Berita

Breaking News

Polres Tulang Bawang Barat Gelar Apel Siaga Kamtibmas, Perkuat Sinergi Pengamanan Jelang Ramadhan 1447 H

Gnotif.com, Tulang Bawang Barat, – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polres Tubaba Polda Lampung bersama instansi terkait menggelar Apel Siaga Kamtibmas di halaman Mapolres Tubaba, Kamis (26/02/2026) pagi.

Kegiatan apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Tubaba Kompol Zaini Dahlan Akbar, mewakili Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, SIK, M,I,K. Apel dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Tubaba, unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Damkar, Senkom, serta Banser Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Komitmen Bersama Menjaga Stabilitas Kamtibmas

Apel siaga ini menjadi simbol kesiapsiagaan aparat dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kerap meningkat selama bulan Ramadhan. Momentum Ramadhan tidak hanya menjadi bulan penuh berkah dan peningkatan spiritualitas, tetapi juga periode yang memerlukan perhatian khusus dalam aspek pengamanan.

Dalam amanatnya, Wakapolres menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat. Ia berharap bulan suci Ramadhan dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Apel siaga ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergitas TNI–Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi yang kondusif sebagai wujud kesiapsiagaan dan komitmen kita menjamin rasa aman bagi masyarakat,” tegas Wakapolres dalam amanatnya.

Sinergitas Lintas Sektoral Jadi Kunci

Kehadiran berbagai unsur dalam apel siaga tersebut menunjukkan bahwa pengamanan Ramadhan tidak dapat dilakukan secara parsial. Kolaborasi lintas sektoral menjadi fondasi utama dalam menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Tubaba.

Unsur TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari kriminalitas konvensional hingga potensi konflik sosial. Selain itu, koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat dinilai sangat penting dalam membangun komunikasi yang efektif di tengah masyarakat.

Wakapolres menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang solid, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir sejak dini.

Lima Poin Penekanan Strategis Pengamanan Ramadhan

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres menegaskan lima poin penting yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran dalam pelaksanaan tugas pengamanan selama Ramadhan 1447 H.

1. Penguatan Intelijen dan Early Warning System

Personel intelijen dan Bhabinkamtibmas diminta meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Termasuk di dalamnya potensi intoleransi, gesekan sosial, penyebaran informasi hoaks, serta isu-isu yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.

Pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat dan pemuda menjadi strategi utama dalam meredam potensi konflik. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun kepercayaan serta memperkuat kemitraan yang telah terjalin selama ini.

2. Pengamanan Simpul Ekonomi dan Distribusi Logistik

Selama bulan Ramadhan, aktivitas ekonomi masyarakat cenderung meningkat. Permintaan bahan pokok melonjak, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Oleh karena itu, Polres Tubaba akan memastikan jalur distribusi bahan pokok tetap lancar guna mencegah gejolak harga.

Polisi juga akan menindak tegas spekulan atau pihak-pihak yang memanfaatkan momentum Ramadhan untuk melakukan penimbunan barang atau permainan harga yang merugikan masyarakat.

3. Patroli di Jam-Jam Rawan

Penguatan patroli difokuskan pada waktu ngabuburit, pelaksanaan salat tarawih, dan waktu sahur. Aktivitas masyarakat yang meningkat pada jam-jam tersebut berpotensi menimbulkan gangguan seperti kemacetan, balap liar, gang motor, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga potensi gangguan saat kegiatan sahur on the road (SOTR).

Patroli terpadu akan dilakukan secara rutin dengan melibatkan berbagai unsur guna memastikan situasi tetap terkendali. Kehadiran aparat di titik-titik rawan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah niat pelaku kejahatan.

4. Humanis dalam Pelayanan

Wakapolres menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Personel diminta mengedepankan sikap senyum, sapa, dan salam dalam melayani masyarakat. Penindakan terhadap pelanggaran ringan diharapkan lebih mengutamakan edukasi dan pembinaan.

Polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat harus mampu menghadirkan citra yang ramah dan profesional. Pendekatan humanis diyakini mampu memperkuat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat.

5. Sinergitas dengan Tokoh Agama dan Masyarakat

Seluruh unsur pengamanan diminta memperkuat koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta elemen lainnya. Ramadhan adalah bulan yang sarat dengan kegiatan keagamaan, sehingga komunikasi yang baik menjadi kunci kelancaran setiap kegiatan.

Keterlibatan tokoh agama dalam memberikan imbauan kamtibmas juga dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menghormati sesama.

Profesionalisme dan Integritas Jadi Landasan Tugas

Menutup amanatnya, Wakapolres menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan agar melaksanakan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, dan berintegritas. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik institusi dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Hadirkan pelayanan yang ramah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Keamanan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita jamin bersama,” pungkasnya.

Harapan Masyarakat akan Ramadhan yang Aman dan Damai

Apel Siaga Kamtibmas ini menjadi langkah awal Polres Tulang Bawang Barat dalam memastikan seluruh rangkaian ibadah Ramadhan berjalan dengan aman dan lancar. Dengan kesiapsiagaan yang matang serta dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Tulang Bawang Barat tetap kondusif hingga perayaan Idul Fitri mendatang.

Semangat kebersamaan dan sinergi yang ditunjukkan dalam apel siaga ini mencerminkan komitmen kuat aparat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah. Ramadhan bukan hanya momentum peningkatan spiritualitas, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan persatuan bangsa.

Dengan pengamanan yang terencana, pendekatan humanis, serta kolaborasi lintas sektoral yang solid, masyarakat Tulang Bawang Barat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, aman, dan nyaman sepanjang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

(humas_tubaba)

Redaksi Gnotif 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif