Animo Pendaftaran Polri Terpadu 2026 di Polres Lampung Utara Capai 268 Peserta

Lampung Utara, (Gnotif.com) — Pelaksanaan kegiatan pendaftaran online dan verifikasi dalam rangka Penerimaan Polri Terpadu Tahun Anggaran 2026 di Polres Lampung Utara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari masyarakat. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Sidokes Polres Lampung Utara pada Sabtu (28/3/2026) ini menjadi bukti nyata tingginya minat generasi muda untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Sejak pagi hari, ratusan peserta tampak memadati lokasi pendaftaran untuk mengikuti tahapan awal seleksi. Mereka datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Utara dengan semangat dan harapan besar untuk dapat lolos menjadi anggota Polri. Suasana kegiatan terlihat tertib dengan pengawasan ketat dari panitia serta dukungan fasilitas yang memadai.

Berdasarkan data resmi dari panitia penerimaan, jumlah peserta yang mendaftar pada seleksi tahun ini mencapai 268 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 216 peserta merupakan pria dan 52 peserta lainnya merupakan wanita. Komposisi ini menunjukkan bahwa minat untuk bergabung dengan Polri tidak hanya datang dari kaum pria, tetapi juga dari kaum wanita yang semakin menunjukkan eksistensinya dalam dunia kepolisian.

Dari berbagai jalur yang dibuka dalam Penerimaan Polri Terpadu Tahun Anggaran 2026, kategori Bintara PTU SPKT menjadi jalur yang paling diminati oleh para peserta. Tercatat sebanyak 228 peserta memilih jalur ini sebagai pilihan utama. Hal ini tidak mengherankan mengingat jalur Bintara PTU memberikan peluang yang cukup luas bagi para lulusan SMA sederajat untuk langsung berkarier di institusi Polri.

Sementara itu, jalur Akademi Kepolisian (Akpol) yang merupakan jenjang pendidikan untuk mencetak calon perwira Polri diikuti oleh 11 peserta. Meskipun jumlahnya lebih sedikit, jalur ini tetap menjadi pilihan prestisius bagi mereka yang memiliki cita-cita menjadi pemimpin di tubuh Polri.

Selain kedua jalur tersebut, terdapat pula pendaftar pada formasi Bakomsus (Bintara Kompetensi Khusus) serta Tamtama Polri. Formasi ini diperuntukkan bagi peserta yang memiliki keahlian khusus di bidang tertentu maupun yang ingin berkarier melalui jalur Tamtama.

Tidak hanya proses pendaftaran, kegiatan ini juga diikuti dengan tahapan verifikasi berkas yang menjadi bagian penting dalam seleksi administrasi. Panitia melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen yang diserahkan oleh para peserta.

Hingga pelaksanaan hari tersebut, sebagian besar peserta telah berhasil melewati tahap verifikasi berkas. Khusus untuk formasi Bintara PTU SPKT, tercatat sebanyak 178 peserta telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.

Proses verifikasi dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan pengawasan internal maupun eksternal. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai dengan prinsip yang telah ditetapkan oleh institusi Polri.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa tingginya animo masyarakat dalam mengikuti seleksi ini merupakan hal yang sangat positif dan patut diapresiasi.

“Kami melihat animo masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti seleksi penerimaan Polri tahun ini. Hal ini menjadi indikator positif bahwa minat generasi muda untuk bergabung dengan Polri masih sangat besar,” ujar IPTU Herawati.

Ia menambahkan bahwa tingginya minat ini juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri yang terus berbenah dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Lebih lanjut, IPTU Herawati menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip ini menjadi landasan utama dalam memastikan proses penerimaan berjalan secara adil dan profesional.

“Kami memastikan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil yang dicapai,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga secara tegas mengingatkan kepada para peserta dan orang tua untuk tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Praktik semacam ini merupakan bentuk penipuan yang harus diwaspadai.

“Proses seleksi ini tidak dipungut biaya. Kami mengingatkan kepada seluruh peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengatasnamakan panitia atau pejabat Polri,” tegas IPTU Herawati.

Imbauan ini menjadi penting mengingat setiap tahun masih ditemukan adanya oknum yang mencoba memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi kecurangan dalam proses seleksi.

Para peserta yang mengikuti kegiatan ini juga terlihat sangat antusias dan serius dalam menjalani setiap tahapan. Banyak di antara mereka yang telah mempersiapkan diri sejak jauh hari, baik secara fisik maupun mental.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa menjadi anggota Polri merupakan cita-cita yang telah lama diimpikannya. Ia berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya ingin menjadi polisi agar bisa membantu masyarakat dan menjaga keamanan. Semoga bisa lolos seleksi tahun ini,” ujarnya penuh harap.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari keluarga para peserta yang turut hadir memberikan semangat. Kehadiran orang tua dan kerabat menjadi motivasi tambahan bagi para calon anggota Polri untuk memberikan yang terbaik.

Panitia penyelenggara juga memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan tertib dan nyaman. Fasilitas pendukung seperti tempat pendaftaran, ruang verifikasi, serta area tunggu disiapkan dengan baik guna menunjang kelancaran kegiatan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres Lampung Utara berharap dapat menjaring calon anggota Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan fisik yang baik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, dan semangat pengabdian yang tinggi.

Calon anggota Polri yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks di era modern.

Ke depan, seluruh tahapan seleksi akan terus dilanjutkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia pusat. Para peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk menghadapi setiap tahapan berikutnya.

Polres Lampung Utara juga berkomitmen untuk terus mengawal proses seleksi agar berjalan dengan baik dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas bagi institusi Polri.

Dengan tingginya animo masyarakat serta pelaksanaan seleksi yang transparan, diharapkan Penerimaan Polri Terpadu Tahun Anggaran 2026 ini dapat menghasilkan generasi Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

Pada akhirnya, keberadaan anggota Polri yang berkualitas akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Lampung Utara.

(*)

Redaksi