musa Ahmad, serta dukungan dari I Komang Koheri secara pribadi, pembiayaan agenda Musda dapat tercukupi bahkan masih terdapat saldo.
Menurut Tony, kondisi tersebut menunjukkan bahwa roda organisasi Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah berjalan dengan baik dan patut menjadi percontohan bagi pengurus Partai Golkar Kabupaten/Kota lainnya. Hal ini tidak terlepas dari dedikasi dan loyalitas kepemimpinan Musa Ahmad, yang berhasil membawa Partai Golkar meraih 13 kursi di DPRD Kabupaten Lampung Tengah.
“Prestasi ini tentunya harus kita pertahankan dan bahkan kita tingkatkan. Target kita ke depan adalah menambah kursi menjadi 15 kursi pada Pemilu 2029 mendatang. Ini bukan hal yang mustahil jika kita solid, kompak, dan terus bekerja untuk masyarakat,” tegas Tony.
Tony juga berharap agar melalui Musda ini, semangat persatuan yang telah dibangun selama masa transisi dapat terus dijaga dan diperkuat. Ia menekankan pentingnya mengedepankan musyawarah mufakat dalam memilih Ketua Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah.
“Melalui Musda ini, kita harapkan mengedepankan musyawarah untuk mufakat dalam memilih ketua Partai Golkar Lampung Tengah. Hindari perpecahan, dan mari kita kembali bersatu padu dalam panji beringin. Musda ini harus menjadi konsolidasi yang solid untuk kemajuan Partai Golkar Lampung Tengah dan Kabupaten Lampung Tengah,” pungkas Tony.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung dan pengurus Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah atas terselenggaranya Musda yang diawali dengan kegiatan Gerakan Lampung Menanam.
“Kabupaten Lampung Tengah merupakan kabupaten terbesar di Provinsi Lampung. Mudah-mudahan dengan konsentrasi dan kekuatan Partai Golkar di Kabupaten Lampung Tengah, Partai Golkar akan semakin berjaya. Partai Golkar telah menorehkan catatan besar baik di tingkat nasional maupun di Kabupaten Lampung Tengah,” ujar I Komang Koheri.
Ia menambahkan bahwa Partai Golkar memiliki peran nyata dan telah memberikan warna serta sumbangsih yang signifikan bagi pembangunan di Kabupaten Lampung Tengah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen untuk terus bersinergi dan menjalin hubungan harmonis dengan seluruh partai politik, termasuk Partai Golkar, dalam rangka membangun daerah.
“Musda bukan hanya tentang memilih pengurus, tetapi lebih dari itu, Musda adalah forum untuk menentukan agenda ke depan, ruang konsolidasi dan regenerasi. Saya berharap Musda ini menghasilkan keputusan yang solid dan mendukung program pembangunan di Lampung Tengah demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, dalam arahannya sekaligus membuka secara resmi Musda ke-XI, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A Rozak, menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga merupakan ajang konsolidasi, penguatan komitmen, serta peneguhan jati diri Partai Golkar sebagai partai karya dan kekaryaan.
“Musda adalah momentum penting untuk menunjukkan jati diri Partai Golkar. Kita adalah partai yang menjunjung tinggi doktrin karya kekaryaan, karya siaga gatra praja. Kita harus terus membuktikan bahwa Golkar hadir untuk masyarakat, bukan hanya pada saat Pemilu, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hanan.
Ia berharap Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah dapat terus maju dan mempertahankan prestasi sebagai pimpinan di DPRD Kabupaten Lampung Tengah. Dengan raihan 13 kursi saat ini, Hanan optimistis target peningkatan menjadi 15 kursi pada Pemilu mendatang dapat tercapai.
“Musda ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja sebelumnya, penetapan program kerja ke depan, serta pengukuhan laporan pertanggungjawaban. Pada Musda ini juga akan ditetapkan Ketua Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah, Dewan Pertimbangan, serta Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan ke depan,” jelas Hanan.
Lebih lanjut, Hanan menegaskan bahwa Partai Golkar Lampung Tengah harus tampil lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi jembatan pemecah masalah di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Partai Golkar tidak hanya diukur dari jumlah kursi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Partai Golkar harus tampil dengan karya dan gagasan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kantor Partai Golkar harus menjadi rumah bersama dan rumah aspirasi. Kita harus melibatkan masyarakat dalam program partai, menyiapkan kader muda, perempuan, dan profesional untuk Pemilu ke depan,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Hanan menyampaikan tiga hal pokok yang harus menjadi fokus Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah pasca Musda, yaitu membentuk struktur partai yang rapi dan terstruktur, meningkatkan aktivitas kader di tengah masyarakat, serta melaksanakan program kerja yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Partai Golkar Lampung Tengah harus tampil menjadi role model bagi daerah lain. Kader dan pengurus harus dekat dengan masyarakat, dan Partai Golkar harus menjadi jembatan solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tutup Hanan.
Acara Musda ke-XI Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah kemudian secara resmi dibuka oleh Hanan A Rozak dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian sidang Musda. Suasana penuh semangat dan optimisme menyelimuti jalannya Musda, mencerminkan tekad Partai Golkar untuk terus berbenah, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Lampung Tengah dan Provinsi Lampung secara keseluruhan.
Dengan semangat kebersamaan, soliditas, dan komitmen terhadap karya nyata, Musda ke-XI ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah untuk semakin dekat dengan rakyat, memperkuat struktur organisasi, serta menyiapkan langkah-langkah strategis menuju kemenangan dan kejayaan Partai Golkar di masa mendatang. (*)
Redaksi Gnotif.com






