Tindaklanjuti Arahan Presiden, Sat Intelkam Polres Tulang Bawang Barat Bersihkan Lingkungan Tempat Wisata Islamic Center

Tulang Bawang Barat (Gnotif.com) — Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan sampah plastik dan penataan lingkungan di kawasan Tempat Wisata Islamic Center, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (05/02/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam merawat ruang publik sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait penguatan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Bersih, dan Indah.

Kawasan Islamic Center yang menjadi ikon religi dan destinasi wisata masyarakat Tulang Bawang Barat memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pusat kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai ruang publik yang menjadi denyut aktivitas sosial, ekonomi, serta interaksi masyarakat lintas lapisan. Oleh karena itu, kebersihan dan kenyamanan kawasan ini menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran personel Sat Intelkam Polres Tubaba turun langsung ke lapangan dengan membawa peralatan kebersihan, mulai dari kantong sampah, sarung tangan, hingga alat angkut sampah. Mereka menyisir sejumlah titik di lingkungan Islamic Center, termasuk area parkir, taman, jalur pejalan kaki, dan lokasi-lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya pengunjung.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Intelkam AKP Ferry Yuliansyah, S.Sos., M.M. yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan implementasi konkret dari arahan Presiden dalam mendorong budaya hidup bersih, sehat, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut AKP Ferry Yuliansyah, kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari peran Polri dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengelolaan lingkungan hidup, sekaligus sebagai bentuk keteladanan kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan ruang publik adalah tanggung jawab bersama.

“Lingkungan Tempat Wisata Islamic Center adalah ruang publik strategis. Negara tidak boleh absen ketika lingkungan publik menghadapi persoalan sampah dan penurunan kualitas kebersihan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab sekaligus keteladanan, agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan,” tegas AKP Ferry Yuliansyah di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa kebersihan lingkungan memiliki keterkaitan langsung dengan ketertiban sosial, kesehatan masyarakat, serta kualitas pelayanan publik. Lingkungan yang kotor tidak hanya merusak estetika, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyakit akibat lingkungan hingga menurunnya kenyamanan pengunjung.

“Lingkungan yang bersih mencerminkan tata kelola yang baik. Ketika ruang publik terawat, maka rasa aman, nyaman, dan tertib akan tumbuh di tengah masyarakat. Ini sejalan dengan tugas Polri yang tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran sosial,” ujarnya.

Lebih jauh, AKP Ferry Yuliansyah menjelaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam membangun budaya disiplin, termasuk dalam hal kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat melihat langsung bahwa aparat negara hadir tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam aspek sosial kemasyarakatan.

Kegiatan pembersihan ini juga menjadi bagian dari strategi Polres Tubaba dalam memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, aparat kepolisian menunjukkan empati dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang menjadi ruang aktivitas bersama.

Di sisi lain, kawasan Islamic Center sebagai salah satu destinasi wisata religi di Tulang Bawang Barat memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Banyak pelaku usaha kecil, pedagang kaki lima, serta jasa parkir dan transportasi yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pengunjung di kawasan tersebut.

Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi masyarakat sekitar. Lingkungan yang bersih dan tertata akan meningkatkan daya tarik wisata, sehingga berdampak positif terhadap jumlah kunjungan dan perputaran ekonomi lokal.

AKP Ferry Yuliansyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pengelola Islamic Center, para pedagang, pelaku aktivitas keagamaan, serta para pengunjung untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya menghentikan kebiasaan membuang sampah plastik sembarangan yang masih sering ditemui di sejumlah titik.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Jangan hanya mengandalkan petugas kebersihan atau aparat. Kesadaran individu sangat menentukan. Mulai dari hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga ikut mengingatkan sesama,” tuturnya.

Menurutnya, persoalan sampah plastik menjadi salah satu tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan di ruang publik. Plastik yang sulit terurai tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berpotensi merusak ekosistem dan menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Dalam konteks kebijakan nasional, pemerintah pusat terus mendorong berbagai program pengurangan sampah plastik dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan. Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Bersih, dan Indah menjadi salah satu payung kebijakan yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh Sat Intelkam Polres Tubaba ini dinilai sejalan dengan semangat tersebut. Aksi nyata di lapangan menjadi bukti bahwa arahan Presiden tidak hanya berhenti pada tataran kebijakan, tetapi juga diterjemahkan dalam tindakan konkret di daerah.

Selain membersihkan sampah, personel Sat Intelkam juga memberikan imbauan secara persuasif kepada para pengunjung dan pedagang untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif, sehingga kebersihan kawasan Islamic Center dapat terjaga secara berkelanjutan.

AKP Ferry Yuliansyah menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya di kawasan Islamic Center, tetapi juga di berbagai ruang publik lainnya di wilayah hukum Polres Tulang Bawang Barat.

“Ini bukan kegiatan sekali selesai. Kami akan terus mendorong kegiatan serupa sebagai bagian dari komitmen Polres Tubaba dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di daerah,” katanya.

Ia juga menyoroti peran generasi muda dan mahasiswa dalam membangun budaya peduli lingkungan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat menularkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada masyarakat luas.

“Bakti sosial ini juga bagian dari upaya membangun kesadaran jangka panjang, terutama di kalangan generasi muda dan mahasiswa, agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi budaya bersama. Negara bisa memulai, tetapi keberlanjutan hanya akan tercapai jika masyarakat ikut bergerak,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perubahan besar selalu berawal dari kepatuhan terhadap hal-hal kecil. Disiplin membuang sampah pada tempatnya, menjaga fasilitas umum, serta saling mengingatkan merupakan langkah sederhana namun berdampak besar jika dilakukan secara konsisten.

Sejumlah pengunjung Islamic Center yang ditemui di lokasi menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan sosial seperti ini memberikan contoh nyata sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.

Salah satu pengunjung mengungkapkan bahwa kawasan Islamic Center merupakan tempat yang sering dikunjungi bersama keluarga, sehingga kebersihan menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan diikuti oleh masyarakat luas.

Di sisi lain, para pedagang di sekitar kawasan juga menyatakan dukungannya terhadap upaya Polres Tubaba. Mereka menyadari bahwa lingkungan yang bersih akan menarik lebih banyak pengunjung, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pendapatan mereka.

Dengan adanya kegiatan bakti sosial ini, Polres Tubaba kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan pemerintah, memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta menjadi motor penggerak kesadaran sosial di bidang lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam menjaga ruang publik sebagai aset bersama. Islamic Center sebagai ikon religi dan destinasi wisata di Tulang Bawang Barat diharapkan dapat terus terjaga kebersihannya, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, baik dari sisi spiritual, sosial, maupun ekonomi.

Melalui langkah-langkah konkret seperti ini, diharapkan semangat Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Bersih, dan Indah dapat semakin mengakar di tingkat daerah. Polres Tubaba berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya membangun kualitas hidup yang lebih baik melalui lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.

Dengan demikian, bakti sosial pembersihan lingkungan di Tempat Wisata Islamic Center ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kesadaran kolektif, memperkuat nilai gotong royong, serta menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Tulang Bawang Barat.

(humas_tubaba)

Redaksi Gnotif.com