Berita

Breaking News

Pangdam XXI/Radin Inten Serahkan Rumah Non Dinas Subsidi Dalam Vicon Bersama KASAD Untuk Prajurit Gugur Dan Cacat

Bandar Lampung, (Gnotif.com) – Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dalam rangka penyaluran santunan berupa rumah non dinas subsidi bagi prajurit yang gugur berstatus keluarga serta prajurit yang mengalami cacat tingkat II Golongan III C berstatus keluarga. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (04/03/2026) tersebut menjadi wujud nyata perhatian dan kepedulian pimpinan TNI Angkatan Darat terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

Vicon tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat dan diikuti oleh seluruh jajaran Pangdam se-Indonesia. Dari wilayah Lampung, kegiatan dipusatkan di Makodam XXI/Radin Inten dan dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan momentum penting yang mencerminkan komitmen kuat institusi TNI Angkatan Darat dalam menjamin kesejahteraan prajurit, terutama mereka yang telah memberikan pengorbanan besar bagi bangsa dan negara. Melalui kebijakan ini, TNI AD menegaskan bahwa setiap pengabdian dan pengorbanan prajurit tidak akan pernah dibiarkan tanpa perhatian.

Penyerahan Rumah Non Dinas Subsidi di Lampung Selatan

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten secara langsung menyerahkan satu unit rumah non dinas subsidi kepada Koptu Bahrul Rokhim beserta istri. Rumah tersebut berlokasi di Perumahan Manggo Green Village Blok B No 37, Jalan Raya Natar, Lampung Selatan.

Prosesi penyerahan dilakukan secara simbolis dengan penyerahan kunci rumah dan dokumen kepemilikan. Momen tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, disaksikan oleh jajaran pejabat Kodam XXI/Radin Inten, keluarga penerima, serta unsur terkait lainnya.

Bagi Koptu Bahrul Rokhim dan keluarga, rumah tersebut menjadi simbol harapan baru sekaligus bentuk nyata penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan kepada negara. Rumah itu bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga jaminan masa depan yang lebih pasti dan layak bagi keluarga.

Penyerahan ini sekaligus menegaskan bahwa TNI AD hadir tidak hanya dalam medan tugas, tetapi juga dalam memastikan kesejahteraan prajurit dan keluarganya setelah menghadapi risiko dan pengorbanan besar dalam menjalankan amanah negara.

Program Santunan Sebagai Komitmen Institusi

Program santunan rumah non dinas subsidi ini merupakan inisiasi dari TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memberikan jaminan kesejahteraan dan kepastian tempat tinggal yang layak bagi keluarga prajurit.

Kebijakan ini difokuskan kepada dua kategori utama penerima manfaat, yakni:

  • Prajurit yang gugur dalam tugas dan berstatus keluarga.
  • Prajurit yang mengalami cacat tingkat II Golongan III C berstatus keluarga.

Dengan adanya program ini, TNI AD ingin memastikan bahwa keluarga prajurit yang telah berkorban tetap mendapatkan perlindungan dan perhatian dari institusi. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun rasa aman dan tenang bagi seluruh prajurit aktif dalam menjalankan tugasnya.

Jaminan tempat tinggal yang layak dinilai sebagai salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi keluarga prajurit. Dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut, keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih stabil dan bermartabat.

Bantuan Tambahan dari Pangdam XXI/Radin Inten

Selain menyerahkan unit rumah, Pangdam XXI/Radin Inten juga memberikan bantuan tambahan sebagai bentuk kepedulian pribadi dan satuan kepada keluarga penerima. Bantuan tersebut meliputi:

  • Kanopi/Teras
  • Meja dan kursi tamu
  • 2 (dua) unit spring bed
  • 1 (satu) unit lemari
  • 1 (satu) unit buffet
  • 1 (satu) unit televisi
  • 1 (satu) unit kulkas
  • Horden jendela

Bantuan tambahan tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan serta kelengkapan hunian, sehingga keluarga penerima dapat langsung menempati rumah dengan lebih layak dan nyaman tanpa harus memikirkan kebutuhan perabot dasar.

Langkah ini menunjukkan bahwa perhatian pimpinan tidak hanya bersifat formal, tetapi benar-benar menyentuh aspek kebutuhan riil keluarga di lapangan. Kepedulian tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas dalam keluarga besar TNI AD bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan dalam tindakan konkret.

Pesan Pangdam: Tanggung Jawab Moral dan Komando

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa perhatian kepada prajurit dan keluarganya merupakan tanggung jawab moral sekaligus tanggung jawab komando.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap prajurit yang telah berkorban, baik gugur maupun mengalami cacat dalam tugas, tetap mendapatkan perhatian dan jaminan kesejahteraan, termasuk bagi keluarganya,” ujarnya.

Pangdam menambahkan bahwa pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara sering kali diiringi risiko besar, bahkan hingga kehilangan nyawa atau mengalami cacat permanen. Oleh karena itu, institusi memiliki kewajiban untuk hadir dan memberikan perlindungan maksimal kepada keluarga yang terdampak.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama prajurit. Menurutnya, nilai kebersamaan dan solidaritas harus terus dijaga sebagai fondasi kekuatan TNI AD.

Makna Strategis Kegiatan Vicon Bersama KASAD

Kegiatan Vicon bersama KASAD memiliki makna strategis dalam memperkuat sinergi dan keseragaman kebijakan di seluruh jajaran TNI AD. Melalui forum tersebut, pimpinan pusat dapat memastikan bahwa program kesejahteraan berjalan serentak dan tepat sasaran di berbagai wilayah.

Selain itu, kegiatan ini menjadi simbol bahwa perhatian terhadap prajurit tidak hanya dilakukan secara parsial, tetapi merupakan kebijakan nasional yang terintegrasi. Setiap Kodam memiliki tanggung jawab untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

Melalui komunikasi langsung dengan seluruh Pangdam, pimpinan TNI AD menegaskan kembali komitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan prajurit sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di lingkungan militer.

Meningkatkan Moril dan Profesionalisme Prajurit

Kesejahteraan prajurit memiliki keterkaitan erat dengan moril dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ketika prajurit merasa bahwa keluarga mereka terlindungi dan diperhatikan, maka mereka akan lebih fokus dan tenang dalam melaksanakan tugas negara.

Program rumah non dinas subsidi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh prajurit, terutama yang bertugas di wilayah rawan dan memiliki tingkat risiko tinggi.

Dengan adanya jaminan seperti ini, TNI AD tidak hanya membangun kekuatan pertahanan secara fisik dan operasional, tetapi juga membangun kekuatan moral yang menjadi fondasi utama dalam setiap keberhasilan tugas.

Suasana Haru dan Penuh Makna

Kegiatan penyerahan rumah berlangsung dengan penuh rasa haru. Keluarga penerima menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh pimpinan TNI AD dan Kodam XXI/Radin Inten.

Senyum bahagia terpancar dari wajah keluarga penerima ketika menerima kunci rumah yang menjadi simbol awal kehidupan baru. Bagi mereka, rumah tersebut adalah wujud nyata bahwa pengabdian yang telah diberikan tidak pernah dilupakan.

Momen tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh hadirin bahwa setiap pengorbanan prajurit memiliki nilai yang sangat besar dan harus dihargai dengan sepenuh hati.

Komitmen Berkelanjutan Kodam XXI/Radin Inten

Kodam XXI/Radin Inten berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan kesejahteraan prajurit yang dicanangkan oleh pimpinan TNI AD. Pendataan dan pengusulan penerima manfaat akan terus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Pangdam menegaskan bahwa tidak boleh ada prajurit atau keluarga prajurit yang merasa terabaikan. Seluruh jajaran diminta untuk proaktif dalam mengidentifikasi kebutuhan dan memberikan solusi terbaik.

Komitmen ini sejalan dengan visi TNI AD untuk menjadi institusi yang profesional, modern, dan dicintai rakyat. Kepedulian terhadap keluarga prajurit menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan visi tersebut.

Harapan dan Doa untuk Masa Depan

Di akhir kegiatan, doa bersama dipanjatkan agar rumah yang diberikan menjadi tempat tinggal yang membawa keberkahan, ketenangan, dan kebahagiaan bagi keluarga penerima.

Program santunan rumah non dinas subsidi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak prajurit serta keluarga yang membutuhkan di masa mendatang.

Kegiatan yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh makna ini menjadi bukti bahwa pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara senantiasa mendapatkan penghargaan dan perhatian dari pimpinan.

Melalui langkah nyata seperti ini, TNI Angkatan Darat menunjukkan bahwa kekuatan sejati tidak hanya terletak pada persenjataan dan strategi, tetapi juga pada kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab terhadap keluarga besar prajurit.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, TNI AD akan terus hadir memberikan solusi nyata bagi prajurit dan keluarga yang membutuhkan, sebagai bentuk penghormatan atas setiap tetes keringat dan pengorbanan yang telah diberikan demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(*)

Redaksi 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif