Kabupaten Bekasi, (Gnotif.com) – Kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) KKRI resmi ditutup dalam sebuah upacara khidmat yang dipimpin langsung oleh Danrem 051/WKT Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso SE, MM. selaku Danrem 051/WKT, di Buperta Karang Kitri, Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Minggu (15/2/2026).
Upacara penutupan berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme. Ratusan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang tampak mengikuti jalannya upacara dengan sikap disiplin dan antusias hingga akhir acara. Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Persami KKRI yang telah berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses selama dua hari pelaksanaan.
Kegiatan Persami ini tidak hanya menjadi ajang perkemahan semata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda yang sarat akan nilai kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, serta semangat cinta tanah air. Seluruh peserta tampak menunjukkan komitmen tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh panitia.
Upacara Penutupan Penuh Khidmat
Suasana upacara penutupan terasa sangat khidmat sejak awal hingga akhir. Barisan peserta berdiri dengan rapi di lapangan upacara, menunjukkan kedisiplinan yang menjadi salah satu tujuan utama kegiatan ini. Para pembina dan panitia turut hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Prosesi upacara diawali dengan penghormatan kepada inspektur upacara, dilanjutkan dengan laporan kegiatan oleh panitia pelaksana. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib, mencerminkan kesiapan dan kesungguhan peserta dalam mengikuti kegiatan hingga selesai.
Momentum penutupan menjadi saat yang penuh makna, karena seluruh peserta dapat merefleksikan pengalaman dan pelajaran yang diperoleh selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta mengaku merasa bangga dan terharu dapat menjadi bagian dari kegiatan yang penuh nilai edukatif tersebut.
Amanat Danrem: Bangun Karakter Generasi Muda
Dalam amanatnya, Danrem 051/WKT menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan dengan baik. Ia menekankan pentingnya membangun karakter melalui kegiatan yang positif dan edukatif seperti Persami.
Menurutnya, kegiatan Persami bukan sekadar perkemahan, melainkan wadah pembinaan mental, kepemimpinan, serta kebersamaan yang mampu membentuk pribadi yang tangguh dan berintegritas. Ia juga mengingatkan bahwa disiplin dan nasionalisme harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Disiplin adalah kunci keberhasilan, sementara nasionalisme adalah fondasi dalam menjaga keutuhan bangsa. Jadikan pengalaman selama Persami ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas,” tegasnya di hadapan peserta.
Pesan tersebut disambut dengan penuh perhatian oleh seluruh peserta yang tampak menyimak dengan khidmat. Amanat tersebut menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Beragam Materi Pembinaan
Selama kegiatan berlangsung, para peserta dibekali berbagai materi pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, kerja sama tim, serta kedisiplinan. Materi tersebut disampaikan oleh para pembina yang berpengalaman di bidangnya.
Kegiatan pelatihan kepemimpinan menjadi salah satu agenda utama dalam Persami. Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan bagaimana mengambil keputusan, memimpin kelompok, serta bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.
Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan diskusi kelompok yang bertujuan menumbuhkan kemampuan komunikasi dan berpikir kritis. Kegiatan ini membantu peserta memahami pentingnya kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.
Semangat Kebersamaan dan Persaudaraan
Salah satu hal yang paling terasa selama kegiatan Persami adalah semangat kebersamaan yang kuat di antara peserta. Mereka saling membantu, bekerja sama, dan membangun hubungan persaudaraan yang erat.
Kegiatan kelompok seperti permainan tim, diskusi, dan kegiatan sosial menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar peserta. Melalui kegiatan tersebut, peserta belajar untuk menghargai perbedaan dan membangun solidaritas.
Suasana kebersamaan yang terjalin selama dua hari pelaksanaan menjadi cerminan kuatnya semangat persaudaraan di antara peserta. Hal ini menjadi salah satu nilai penting yang diharapkan dapat terus terjaga setelah kegiatan berakhir.
Pendidikan Karakter di Era Modern
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, pendidikan karakter menjadi sangat penting bagi generasi muda. Kegiatan seperti Persami menjadi salah satu metode efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif secara langsung melalui pengalaman.
Melalui kegiatan di alam terbuka, peserta belajar untuk beradaptasi dengan lingkungan, mengatasi tantangan, serta membangun mental yang kuat. Hal ini sangat penting dalam membentuk pribadi yang tangguh dan mandiri.
Pendidikan karakter juga membantu peserta memahami pentingnya tanggung jawab, disiplin, serta rasa hormat terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi kehidupan di masa depan.
Antusiasme Peserta
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Banyak peserta yang mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan ini.
Beberapa peserta bahkan menyampaikan bahwa kegiatan Persami memberikan motivasi baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mereka merasa lebih percaya diri dan memiliki semangat baru untuk meraih cita-cita.
Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan Persami memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter generasi muda.
Peran Panitia dan Pembina
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak lepas dari kerja keras panitia dan pembina yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Mereka memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai rencana dan tetap memperhatikan aspek keamanan serta kenyamanan peserta.
Koordinasi yang baik antara panitia dan pembina menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Seluruh pihak bekerja sama untuk menciptakan suasana kegiatan yang kondusif dan penuh semangat positif.
Nilai Nasionalisme yang Menggema
Salah satu tujuan utama kegiatan Persami adalah menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda. Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan, peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Nilai nasionalisme tidak hanya disampaikan melalui materi, tetapi juga melalui praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari selama kegiatan berlangsung. Hal ini membantu peserta memahami makna cinta tanah air secara lebih mendalam.
Dampak Positif Jangka Panjang
Kegiatan Persami diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang bagi peserta. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta kerja sama yang telah dipelajari diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memiliki karakter yang kuat, generasi muda diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Penutupan dengan Doa Bersama
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Suasana haru terasa ketika seluruh peserta dan panitia saling bersalaman dan mengabadikan momen kebersamaan melalui sesi foto bersama.
Sesi foto bersama menjadi simbol kebersamaan dan kenangan indah yang akan selalu diingat oleh peserta. Senyum dan kebahagiaan terlihat jelas di wajah mereka, menandakan kesuksesan kegiatan yang telah dilaksanakan.
Harapan ke Depan
Dengan berakhirnya Persami KKRI, diharapkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta cinta tanah air yang telah ditanamkan dapat terus menggelora dalam kehidupan sehari-hari para peserta. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal berharga dalam menghadapi masa depan.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar kegiatan positif seperti ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kesimpulan
Persami KKRI merupakan kegiatan yang memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam kehidupan mereka.
Pesan yang disampaikan Danrem menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Dengan karakter yang kuat dan semangat kebangsaan yang tinggi, mereka diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang berintegritas.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karakter melalui kegiatan edukatif dan kebersamaan dapat memberikan dampak positif yang besar bagi generasi muda dan masa depan bangsa.
(Penrem 051/WKT)
Redaksi




