Satgas Siaga Bencana Polres Lampung Utara Evakuasi Pohon Tumbang di Kelurahan Cempedak

Lampung Utara, (Gnotif.com) – Satgas Siaga Bencana Alam Polres Lampung Utara kembali menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menangani kejadian bencana alam di wilayah hukumnya. Kali ini, aparat kepolisian bersama unsur terkait melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Jalan Haji Agus Salim, Kelurahan Cempedak, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, pada Kamis (5/2/2026) sore.

Kejadian ini menjadi perhatian serius karena terjadi di kawasan permukiman padat penduduk. Pohon berukuran besar yang tumbang tersebut menimpa bagian depan rumah warga, mengakibatkan kerusakan pada genteng, bagian teras, serta halaman rumah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini sempat membuat warga sekitar panik dan khawatir akan potensi bahaya lanjutan.

Peristiwa pohon tumbang ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat wilayah Kotabumi dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat tersebut menyebabkan sejumlah pohon besar di beberapa titik menjadi rawan tumbang. Salah satu pohon tua yang berada di sekitar permukiman warga akhirnya tidak mampu menahan terpaan angin dan roboh ke arah rumah warga.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas Siaga Bencana Polres Lampung Utara yang dipimpin oleh AKP Hari Hadi bersama personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 17.20 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pengamanan area untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Personel juga memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam rumah atau tertimpa material pohon. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kabag Ops Polres Lampung Utara, Kompol Firmansyah, mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam penanganan kejadian ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Lampung Utara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam.

“Mendapatkan laporan dari masyarakat, kami langsung menurunkan Satgas Siaga Bencana Polres Lampung Utara untuk membantu warga yang terdampak. Polri hadir untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat proses evakuasi agar aktivitas warga dapat kembali normal,” ujar Kompol Firmansyah.

Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana. Oleh karena itu, seluruh personel yang diterjunkan ke lapangan dibekali dengan peralatan serta prosedur keselamatan guna memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar.

Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara, unsur TNI, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta warga setempat. Sinergi lintas instansi ini menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan di lapangan.

Petugas menggunakan berbagai peralatan, seperti gergaji mesin, parang, tali pengaman, serta alat manual lainnya untuk memotong dan menyingkirkan batang pohon yang menimpa rumah warga. Batang pohon yang berukuran besar dipotong menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dipindahkan, sementara ranting-ranting kecil dikumpulkan dan dibersihkan dari halaman rumah.

AKP Hari Hadi selaku pimpinan Satgas di lapangan menjelaskan bahwa seluruh personel bekerja dengan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan bahaya tambahan. Selain fokus pada pembersihan material pohon, petugas juga melakukan pengecekan terhadap pohon-pohon lain di sekitar lokasi yang dinilai rawan tumbang.

“Kami tidak hanya membersihkan pohon yang tumbang, tetapi juga melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada pohon lain yang berpotensi tumbang dan membahayakan warga. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar AKP Hari Hadi.

Dalam kesempatan tersebut, aparat juga memberikan imbauan secara langsung kepada warga sekitar agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem. Warga diminta untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda pohon yang mulai miring, rapuh, atau berpotensi tumbang, sehingga dapat dilakukan penanganan lebih awal.

Salah satu warga yang rumahnya terdampak menyampaikan rasa syukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia juga mengapresiasi kecepatan respons aparat kepolisian dan pihak terkait yang langsung turun tangan membantu proses evakuasi dan pembersihan.

“Kami sangat kaget saat kejadian. Tiba-tiba terdengar suara keras, ternyata pohon besar di depan rumah tumbang dan menimpa atap. Alhamdulillah tidak ada yang terluka. Terima kasih kepada Polres Lampung Utara, BPBD, TNI, dan semua pihak yang cepat membantu kami,” ungkap warga tersebut.

Kompol Firmansyah juga menambahkan bahwa kerugian akibat kejadian ini bersifat materil, berupa kerusakan genteng, bagian teras, serta halaman rumah warga. Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membantu proses pendataan serta penanganan lanjutan terhadap rumah yang terdampak.

“Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materil berupa kerusakan genteng dan halaman rumah warga. Situasi saat ini aman dan kondusif. Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar warga yang terdampak mendapatkan penanganan yang diperlukan,” tambahnya.

Evakuasi dan pembersihan puing-puing kayu serta genteng selesai dilaksanakan sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah proses pembersihan selesai, akses jalan di sekitar lokasi kembali dapat dilalui oleh kendaraan, dan aktivitas warga kembali berjalan normal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan Polres Lampung Utara dalam menghadapi potensi bencana alam, terutama di musim penghujan. Satgas Siaga Bencana dibentuk untuk memastikan bahwa setiap kejadian darurat dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Polres Lampung Utara juga secara rutin melakukan pemetaan wilayah rawan bencana, termasuk daerah yang memiliki banyak pohon besar di dekat permukiman warga. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan guna meminimalisir risiko terjadinya pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Selain itu, pihak kepolisian juga aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan serta melakukan langkah-langkah antisipasi, seperti memangkas ranting pohon yang sudah tua atau rapuh dan memastikan saluran air tidak tersumbat.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, melalui jajaran Polres Lampung Utara, menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi bencana. Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan segera. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat menjadi faktor penting dalam meminimalisir dampak bencana.

Peristiwa pohon tumbang di Desa Cempedak ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Perubahan iklim yang menyebabkan cuaca tidak menentu menuntut semua pihak untuk lebih waspada dan siap menghadapi berbagai kemungkinan.

Dengan adanya respons cepat dari Satgas Siaga Bencana Polres Lampung Utara, dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir, dan aktivitas warga dapat kembali normal dalam waktu singkat. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi dan sinergi lintas sektor sangat efektif dalam penanganan bencana di tingkat daerah.

Polres Lampung Utara berharap masyarakat terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan bersama-sama menjaga keselamatan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengikuti informasi cuaca dari instansi terkait dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, serta masyarakat, diharapkan penanganan bencana di Kabupaten Lampung Utara dapat terus ditingkatkan demi keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga.

Peristiwa ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kesiapsiagaan dan respons cepat aparat sangat dibutuhkan dalam menghadapi situasi darurat. Polres Lampung Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat sistem penanganan bencana agar semakin efektif dan profesional.

Melalui kegiatan ini, Polres Lampung Utara menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat terjadi bencana alam.

Dengan kerja sama yang solid dan kesadaran bersama akan pentingnya kesiapsiagaan, diharapkan kejadian serupa di masa mendatang dapat ditangani dengan lebih cepat dan dampaknya dapat diminimalisir. Polres Lampung Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi demi menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana. (*)

Redaksi Gnotif.com