Satlantas Polres Lampung Utara - kembali menggelar kegiatan Polisi Menyapa dan pendidikan masyarakat (Dikmas) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Alamsyah, Lampung Utara, Kamis (26/2/2026) pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini menyasar para pengguna jalan, mekanik, serta konsumen dealer sepeda motor Honda yang berada di sekitar lokasi. Dengan pendekatan humanis dan persuasif, personel Satlantas memberikan imbauan langsung terkait pentingnya disiplin berlalu lintas serta penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara.
Dipimpin Personel Kamsel
Kegiatan Polisi Menyapa ini dipimpin oleh P.S Kanit Kamsel AIPTU Zunnun Almisri bersama anggota Kamsel AIPTU Ali Nurdin dan AIPDA S. Hendri. Mereka turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan masyarakat serta memberikan edukasi secara tatap muka.
Dalam suasana yang santai namun penuh makna, petugas menjelaskan berbagai aturan lalu lintas yang harus dipatuhi, mulai dari penggunaan helm berstandar SNI, kewajiban membawa surat-surat kendaraan, hingga pentingnya mematuhi rambu dan marka jalan.
Upaya Preventif Tekan Pelanggaran
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, SH, SIK, MM. melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Lampung Utara.
Menurutnya, penindakan hukum memang tetap diperlukan dalam situasi tertentu. Namun, edukasi yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.
Pentingnya Kamseltibcar Lantas
IPTU Herawati menambahkan bahwa terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) merupakan prioritas utama jajaran kepolisian. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa para pengguna jalan.
Ia menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Edukasi Humanis dan Dialogis
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Satlantas tidak sekadar menyampaikan imbauan satu arah. Mereka juga membuka ruang dialog agar masyarakat dapat bertanya atau menyampaikan pendapat terkait kondisi lalu lintas di sekitar Jalan Alamsyah.
Beberapa pengendara mengaku sering melihat pelanggaran seperti tidak memakai helm, melawan arus, serta penggunaan knalpot tidak sesuai standar. Masukan tersebut dicatat sebagai bahan evaluasi untuk langkah preventif berikutnya.
Pendekatan humanis ini membuat masyarakat merasa lebih nyaman dan tidak tertekan. Polisi hadir sebagai sahabat yang peduli terhadap keselamatan warga.
Peran Dealer dan Mekanik
Menariknya, kegiatan ini juga menyasar mekanik dan konsumen dealer sepeda motor Honda. Hal ini dinilai penting karena aspek keselamatan kendaraan dimulai dari kondisi teknis sepeda motor itu sendiri.
Petugas mengingatkan pentingnya melakukan servis rutin, memastikan rem berfungsi baik, lampu menyala sempurna, serta menggunakan komponen sesuai standar keselamatan.
Sinergi antara kepolisian dan pelaku usaha otomotif diharapkan mampu menciptakan budaya berkendara yang lebih aman.
Membangun Kesadaran Sejak Dini
Kegiatan Polisi Menyapa bukanlah program sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kesadaran berlalu lintas. Satlantas Polres Lampung Utara secara rutin melaksanakan Dikmas di sekolah-sekolah, komunitas, serta pusat keramaian.
Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan generasi muda yang sadar hukum dan disiplin dalam berkendara.
Situasi Lalu Lintas yang Kondusif
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi lalu lintas di wilayah Lampung Utara tetap kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Satlantas Polres Lampung Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas edukasi, terutama di titik-titik yang rawan pelanggaran dan kecelakaan.
Keselamatan Adalah Investasi
Keselamatan berlalu lintas sejatinya merupakan investasi jangka panjang. Satu kelalaian kecil dapat berakibat fatal dan merugikan banyak pihak. Oleh sebab itu, disiplin dalam berlalu lintas harus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui kegiatan Polisi Menyapa menjadi simbol bahwa negara hadir untuk melindungi dan mengayomi warganya.
Harapan ke Depan
Polres Lampung Utara berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat secara berkelanjutan. Dengan meningkatnya disiplin berlalu lintas, angka kecelakaan dapat ditekan dan kualitas keselamatan di jalan raya semakin baik.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lapisan masyarakat, sehingga pesan keselamatan dapat tersampaikan secara menyeluruh.
Pada akhirnya, keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Lampung Utara.
(Bidhumas Polres Lampung Utara / Gnotif)



