Kotabumi, Lampung Utara, (Gnotif.com) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam merancang pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusiban Agung, Kotabumi, Kamis (26/3/2026) ini menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih terarah, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Musrenbang RKPD bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum penting yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan visi, menyelaraskan program, serta merumuskan prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Dalam forum ini, aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat dihimpun dan dijadikan dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ke depan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang disambut oleh Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis. Turut mendampingi Wakil Bupati Romli, Perwakilan DPRD Provinsi Lampung Hi. Amrullah BS, Ketua DPRD Lampung Utara Yusrizal, jajaran pejabat pratama, Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, serta Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala desa, lurah, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat kolaborasi dan komitmen bersama dalam membangun daerah secara partisipatif.
Musrenbang Sebagai Pilar Perencanaan
Musrenbang RKPD memiliki peran penting sebagai salah satu tahapan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional. Melalui forum ini, pemerintah daerah dapat menyusun rencana kerja yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.
Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD Tahun 2027 diharapkan mampu menghasilkan program-program pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap perencanaan pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Komitmen Bersama Membangun Daerah
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengawali dengan ucapan Minal Aidzin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh peserta yang hadir, mengingat suasana masih dalam momentum Idul Fitri.
Selanjutnya, Gubernur menekankan pentingnya menyatukan komitmen seluruh pihak untuk mengoptimalkan potensi lokal sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Mari kita satukan komitmen untuk mengoptimalkan potensi lokal sebagai mesin pertumbuhan utama pembangunan daerah, melalui penguatan sumber daya manusia, hilirisasi komoditas unggulan, serta dukungan infrastruktur yang memadai. Saya yakin Lampung Utara akan semakin berkembang menjadi daerah yang maju dan sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, Lampung Utara memiliki potensi besar yang jika dikelola secara optimal akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
Potensi Unggulan Daerah
Kabupaten Lampung Utara dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Komoditas unggulan seperti ubi kayu, jagung, padi, kedelai, kopi, karet, dan pisang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
Namun demikian, Gubernur menegaskan bahwa potensi tersebut harus diolah secara optimal agar memberikan nilai tambah yang lebih besar.
“Kita tidak boleh hanya menjual bahan mentah. Kita harus mampu mengolahnya menjadi produk yang bernilai tinggi agar kesejahteraan petani meningkat,” katanya.
Penguatan Sumber Daya Manusia
Salah satu fokus utama dalam pembangunan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Gubernur Mirza menegaskan bahwa SDM yang unggul menjadi fondasi utama dalam mengelola potensi daerah.
“Kita membutuhkan SDM yang terampil, produktif, dan mampu bersaing agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan serta peningkatan kualitas layanan kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi anak yang putus sekolah.
Selain itu, ia juga menyampaikan kebijakan terkait pengelolaan komite sekolah di tingkat SMA, yang diharapkan mampu mendorong sistem pendidikan yang lebih transparan dan akuntabel.
“Pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas utama, karena dari situlah lahir generasi unggul yang akan membawa kemajuan bagi daerah,” tegasnya.
Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia
Gubernur juga memaparkan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung yang menunjukkan tren positif. Sementara itu, IPM Kabupaten Lampung Utara telah berada pada kategori baik.
Hal ini menunjukkan bahwa kualitas hidup masyarakat terus mengalami peningkatan, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun daya beli.
“Capaian ini harus terus kita dorong agar kualitas hidup masyarakat semakin meningkat dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Hilirisasi Komoditas Unggulan
Dalam memperkuat struktur ekonomi daerah, Gubernur Mirza menekankan pentingnya hilirisasi komoditas unggulan. Hilirisasi diyakini mampu meningkatkan nilai tambah produk serta memperkuat daya saing di pasar.
“Hilirisasi menjadi kunci agar komoditas unggulan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar,” jelasnya.
Dengan hilirisasi, diharapkan sektor pertanian dapat berkembang menjadi sektor industri yang mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pembangunan Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur yang baik akan memperlancar distribusi hasil produksi serta membuka akses ke berbagai wilayah.
Pemerintah Provinsi Lampung telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan desa dan perbaikan jalan provinsi di Lampung Utara.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi,” ujar Gubernur.
Program Desaku Maju
Dalam upaya mendorong pembangunan desa, Pemerintah Provinsi Lampung menghadirkan Program Desaku Maju. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa melalui berbagai bantuan dan pelatihan.
Program ini mencakup penyediaan pupuk organik cair (POC), mesin pengering, serta pelatihan vokasi bagi masyarakat desa.
“Program ini kami hadirkan agar desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri dan produktif,” ujar Mirza.
Desa Wonomarto menjadi contoh keberhasilan program ini dengan peningkatan produksi pertanian hingga 30 persen.
Integrasi Program Nasional
Program Desaku Maju juga terintegrasi dengan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui integrasi ini, desa diharapkan dapat menjadi pemasok bahan pangan secara langsung.
“Kami ingin desa-desa dapat mengambil peran dalam rantai pasok program nasional,” katanya.
Penurunan Angka Kemiskinan
Dari sisi kesejahteraan, angka kemiskinan di Provinsi Lampung mengalami penurunan. Kabupaten Lampung Utara juga menunjukkan tren positif meskipun masih memerlukan upaya lebih lanjut.
“Penurunan ini adalah sinyal positif, tetapi kita harus terus bekerja keras agar angka kemiskinan dapat ditekan lebih signifikan,” ujar Gubernur.
Perencanaan Berbasis Integritas
Gubernur Mirza menekankan pentingnya integritas dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan. Ia mengingatkan bahwa transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama.
“Perencanaan harus dilakukan dengan prinsip good governance,” tegasnya.
Fokus pada Prioritas
Menindaklanjuti arahan Presiden dalam Rakornas 2026, Gubernur mengingatkan pentingnya menetapkan prioritas pembangunan secara bijak dan fokus pada program yang berdampak luas.
“Kita harus menjaga konsistensi antara perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan,” ujarnya.
Harapan Masa Depan
Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan harapannya agar Lampung Utara terus berkembang menjadi daerah yang maju dan sejahtera.
“Mari kita buktikan bahwa perencanaan yang kita susun hari ini adalah pijakan kokoh untuk menghadirkan pembangunan yang nyata, adil, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Musrenbang RKPD Tahun 2027 diharapkan mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang komprehensif dan tepat sasaran. Lampung Utara pun optimistis dapat melangkah menuju masa depan yang lebih baik, dengan masyarakat yang semakin sejahtera dan berdaya saing.
Reporter: Arif Rahman
Redaksi Gnotif. Com














