Bandar Lampung (Gnotif.com) — Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik melalui kegiatan apel mingguan yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (9/2/2026).
Apel mingguan tersebut dipimpin oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, M. Nur Ramdan, yang mewakili Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, mulai dari pejabat struktural, staf administrasi, hingga perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Apel mingguan menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga ritme kerja aparatur pemerintahan. Selain sebagai kegiatan rutin, apel juga berfungsi sebagai sarana komunikasi langsung antara pimpinan daerah dan jajaran ASN, untuk menyampaikan arahan, kebijakan, serta evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan oleh M. Nur Ramdan, disampaikan sejumlah penekanan strategis yang berkaitan dengan transformasi digital dalam pelayanan pemerintahan, peningkatan kedisiplinan ASN, kebersihan dan kerapihan lingkungan kantor, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi banjir yang kerap menjadi tantangan di wilayah perkotaan.
Digitalisasi Pelayanan Pemerintahan sebagai Pilar Reformasi Birokrasi
Wali Kota Bandar Lampung melalui M. Nur Ramdan menegaskan bahwa digitalisasi pelayanan pemerintahan merupakan salah satu pilar utama dalam agenda reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Transformasi digital dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat proses pelayanan publik, mengurangi potensi birokrasi yang berbelit, serta meminimalisir praktik-praktik yang tidak sesuai dengan prinsip good governance.
“Digitalisasi pelayanan bukan hanya tentang penggunaan aplikasi atau sistem komputer, tetapi juga tentang perubahan cara berpikir dan budaya kerja. Kita harus bergerak menuju pelayanan yang cepat, transparan, dan berbasis data,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung, lanjutnya, telah mengembangkan berbagai sistem pelayanan berbasis elektronik, seperti perizinan online, sistem administrasi kependudukan, pengelolaan keuangan daerah, hingga kanal pengaduan masyarakat. Namun, keberhasilan sistem tersebut sangat bergantung pada kesiapan ASN dalam mengoperasikan dan memanfaatkannya secara maksimal.
Oleh karena itu, seluruh ASN diimbau untuk terus meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi, mengikuti pelatihan, serta beradaptasi dengan perkembangan sistem digital yang diterapkan oleh pemerintah daerah.
Peningkatan Disiplin ASN sebagai Kunci Profesionalisme
Selain digitalisasi, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kedisiplinan ASN sebagai kunci utama dalam mewujudkan aparatur yang profesional dan berintegritas. Disiplin, menurutnya, tidak hanya tercermin dari kehadiran dan ketepatan waktu, tetapi juga dari tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, kepatuhan terhadap aturan, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Disiplin adalah fondasi dari kinerja yang baik. Jika kita disiplin, maka pekerjaan akan berjalan lebih teratur, pelayanan akan lebih maksimal, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin meningkat,” ujar M. Nur Ramdan.
Ia mengingatkan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik. Setiap sikap dan perilaku ASN akan menjadi cerminan dari kualitas pemerintahan daerah. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut untuk menjaga etika, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas.
Pemerintah Kota Bandar Lampung, tambahnya, akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kinerja ASN, termasuk melalui sistem penilaian kinerja berbasis indikator yang jelas dan terukur.
Menjaga Kebersihan dan Kerapihan Lingkungan Kantor
Dalam arahannya, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan kantor sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana kerja yang kondusif dan profesional. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata rapi akan memberikan dampak positif terhadap semangat kerja pegawai serta kenyamanan masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.
“Kebersihan kantor adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi setiap ASN harus memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan ruang kerja dan lingkungan sekitar,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kebersihan dan kerapihan kantor mencerminkan budaya kerja yang baik serta menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan pelayanan yang layak dan bermartabat kepada masyarakat.
Antisipasi Banjir Melalui Pemeliharaan Drainase
Salah satu poin penting yang juga disampaikan dalam apel mingguan tersebut adalah pentingnya pemeliharaan gorong-gorong dan saluran drainase sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir. Bandar Lampung sebagai kota yang terus berkembang memiliki tantangan besar dalam pengelolaan sistem drainase, terutama di tengah intensitas curah hujan yang tinggi.
M. Nur Ramdan mengingatkan bahwa saluran air yang tersumbat oleh sampah atau sedimentasi dapat menjadi penyebab utama terjadinya genangan dan banjir. Oleh karena itu, pemeliharaan rutin terhadap gorong-gorong dan drainase harus menjadi prioritas bagi OPD terkait.
“Kita harus proaktif. Jangan menunggu banjir terjadi baru bergerak. Pemeliharaan saluran air harus dilakukan secara berkala agar aliran air tetap lancar,” ujarnya.
Ia juga mengajak ASN untuk turut mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke saluran air, karena hal tersebut dapat memperparah kondisi drainase dan meningkatkan risiko banjir.
Sinergi OPD dalam Pengelolaan Lingkungan Perkotaan
Dalam konteks pengelolaan lingkungan dan infrastruktur kota, Wali Kota melalui M. Nur Ramdan menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah. Penanganan drainase, kebersihan, dan infrastruktur tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan koordinasi lintas sektor yang kuat.
Ia meminta agar OPD terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, serta perangkat wilayah di tingkat kecamatan dan kelurahan, dapat bekerja sama secara intensif dalam memantau dan merawat fasilitas publik.
Dengan koordinasi yang baik, setiap permasalahan dapat diidentifikasi lebih dini dan ditangani secara cepat, sehingga dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalisir.
Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Peningkatan Iman dan Kepedulian Sosial
Menutup arahannya, M. Nur Ramdan mengajak seluruh ASN untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial. Bulan Ramadhan, menurutnya, merupakan momentum yang tepat untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki niat, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh ASN untuk menjadikan bulan suci sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kejujuran, kesabaran, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
“Marhaban ya Ramadhan, mari kita sambut bulan suci ini dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap agar semangat Ramadhan dapat menjadi energi positif bagi seluruh ASN dalam meningkatkan kinerja, memperkuat solidaritas, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Apel Mingguan sebagai Media Evaluasi dan Penguatan Budaya Kerja
Apel mingguan yang digelar secara rutin oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung memiliki peran strategis dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan profesional. Melalui kegiatan ini, pimpinan daerah dapat menyampaikan langsung berbagai arahan dan evaluasi, sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh jajaran ASN.
Selain itu, apel mingguan juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi internal, membangun kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai tanggung jawab dan loyalitas terhadap tugas dan fungsi sebagai aparatur pemerintah.
Komitmen Pemkot Bandar Lampung dalam Mewujudkan Pelayanan Prima
Secara keseluruhan, arahan yang disampaikan dalam apel mingguan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mewujudkan pemerintahan yang modern, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Digitalisasi pelayanan, peningkatan disiplin ASN, kebersihan lingkungan, serta antisipasi banjir merupakan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dukungan seluruh ASN, Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis dapat terus memberikan pelayanan terbaik serta menjawab berbagai tantangan pembangunan perkotaan di masa depan.
Apel mingguan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kota Bandar Lampung yang lebih maju, bersih, tertib, dan sejahtera.
#kominfokotabandarlampung
#bandarlampung / Gnotif





