Pura-Pura Belanja Banyak, Wanita Gasak Uang Rp2,6 Juta dari Laci Kasir Mini Market
Lima Kali Beraksi, Pelaku Pencurian Uang Kasir Mini Market Akhirnya Ditangkap di Tambora
Jakarta Barat, (Gnotif.com) – Aksi pencurian uang di laci kasir mini market yang sempat meresahkan warga di wilayah Tambora, Jakarta Barat, akhirnya berhasil dihentikan oleh aparat kepolisian. Seorang wanita muda berinisial IPS (22) berhasil diamankan setelah tertangkap tangan melakukan pencurian uang dari laci kasir sebuah mini market di kawasan Jalan Soksi, Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Selasa (10/3/2026) malam.
Penangkapan pelaku bermula dari kecurigaan para pegawai mini market terhadap gerak-gerik wanita tersebut yang terlihat tidak biasa saat berada di area kasir. Dengan memanfaatkan kelengahan pegawai yang sedang sibuk melayani pesanan barang dalam jumlah besar, pelaku mencoba mengambil uang yang tersimpan di laci kasir.
Aksi tersebut akhirnya berhasil digagalkan setelah salah satu karyawan toko memergoki tangan pelaku yang sudah berada di dalam laci tempat penyimpanan uang. Berkat kewaspadaan pegawai dan respons cepat dari pihak kepolisian, pelaku berhasil diamankan sebelum sempat melarikan diri dari lokasi kejadian.
Modus Pura-Pura Belanja Banyak
Menurut keterangan salah satu pegawai mini market bernama Desti, pelaku datang ke toko seperti pembeli pada umumnya. Ia tampak santai dan tidak menimbulkan kecurigaan saat pertama kali masuk ke dalam toko.
Setelah berkeliling sebentar, pelaku kemudian mendekati meja kasir dan mulai memesan sejumlah barang. Ia memesan berbagai produk dengan jumlah cukup banyak sehingga membuat pegawai toko harus mengambil barang dari gudang penyimpanan.
“Dia pesan mie instan satu dus, lalu kiranti satu pack yang isinya delapan. Setelah itu tambah lagi dua pack, jadi sepuluh. Setelah itu dia mulai nanya-nanya soal isi kartu TapCash,” ujar Desti saat ditemui pada Rabu (11/3/2026).
Pertanyaan yang diajukan pelaku seolah-olah menunjukkan bahwa ia benar-benar ingin berbelanja dalam jumlah banyak. Hal tersebut membuat pegawai toko tidak menaruh curiga dan fokus mengambil barang pesanan dari gudang.
Situasi inilah yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk menjalankan aksinya. Ketika pegawai toko sedang sibuk mengambil barang, pelaku perlahan mendekati meja kasir dan berusaha membuka laci penyimpanan uang.
Berhasil Mengambil Uang Rp2,6 Juta
Dalam waktu singkat, pelaku berhasil merogoh laci kasir dan mengambil uang tunai yang berada di dalamnya. Dari aksi tersebut, pelaku diketahui berhasil mengambil uang sebesar Rp2,6 juta.
Namun, aksi tersebut tidak berlangsung lama karena salah satu pegawai mulai merasa curiga dengan posisi pelaku yang berdiri terlalu dekat dengan meja kasir. Kecurigaan tersebut semakin kuat ketika pegawai melihat gerakan tangan pelaku yang tampak mencurigakan.
“Pas saya sudah di depan, saya lihat tangan dia sudah masuk ke laci,” kata Desti.
Melihat kejadian tersebut, pegawai mini market langsung meminta bantuan rekan kerjanya untuk menghentikan pelaku. Mereka berusaha menahan wanita tersebut agar tidak melarikan diri sebelum pihak kepolisian datang ke lokasi.
Pegawai Mini Market Bertindak Cepat
Setelah menyadari adanya aksi pencurian, para pegawai toko segera melakukan tindakan cepat dengan menahan pelaku di dalam mini market. Mereka juga memeriksa barang bawaan pelaku dan menemukan uang tunai yang diduga diambil dari laci kasir.
Situasi di dalam mini market sempat menjadi ramai karena sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi ikut berdatangan setelah mengetahui adanya aksi pencurian. Beberapa warga bahkan sempat mencoba mendekati pelaku yang saat itu sudah ditahan oleh pegawai toko.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak toko kemudian segera menghubungi aparat kepolisian agar pelaku dapat diamankan secara resmi.
Polisi Segera Datang ke Lokasi
Mendapat laporan dari masyarakat, aparat kepolisian dari Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas segera mengamankan pelaku dari dalam mini market guna menghindari potensi amukan warga yang sudah berkumpul di sekitar lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudrajat Djumantara didampingi Panit Reskrim Ipda Priyo Purnomo mengatakan bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan.
“Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Kami langsung membawa yang bersangkutan ke Polsek Tambora untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKP Sudrajat.
Menurutnya, tindakan cepat petugas dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri dari warga.
Pelaku Mengaku Sudah Lima Kali Beraksi
Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh penyidik, pelaku mengakui bahwa aksi pencurian yang dilakukannya di mini market Tambora bukanlah yang pertama kali. Ia mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di sejumlah wilayah di Jakarta.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui sudah melakukan aksi serupa sekitar lima kali di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara,” ungkap AKP Sudrajat.
Dalam setiap aksinya, pelaku menggunakan modus yang sama, yakni berpura-pura menjadi pembeli yang memesan barang dalam jumlah banyak. Dengan cara tersebut, ia berharap pegawai toko akan sibuk mengambil barang sehingga area kasir menjadi kosong.
Ketika situasi tersebut terjadi, pelaku kemudian memanfaatkan kesempatan untuk mengambil uang dari laci kasir.
Pernah Tertangkap di Jakarta Utara
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, pelaku ternyata pernah tertangkap oleh pegawai mini market di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Namun pada saat itu pelaku tidak diproses secara hukum.
Pihak toko yang menangkap pelaku kala itu memilih untuk memaafkannya karena merasa iba dengan kondisi pelaku. Mereka hanya memberikan peringatan dan membiarkan pelaku pergi.
Sayangnya, kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan oleh pelaku untuk memperbaiki diri. Ia justru kembali mengulangi aksinya di berbagai mini market lainnya hingga akhirnya kembali tertangkap di wilayah Tambora.
Alasan Ekonomi Jadi Motif
Kepada petugas, pelaku mengaku nekat melakukan pencurian karena alasan ekonomi. Ia mengaku sedang mengalami kesulitan keuangan dan membutuhkan uang untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, pelaku juga mengaku membutuhkan uang untuk membeli pakaian baru serta memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa alasan tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan melanggar hukum yang telah dilakukan.
Pihak kepolisian memastikan bahwa kasus ini akan tetap diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Imbauan Kepada Pemilik Toko
Kasus pencurian yang terjadi di mini market Tambora ini menjadi pengingat bagi para pemilik usaha agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan yang dapat terjadi di lingkungan usaha mereka.
Polisi mengimbau agar setiap toko memasang sistem keamanan seperti kamera pengawas atau CCTV di area kasir maupun di area lainnya. Dengan adanya sistem pengawasan tersebut, diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya tindak kejahatan.
Selain itu, pegawai toko juga diingatkan agar tidak meninggalkan area kasir dalam keadaan kosong ketika ada pelanggan yang berada di dalam toko.
Pentingnya Peran Masyarakat
Keberhasilan penangkapan pelaku pencurian di mini market Tambora ini juga tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang turut membantu memberikan informasi kepada pihak kepolisian.
Kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan adanya laporan dari masyarakat, aparat dapat segera mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya kejahatan.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Komitmen Kepolisian Menjaga Keamanan
Polres Metro Jakarta Barat melalui jajaran Polsek Tambora menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.
Aparat kepolisian akan terus meningkatkan patroli serta pengawasan di berbagai titik rawan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
Selain itu, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Melalui kerja sama yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di wilayah Jakarta Barat dapat terus terjaga dengan aman dan kondusif.
Kasus pencurian di mini market Tambora ini pun diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang dapat terjadi kapan saja.
(Humas Polres Metro Jakarta Barat)
Redaksi Gnotif


0 Komentar