Polres Lampung Utara Amankan Sholat Idul Fitri 1447 H Warga Muhammadiyah

GNOTIF. COM | Lampung Utara | Jumat, 20 Maret 2026

Lampung Utara —

Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara melaksanakan pengamanan secara maksimal pada kegiatan Sholat Id yang diselenggarakan oleh warga Muhammadiyah, Jumat (20/3/2026).

Pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada momen besar keagamaan yang melibatkan ribuan jamaah. Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di hari raya, kehadiran aparat kepolisian menjadi sangat penting guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Sebanyak 16 titik pengamanan disiagakan di berbagai wilayah hukum Polres Lampung Utara. Titik-titik tersebut meliputi masjid, lapangan terbuka, serta lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat pelaksanaan Sholat Id oleh warga Muhammadiyah. Setiap titik dijaga oleh personel kepolisian yang telah ditugaskan secara khusus dengan pembagian tugas yang terstruktur.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa pengamanan ini telah dipersiapkan dengan matang melalui berbagai tahapan, mulai dari survei lokasi, pemetaan potensi kerawanan, hingga penempatan personel di lapangan.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Kami ingin memastikan seluruh umat Muslim, khususnya warga Muhammadiyah, dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa adanya gangguan,” ujar IPTU Herawati.

Selain melakukan pengamanan di lokasi ibadah, personel Polres Lampung Utara juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang kerap terjadi akibat meningkatnya volume kendaraan saat perayaan Idul Fitri.

Petugas terlihat aktif mengatur kendaraan yang keluar masuk area parkir serta membantu jamaah menyeberang jalan. Langkah ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama bagi lansia, anak-anak, dan keluarga yang datang bersama-sama untuk melaksanakan Sholat Id.

Tidak hanya itu, pengamanan juga dilakukan secara terbuka dan tertutup. Personel berseragam ditempatkan di titik-titik strategis, sementara anggota berpakaian preman melakukan pemantauan situasi guna mengantisipasi potensi tindak kriminal seperti pencopetan, penipuan, maupun gangguan keamanan lainnya.

IPTU Herawati menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pihak kepolisian dengan masyarakat serta pengurus tempat ibadah. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kami juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, panitia pelaksana, dan berbagai pihak terkait untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Alhamdulillah, pelaksanaan Sholat Id berlangsung dengan lancar,” tambahnya.

Momentum Idul Fitri merupakan momen sakral yang dinantikan oleh umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Oleh karena itu, suasana yang aman dan nyaman sangat dibutuhkan agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Dengan adanya pengamanan dari Polres Lampung Utara, masyarakat dapat melaksanakan Sholat Id dengan tenang tanpa rasa khawatir. Kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah masyarakat juga memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Selain fokus pada pengamanan ibadah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri, termasuk arus mudik dan balik, serta berbagai kegiatan masyarakat lainnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polres Lampung Utara telah mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di titik-titik strategis. Pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat informasi, pelayanan kesehatan, serta tempat istirahat bagi para pemudik.

Pengamanan Sholat Id menjadi salah satu prioritas utama dalam operasi tersebut, mengingat kegiatan ini melibatkan jumlah jamaah yang besar dalam satu waktu. Oleh karena itu, kesiapan personel dan peralatan menjadi hal yang sangat penting.

Masyarakat Lampung Utara pun memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan oleh Polres Lampung Utara. Banyak warga yang merasa terbantu dengan kehadiran polisi yang berjaga sejak pagi hari hingga selesai pelaksanaan ibadah.

Salah satu jamaah, Ahmad (45), mengaku merasa lebih tenang saat melaksanakan Sholat Id karena adanya pengamanan dari pihak kepolisian. Menurutnya, kehadiran polisi memberikan rasa aman bagi dirinya dan keluarga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Lampung Utara. Dengan adanya pengamanan ini, kami bisa beribadah dengan nyaman dan khusyuk,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Siti (38), yang menilai pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh petugas sangat membantu. Ia mengaku tidak mengalami kesulitan saat menuju lokasi maupun saat pulang setelah Sholat Id selesai.

“Lalu lintas lancar, tidak macet. Petugas juga sangat ramah dan sigap membantu masyarakat,” katanya.

Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti nyata dedikasi dan profesionalisme Polres Lampung Utara dalam menjalankan tugasnya. Seluruh personel yang terlibat bekerja dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Tidak hanya itu, kesiapan fisik dan mental personel juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengamanan. Mereka telah dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan.

Ke depan, Polres Lampung Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Evaluasi terhadap pelaksanaan pengamanan akan dilakukan sebagai bahan perbaikan di masa mendatang.

Polres Lampung Utara juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan Idul Fitri. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dengan tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Jika ada hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” imbau IPTU Herawati.

Dengan kerja sama yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di wilayah Lampung Utara akan terus terjaga, tidak hanya pada saat Idul Fitri, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan Idul Fitri 1447 H di Lampung Utara pun berlangsung dengan penuh khidmat dan kebahagiaan. Masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan aman, damai, dan penuh suka cita bersama keluarga tercinta.

Keberhasilan ini menjadi cerminan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Hal ini juga menunjukkan bahwa dengan kerja sama yang baik, setiap kegiatan besar dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan berarti.

Polres Lampung Utara berharap keberhasilan pengamanan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang. Dengan semangat pengabdian dan pelayanan, Polri akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Di akhir keterangannya, IPTU Herawati kembali menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia berharap masyarakat dapat terus menjalin komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian.

“Kami selalu terbuka untuk menerima laporan dan masukan dari masyarakat. Bersama-sama kita wujudkan Lampung Utara yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Dengan demikian, pelaksanaan pengamanan Sholat Idul Fitri 1447 H oleh Polres Lampung Utara tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta menciptakan rasa aman yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti. Situasi kamtibmas tetap terjaga, dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan.

(*)

Redaksi