GNOTIF.COM | Lampung Selatan
Press Release Nomor: 83/III/HUM.6.1.1./2026/Bidhumas
Senin, 16 Maret 2026
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan arus mudik di wilayah Lampung Selatan, Senin (16/03/2026) sore. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan seluruh personel serta sarana dan prasarana dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran yang diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.
Peninjauan ini dilakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang digelar secara serentak oleh Kepolisian Republik Indonesia di seluruh wilayah Tanah Air. Operasi ini bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik menjelang dan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung memulai kegiatan peninjauan dari Markas Polda Lampung sekitar pukul 16.00 WIB. Turut hadir dalam rombongan tersebut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Fahrul Rozi selaku Ketua Fraksi Partai Gerindra, serta sejumlah pejabat daerah lainnya yang tergabung dalam jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.
Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai instansi terkait dalam upaya memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran. Kerja sama yang solid antar lembaga diharapkan mampu menciptakan sistem pengamanan yang efektif dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Peninjauan Dimulai dari Pos Pengamanan Rest Area KM 49B
Lokasi pertama yang dikunjungi oleh Kapolda Lampung bersama rombongan adalah Pos Pengamanan Rest Area KM 49B Tol Trans Sumatera. Pos ini menjadi salah satu titik penting dalam pengamanan arus mudik karena berada di jalur strategis yang dilalui para pemudik menuju Pelabuhan Bakauheni.
Setibanya di lokasi, Kapolda Lampung langsung melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel yang bertugas di pos pengamanan tersebut. Ia juga memeriksa berbagai fasilitas yang tersedia di pos tersebut, mulai dari peralatan komunikasi, ruang pelayanan bagi masyarakat, fasilitas kesehatan, hingga area istirahat bagi para pemudik yang membutuhkan.
Kapolda Lampung menilai bahwa kesiapan fasilitas di pos pengamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan operasi pengamanan mudik. Dengan fasilitas yang memadai, para petugas dapat menjalankan tugasnya dengan lebih optimal sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain melakukan pengecekan fasilitas, Kapolda juga berdialog langsung dengan para personel yang bertugas di pos tersebut. Ia menanyakan kondisi di lapangan serta kesiapan para petugas dalam menghadapi lonjakan arus kendaraan yang diperkirakan akan terjadi menjelang puncak arus mudik.
Dalam dialog tersebut, Kapolda mengingatkan kepada seluruh personel agar selalu menjaga kesehatan serta tetap siaga dalam menjalankan tugas pengamanan. Ia menegaskan bahwa pengamanan arus mudik merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan dedikasi tinggi dari seluruh petugas yang terlibat.
Monitoring Pengamanan di Rest Area KM 20B
Setelah melakukan pengecekan di Rest Area KM 49B, rombongan Kapolda Lampung kemudian melanjutkan peninjauan ke Pos Pengamanan Rest Area KM 20B Tol Trans Sumatera. Lokasi ini juga menjadi titik strategis karena berada di jalur utama yang dilalui kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni.
Di lokasi ini, Kapolda kembali memeriksa kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang tersedia di pos pengamanan. Ia memastikan bahwa seluruh petugas telah memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam menjalankan operasi pengamanan mudik.
Kapolda juga memantau langsung kondisi arus lalu lintas di sekitar rest area tersebut. Ia menekankan pentingnya pengaturan lalu lintas yang baik guna menghindari potensi kemacetan yang dapat mengganggu perjalanan para pemudik.
Menurut Kapolda Lampung, pengecekan lapangan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh pos pengamanan maupun pos pelayanan benar-benar siap beroperasi secara maksimal saat arus mudik mulai meningkat.
“Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas di pos pengamanan maupun pos pelayanan benar-benar siap melayani pemudik,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf.
Ia juga menegaskan bahwa aparat keamanan harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, serta humanis kepada masyarakat selama berlangsungnya operasi pengamanan mudik.
Lampung Menjadi Jalur Krusial Arus Mudik Nasional
Kapolda Lampung menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki peran strategis dalam arus mudik nasional. Hal ini karena Lampung menjadi pintu gerbang utama Pulau Sumatera yang menghubungkan Pulau Jawa melalui jalur penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni.
Setiap tahunnya, jutaan kendaraan dari berbagai daerah di Pulau Jawa melintas menuju Pulau Sumatera melalui jalur penyeberangan tersebut. Oleh karena itu, pengamanan di wilayah Lampung menjadi sangat penting untuk memastikan kelancaran arus mudik nasional.
“Pergerakan pemudik di Lampung cukup tinggi karena menjadi jalur utama menuju Sumatera. Karena itu pengamanan harus betul-betul optimal,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan bahwa kepolisian bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai strategi pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus mudik Lebaran.
Strategi tersebut meliputi penempatan personel di berbagai titik strategis, pengaturan lalu lintas secara terpadu, hingga penyediaan berbagai fasilitas pelayanan bagi para pemudik.
Fokus Pengamanan di Kawasan Bakauheni
Setelah melakukan peninjauan di jalur tol, rombongan Kapolda Lampung kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pos Pelayanan Terpadu Bakauheni. Pos ini merupakan salah satu titik paling krusial dalam arus mudik karena menjadi lokasi konsentrasi kendaraan sebelum menyeberang ke Pulau Jawa.
Di lokasi ini, Kapolda Lampung kembali melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel gabungan yang bertugas di pos pelayanan terpadu tersebut. Personel yang bertugas terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta berbagai instansi terkait lainnya.
Kapolda memastikan bahwa seluruh personel telah siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui Pelabuhan Bakauheni.
Ia juga meninjau berbagai fasilitas yang tersedia di pos pelayanan tersebut, termasuk fasilitas kesehatan, ruang pelayanan informasi, serta area istirahat bagi para pemudik.
Kapolda mengingatkan seluruh petugas agar tetap siaga dalam menghadapi lonjakan kendaraan yang diperkirakan akan terjadi menjelang puncak arus mudik.
“Personel di lapangan harus tetap siaga, lakukan pengaturan lalu lintas dengan baik dan berikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat,” tegasnya.
Dukungan kepada Personel yang Bertugas
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Lampung juga memberikan dukungan kepada para personel yang sedang menjalankan tugas pengamanan mudik. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan membagikan paket sembako kepada anggota yang bertugas di pos pengamanan.
Pemberian paket sembako ini merupakan bentuk apresiasi kepada para petugas yang telah bekerja keras dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan operasi pengamanan mudik.
Kapolda berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan semangat dan motivasi para personel dalam menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas tetap menjaga kesehatan selama menjalankan tugas, mengingat aktivitas pengamanan mudik biasanya berlangsung dalam waktu yang cukup panjang dengan intensitas kerja yang tinggi.
Sinergi Forkopimda untuk Kelancaran Mudik
Kehadiran jajaran Forkopimda dalam kegiatan peninjauan ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai instansi terkait dalam menjaga kelancaran arus mudik Lebaran.
Kerja sama yang solid antar lembaga diharapkan mampu menciptakan sistem pengamanan yang efektif serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui koordinasi yang baik, berbagai potensi permasalahan yang mungkin muncul selama arus mudik dapat diantisipasi sejak dini sehingga tidak menimbulkan gangguan yang berarti bagi para pemudik.
Imbauan kepada Para Pemudik
Di akhir kegiatan peninjauan, Kapolda Lampung mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Para pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta tidak memaksakan diri untuk berkendara apabila merasa lelah.
Kapolda juga mengingatkan agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan di berbagai pos pengamanan maupun pos pelayanan apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Dengan kesiapan personel, dukungan sarana dan prasarana, serta kerja sama yang baik antara berbagai instansi, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui pengecekan langsung di lapangan ini, Kapolda Lampung memastikan bahwa seluruh jajaran kepolisian bersama instansi terkait siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum mudik Lebaran.
Diharapkan seluruh masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.
(Bidhumas Polda Lampung)
Redaksi Gnotif


